Headlines News :

Ibnu Sina Batam Buka Pendaftaran Buka Pendaftaran Baru

Posting By awaluddin ahmad on Saturday, 8 June 2013 | 6/08/2013 04:55:00 pm

BATAM HARI INI - Sekolah Tinggi Tehnik (STT) Ibnu Sina Batam menargetkan akan menerima 300 mahasiswa baru tahun ajaran 2013/2014. Pendaftaran hingga akhir Juni akan mendapatkan fasilitas bebas uang pendaftaran dan biaya tes. 
Sebagaimana dikatakan Ketua Sekolah Tinggi Teknik Ibnu Sina Batam Ir Larisang MT baru-baru ini. Larisang dilantik sebagai ketua STT Ibnu Sina, Senin (3/6). 

"STT Ibnu Sina memberikan fasilitas lebih kepada calon mahasiswa yang ingin menuntut ilmu. Jadwal perkuliahan yang fleksibel, dimana bisa memilih baik pagi, siang, sore ataupun malam, juga ada kuliah khusus hari Sabtu dan Minggu dengan biaya yang sangat terjangkau. Tidak ada biaya gedung, cukup SPP per bulan," tutur Larisang.

Larisang menyebutkan, dalam kepemimpinannya di STT Ibnu Sina akan berupaya untuk meningkatkan kualitas kelulusan STT, sehingga apa yang diharapkan dapat tercapai. 

"Saat ini sudah 30 persen dari taget kami terisi. Mahasiswa akan mendapatkan fasilitas ruang belajar nyaman, labor yang memadai dan lokasi campus yang sangat terjangkau. STT Ibnu Sina merupakan tempat yang cocok untuk menuntut ilmu. Banyak alumni STT Ibnu Sina yang berkiprah di pemerintahan, dari 432 alumnus, 40 persen di pemerintahan, 30 persen di perusahaan swasta, dan 30 persen menjadi pengusaha. Kami ingin tetap unggul di mata masyarakat dengan pendidikan yang berkualitas, ditopang dengan tenaga pendidik tamatan dalam dan luar negeri," ujarnya. (abk)

GMF Tangani Pesawat Besar

BATAM HARI INI - PT Garuda Maintenance Facility (GMF) AeroAsia  memastikan akan membangun perusahaan Maintenance, Repair, Overhaul (MRO) 
di Bandara Internasional Hang Nadim Batam. 
Kepastian tersebut didapat setelah pihak GMF melakukan penandatangan nota kesepahaman dengan Badan Pengusahaan (BP) Kawasan Batam,  Jumat (7/6).

Hanya saja, MRO yang akan dibangun oleh GMF itu, akan berbeda dengan rencana mereka membangun di Bandara Internasional Kualanamo, Sumatera Utara. Menurut Dirut PT GMF Richard Budihadianto, untuk di Batam, akan memfokuskan pesawat berbadan besar.

" Sekarang kita kan sedang membangun di Kualanamo. Tapi, tentu berbeda antara Batam dan Kualanamo. Bedanya, ditingkat perawatan tertentu dan tipe pesawat tertentu. Batam diharapkan, tingkat Overhaul atau pesawat yang berbadan besar," kata Richard, usai penandatangan MoU dengan Kepala BP Batam Mustafa Widjaya, di lantai 8 gedung BP Batam.

Ia menjelaskan, saat ini GMF sudah ada beberapa daerah, seperti Sulawesi, Bali, Kualonamo, Jakarta dan rencananya Batam. Menentukan Batam, sebab sebagai kawasan Zone Ekonomi Eksklusif (ZEE), dimana pertumbuhan industri nasional maupun internasional sangat signifikan. Kemudian, berdampak pada perkembangan industri penerbangan dengan semakin banyaknya rute penerbangan nasional maupun Internasional

Untuk pembangunan di Batam, kata Richard, pihaknya menunggu kajian dari tim kecil dari BP Batam dan GMF.  Tim tersebut akan melihat bagaimana perencanaan kedepan. Oleh karena itu, pihaknya masih menunggu kajian dari kecil.

" Kita sepakat bentuk tim kecil. Tim ini nanti yang akan bekerja, bagaima mekanisme kedepanya. Kita harapkan tim ini secepatnya bekerja dan kita siap membangun. Jelasnya, kita tertarik mengembangkan kapasitas di Batam karena kebutuhan laham dapat dipenuhi dengan masa sewa selama 30 tahun sehingga secara bisnis cukup layak untuk dilakukan investasi," katanya.

Apalagi, di Batam merupakan daerah yang berseberangan langsung dengan Singapura. Sebagaimana diketahui, di sana menjadi kantor perwakilan banyak supplier dan vendor industri pendukung perawatan pesawat.

"Ini kita kalau investasikan, ketika lahan sudah datar, kita perkirakan USD70 juta hingga USD100 juta. Kalau lahannya siap bangun ya," katanya.

Sementara itu Mustofa Widjaya mengatakan, pihaknya sangat bersyukur GMF bisa masuk ke Batam. Sebagai, Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB), Batam harus dimanfaatkan.

" Batam bebas PPMBN, yang diatur undang-undang. Ini harus dimanfaatkan semua untuk menarik investasi di Batam. Ini yang kita kerjasamakan, dengan memanfaatkan semua kelebihan Batam yang tidak bertentangan dengan law (hukum)," katanya.

Sementara itu, dari pertemuan pihak GMF dengan BP Batam, dari USD 900 Juta market MRO di Indonesia, baru sekitar USD 270 Juta atau setara dengan 30 persen bisa dilaksanakan di dalam negeri. Sementara sisanya dilaksanakan diluar negeri. Menurut Richard, dari 30 persen tersebut, 70 persen diantaranya dilakukan oleh GMF.

Industri pesawat terbang di Indonesia terus berkembang, dan diperkirakan di Indonesia pada 2015, bisa mencapai USD 2 miliar. Karena itu, pihaknya terus mengembangkan industri MRO di Indonesia.

"Pendapatan kita, sebesar USD60 juta dari luar negeri atau sekitar 25 hingga 30 persen dari seluruh pendapat kita," kata Richard.

Sebelumnya,  Kasubdit Humas dan Publikasi BP Batam Ilham Eka Hartawan mengatakan, GMF sediktinya membutuhkan lahan 48 hektare untuk membangun MRO. Dimana, dengan masuknya GMF, di Hang Nadim akan dibangun tiga pusat perbaikan pesawat terdiri dari GMF, MRO milik Lion Grup, dan PT Indonesia Aero Maintenance

Dua Pimpinan DPRD Batam ke Jerman

BATAM HARI INI- Setelah sejumlah anggota DPRD Batam melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Shenzen, Macau dan Hongkong, kini giliran dua pimpinan DPRD Batam akan melakukan kunker ke Berlin, Jerman (Eropa) pada 9 -15 Juni mendatang.
Sebelum berangkat, kedua pimpinan tersebut, yakni Ketua DPRD Batam Surya Sardi dan Wakil Ketua II DPRD Batam Zainal Abidin, beserta Sekwan Marzuki menggelar konfrensi pers menjelaskan tujuan keberangkatannya.

" Kami berangkat bertiga, dua pimpinan didampingi Sekwan," ujar Ketua DPRD Batam 
Surya Sardi kepada wartawan di ruang kerjanya, Jumat (7/6). 

Berdasarkan undangan dari pihak Berlin melalui BKPM Pusat yang diterima Setwan, lanjut Surya Sardi,  mereka diundang untuk melihat langsung bagaimana pengolahan sampah di negara tersebut.

" Ini merupakan program lanjutan penjajakan kerjasama sistem swastanisasi, dan salah satu calon investorkan mengundang kita," ungkap Surya Sardi.

Dalam kunker itu, lanjutnya, DPRD Batam juga mendapat kesempatan untuk menyampaikan prestasi kondisi penanganan sampah di Batam, dan akan menjadi bahan dialog bersama 50 kota yang diundang dalam kunjungan itu.

Ditambahkan oleh Zaenal Abidin, bahwa kunker kali ini pihak DPRD Batam tidak berangkat tunggal, tetapi merupakan satu rombongan dari Provinsi lainnya. Untuk Batam sendiri, mereka berangkat mendampingi pihak Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Batam.

"Kita berangkat bersama rombongan dari Bogor, Jabar dan Depok serta sejumlah rombongan provinsi lain," tegas politisi Golkar ini.

Anggarkan Rp4 M 

Sekretaris Dewan (Sekwan), Marzuki menjelaskan bahwa untuk kebutuhan kunjungan kerja (Kunker) atau juga dikenal studi banding ke luar negeri, sepanjang tahun 2013 telah dianggarkan sebanyak Rp4 miliar dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Batam.

Dimana, setiap anggota DPRD Batam mendapatkan sekali kesempatan ke luar negeri, dan tahun ini ditentukan lingkungnya masih negara Asia. Sementara untuk pimpinan disesuaikan dengan kebutuhan, bisa jadi di Eropa atau Amerika dan sebagainya.

" Tahun ini kita anggarkan Rp4 miliar, dan setiap anggota punya sekali kesempatan," ujar Marzuki.

Dari besaran anggaran itu, lanjut Marzuki, baru terpakai kurang Rp500 juta. Namun demikian, anggaran tersebut bukan harus dihabiskan, tetapi disesuaikan dengan kebutuhan.

Untuk menentukan wilayah kunkernya, ungkapnya lagi, pendekatannya menggunakan pendekatan Tupoksi (Tugas pokok dan fungsi) masing-masing komisi. "Semua diseuaikan dengan Tupoksinya, dan setiap kunjungan menggunakan parpor dinas," pungkasnya.(HaluanKepri)

Tuntaskan Kasus PT Sinbad Batam


BATAM HARI INI - Anggota Komisi I DPRD Batam, Helmin Hemilton minta aparat hukum mengusut tuntas kasus temuan 480 ribu minuman kaleng merek sunkist yang telah dimanipulasi masa berlakunya. Tindakan aparat yang lamban dalam menangani kasus tersebut, terkesan ada pembiaran.
" Jangan sampai masyarakat menilai ada pembiaran, aparat hukum harus cepat bertindak," ujar Helmi Hemilton  yang ditemui, Jumat (7/6).

Politisi Partai Demokrat ini memjelaskan bahwa pengelola  PT Sinbat dikategorikan sebagai pengusaha nakal yang membahayakan masyarakat. Sehingga apapun alasanya, pihak kepolisian dan BPOM dapat menyelidiki kasus ini hingga tuntas. 

Apalagi menurutnya, bicara tentang UU No.8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen, tak hanya produsen yang wajib bertanggung jawab, tetapi pihak-pihak terkait yang dinilai lalai dalam melakukan pengawasan juga harus dimintakan tanggung jawab.

" Lembaga yang diberi tugas melakukan pengawasan, wajib dimintakan tanggung jawab," ungkapnya.

Salah Prosedur

Helmi Hemilton juga menyoroti pemusnahan terhadap produk kadaluarsa itu oleh Disperindag dan ESDM Kota Batam dan BPOM Kepri. Menurut dia, apa pun alasannya pemusnahan itu salah prosedur. 

Pasalnya, temuan yang sudah diketahui publik seharusnya diproses secara hukum sebelum dilakukan pemusnahan. Bahkan sebelum dimusnahkan, BB tersebut harus dimintakan penetapan Pengadilan, karena ini sudah sangat merugikan masyarakat. 

Seperti diberitakan sebelumnya, sehari setelah diungkap di media, minuman ringan merek Sunkist yang diduga sudah kadaluarsa itu langsung dimusnahkan oleh Disperindag bersama BPOM Kepri.

"Meraka sudah angkut dan musnahkan," ungkap salah seorang karyawan PT Sinbat yang enggan disebut namanya.

Begitu juga BB yang masih tersebar di agent-agent, diduga kuat telah dimusnahkan sepihak. Karena para pihak yang turun ke lapangan tidak lagi menemukan BB tersebut. 

Ada 4 Gudang 

PT Sinbat yang merupakan importir dan distributor minuman kaleng merk Sunkist ternyata memiliki 4 gudang untuk penyimpanan berbagai minuman kaleng.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Haluan Kepri, keempat gudang tersebut adalah pertama di tempat kantor perusahaan itu, kedua persis disamping kantor PT Sinbat, ketiga di deretan PT Sinbat dan keempat di Lobindo kawasan Bintang Industri Bukit Senyum. 

Pasca sidak yang dilakukan BPOM Kepri, aktivitas di kantor PT Simbat masih tetap menjalankan seperti biasa. 

"Kami tetap kerja, walaupun kemarin baru disidak oleh BPOM Pak, "kata salah satu karyawan yang enggan mau disebutkan namanya .(byu/ays)

Bawa 162 Ribu Ekstasi ke Batam


Batam Hari Ini~Tiga penumpang pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 156 ditangkap aparat Polda Kepri di Bandara Hang Nadim Batam, Jumat (7/6) sekitar pukul 18.00 WIB. Mereka ditangkap karena diduga membawa 162 ribu ekstasi yang disimpan di dalam tasnya.
Ketiga penumpang tersebut masing-masing berkewarganegaraan Singapura,. Malaysia. Dengan pengawal ketat, para pemilik barang haram tersebut digiring ke dalam mobil yang akan membawanya ke Polda Kepri.

Dir Narkoba Polda Kepri Kombes Agus Rohmad yang memimpin langsung penangkapan mengatakan, ketiga tersangka terancam dijerat dengan pasal berlapis dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup.

"Mereka dijerat Pasal 111, 112, 113, dan 114 ayat 2 ancaman hukuman maksimal hukuman mati atau hukuman seumur hidup atau 20 tahun penjara,"tegasnya.

Dia mengatakan, untuk berhasil menangkap pengedar ektasi tersebut dirinya telah melakukan pendalam bersama tim selama satu bulan. Sebelum akhirnya dilakukan penangkapan di Jakarta.

"Satu bulan kita selidiki, tujuh hari kita lakukan control delevery barang yang dikirim dan pada hari kedelapan kita lakukan penangkapan," terangnya.

Pada penangkapan tersebut berhasil diringkus, yaitu O sebagai pemilik dan juga orang yang mengendalikan pengiriman barang dari Malaysia menuju ke Jakarta di salah satu toko makanan cepat saji yaitu KFC.

Dan di tempat tepisah bersamaan juga ditangkap, dua orang anak buahnya MS dan A di rumah pada saat menerima barang kirim tabung kompresor tersebut.

Dia menjelaskan alur pengiriman barang tersebut yang dilakukan oleh O hingga bisa sampai ke Jakarat yaitu tabung kompresor tersebut dikirim mempergunakan ekspedisi pengiriman barang dari Pasir Gudang Malaysia menuju ke Batam melalui kargo masuk melalui pelabuhan sekupang.

Setelah itu barang tersebut dibawa kesebuah gudang di daerah Tiban. Setelah itu barang tersebut dibawa kepelabuhan Telaga Punggur untuk dikirim ke Tanjungpinang. Setelah dari Tanjungpinang selanjutnya dikirim ke Tanjung Balai Karimun.

Barung tersebut dikirim kembali ke Buton Provinsi Riau dan dikirim kembali ke Palembang setelah itu ke Lampung dan masuk ke Merak baru akhirnya ke sampai di Jakarta pada tanggal 5 Juni. Dan pada tanggal 6 Juni baru barang diserahkan kepada penerima dan sinalah dilakukan penangkapan tiga orang tersangka tersebut.

"Pemilik barang merupakan warga negara Singapura namun tinggal di Malaysia. Dia datang ke Jakarta bersama dengan keluarganya dan tinggal di sebuah hotel di Jakarta. Barang ini dia kirim sendiri dan dia juga terima sendiri,"terangnya.

Dari pengakuan tersangka barang-barang terlarang tersebut milik temannya. "Barang tersebut menurut pengakuannya milik temannya. Dan temannya ini masih kita kejar saat ini,"ungkapnya.

Dia juga menjelaskan, barang-barang tersebut belum diketahui pasti akan dijual di Jakarta atau akan dibawa keluar lagi. "Ini ada kemungkinan untuk dijual di Jakarta dan juga ada kemungkinan dijual di Autralia. Dia mengaku temannya tersebut pernah mengirim barang tersebut ke pulau krimas Autralia,"terangnya.

Pangkalan Gas Elpiji Batam Baru 780 Terferivikasi

Posting By awaluddin ahmad on Friday, 7 June 2013 | 6/07/2013 12:25:00 pm


Batam Hari Ini- Tim penertiban gas elpiji 3 kilogram terus melakukan pendataan terhadap pangkalan gas elpiji bersubsidi tersebut. Dari jumlah pangkalan 1.331 yang ada di Batam, baru sekitar 780 unit atau sekitar 60 persen yang sudah diverifikasi dan layak menjadi pangkalan gas elpiji  3 kilogram.
Kadisperindag dan ESDM Kota Batam Amsakar Achmad mengatakan tim dari Diperindag dan ESDM terus menggesa pendataan tersebut. Dengan demikian pengawasan distribusi elpiji subsidi bisa dilakukan dengan maksimal. Termasuk dalam mengatasi kelangkaan elpiji tiga kilo.
“Setiap pangkalan wajib mencatat berapa kebutuhan masyarakat di sekitarnya. Selain itu, mencatat berapa jatah yang diterimanya dalam satu bulan dari agen,” katanya.
Menurut Amsakar dengan pendataan ini, maka akan diketahui kebutuhan riil elpiji di Batam.
Amsakar mengatakan pangkalan yang sudah terverifikasi ini adalah yang terdaftar dan mendapat rekomendasi dari Disperindak dan ESDM Kota Batam. Ia mengatakan Jumlah pangkalan di Batam, setelah semua terverifikasi bisa saja bertambah atau berkurang. Dilihat dari kebutuhan masyarakat.
Sementara itu, Amiruddin, Kabid Energi dan Sumber Daya Mineral Disperindag Batam mengatakan, pemerintah pusat masih mengalokasikan jatah elpiji tiga kilo untuk Batam sesuai jumlah  masyarakat yang terkonversi ke gas.
“Data yang terkonversi sebanyak 212.841, dengan asumsi dalam satu bulan terpakai tiga tabung. Ini yang menjadi landasan Pusat menentukan kuota. Tapi realitanya, masyarakat kita sekarangkan tidak. Siapa saja bisa membeli tabung gas 3 Kg, karena kuota tidak tetap. Dengan kuota itu, itupun masih kurang,” kata Amiruddin.
Amiruddin mengatakan jumlah masyarakat Batam terus bertambah, belum lagi pelaku UMKM, sehingga pemakaian LPG 3 Kg terus bertambah. padahal, dalam aturan, tambah AMiruddin, sudah jelas sipa-siapa saja yang berhak memakai tabung gas 3 kg itu.

Rakyat Minta Pimpinan DPRD Batam Tidak Plesiran ke Eropa


Surya Sardi
Surya Sardi

Batam Hari Ini-Rencana pimpinan DPRD Kota Batam berkunjung ke eropa Sabtu (8/6) nanti ditentang warga kota ini. Warga menilai plesiran berkedok kunjungan kerja itu hanya buang-buang duit rakyat.
Kalau pun para pimpinan DPRD itu ngoto pergi, maka sama saja mereka telah menyakiti hati rakyat dan tidak peka dengan banyak persoalan di kota ini yang butuh penanganan serius.
“Karena sudah terbukti bahwa seluruh kunker Dewan ke luar negeri itu tidak membawa manfaat bagi rakyat. Pimpinan Dewan itu hanya hambur-hamburkan duit rakyat,” ujar Bahktiar, salah satu warga Tiban menanggapi rencana kunker Ketua DPRD Batam Surya Sardi dan wakil ketua DPRD lainnya itu sore ini.
Menurut dia, pimpinan DPRD tidak punya cukup alasan untuk berkunjung ke eropa. “Begitu banyak masalah yang harus disikapi dan diselesaikan jadi sangat tidak merakyat jika mereka ngotot berangkat,” ujar pria 45 tahun ini.
Senada dengan Bahktiar, Elma, warga lainnya mengatakan rencana Surya Sardi cs itu sebagai bukti bahwa pimpinan Dewan sama sekali tidak peduli dengan masyarakat.
“Jangan jadikan jabatan pimpinan Dewan itu sebagai aji mumpung,” ujarnya sedikit kesal.
Diberitakan sebelumnya, Ketua DPRD Batam Surya Sardi berencana memboyong pimpinan DPRD lainnya ke eropa dengan dalil kunker pada Sabtu (8/6) nanti.
Sayangnya, Surya Sardi memilih bungkam soal rencana plesirannya dengan duit rakyat ke benua biru tersebut.(BatamPos)

Pelabuhan Ferri Batam-Lingga Segera di Bangun

BATAM NANTI-Akses ke Lingga dalam waktu dekat akan lebih mudah. Pelabuhan Ferri Batam-Lingga akan segera dibangun tepatnya di daerah Sijantung, Galang dekat jembatan V Barelang. Sebelumnya pelabuhan Batam-Lingga sempat dirancang dijembatan VI tetapi kemudian dibatalkan dengan berbagai pertimbangan.
Pembukaan akses pelabuhan di Sijantung, untuk konektifitas antar daerah. Dimana, saat ini, warga yang akan mengunjungi Lingga harus melalui Tanjungpinang dengan waktu tempuh sekitar 4,5 jam. Sementara jika lewat Sijantung, waktu tempuhnya hanya sekitar 1,5 jam.
Gubernur Kepulauan Riau HM Sani mengatakan dibatalkannya pembangunan pelabuhan di dekat Jembatan enam karena akan berpenragun dan merusak terumbu karang. Tetapi kemudian Pemko Batam menyetujui pembangunannya di hembatan V Barelang.
“Kita sudah bicarakan dengan Pemko Batam. Memang kalau di jembatan enam, kemungkinan akan berpengaruh terhadap kelangsungan terumbu karang di sana, makanya disetujui pembangunannya akan dilakukan di Jembatan V,” katanya.
Sani mengatakan pembangunan pelabuhan ini dilakukan untuk memperpendek waktu tempuh antara Kota Batam dan Kabupaten Lingga. “Kita persingkat daya tempuh, akses ke Lingga juga bisa lebih mudah dari Batam,” tambahnya.
Pengerjaan pembangunan ini akan segera dilakukan sehingga dimungkinkan akan selesai dan bisa dioperasikan tahun 2014 mendatang. Menurut Sani, tidak butuh waktu yang  lama untuk merealisasikan hal tersebut, karena secara fisik pelabuhan tersebut sudah tersedia. Hanya saja, status sekarang masih pelabuhan rakyat. Tahun ini direncanakan akan dilakukan pembenahan.
“Pelabuhan tinggal perbaikan di Sijantung. Saat ini sedang dilakukan, pengerjaan DED (Detail Engenering Design, Red) pelabuhan. Kalau pelabuhannya di Lingga sudah ada,” ujarnya.
Mengenai sistem pengelolaannya, Sany mengatakan pelabuhan tersebut akan  dikelola Pemprov Kepri bersama Pemko Batam. “Jadi sistem bagi hasil nanti. Kita kerjasama dengan Pemko,” imbuh Sani.
Sementara Kadis Perhubungan Kepri, Muramis mengatakan, anggaran untuk perbaikan pelabuhan tersebut berasal dari anggaran Pemprov Kepri dengan Pemko Batam. Pelabuhan ini direncanakan berkapasitas 200 orang. Dementara kapal bisa masuk dari dua arah, yaitu, Selatan dan Utara.
“Kenapa ini jadi dibuat di jembatan V karena memang di jembatan VI adalah untuk konservasi terumbu karang. Tahun depan mungkin sudah langsung bisa dioperasikan,” katanya.

Dilarang Pasang Banner di Pohon

Rudi, SE
Batam Hari Ini-Wakil Wali kota Batam Rudi SE mengatakan, Pemko Batam sudah membentuk tim khusus (timsus) untuk menertibkan baner promosi yang ditempel di pohon di pinggir jalan. Di Batuaji pemandangan iklan promosi di pohon masih banyak terlihat.
“Sudah berjalan timsus itu, tapi di Batuaji dan Sagulung mungkin belum masuk,” kata Rudi, Rabu (5/5) di Tembesi.
Timsus ini terdiri dari pegawai pemko, dinas kebersihan dan pertamanan (DKP) dan Dinas terkait lainnya.
“Kalau kedapatan, kami akan panggil pemilik baner dan akan diberi sanksi,” kata Rudi.
Targetnnya dalam waktu dekat timsus akan membersihkan semua baner yang ada di pohon di pinggiran jalan.
“Ini murni untuk penghijauan, jadi jangan lagi pasang banner di pohon, pohon bisa mati,” kata Rudi.

Keluhkan Jembatan Ponton Pelabuhan Domestik Sekupang

Pelabuhan Domestik Sekupang
Batam Hari Ini-Jembatan menuju ponton keberangkatan dan kedatangan di Pelabuhan Domestik Sekupang (PDS) sudah pada rapuh dan berlubang. Menurut salah satu petugas PDS yang tak mau dikutip namanya, R, rusak dan berlubangnya jembatan menuju ponton, sudah pernah memakan korban penumpan kapal feri yang hendak berangkat maupun turun.
“Sudah banyak penumpang yang kakinya terperosok dalam lubang itu. Meskipun akibatnya tak fatal, tapi kan tetap mengganggu namanya. Kalau tetap dibiarkan seperti itu, tak mustahil jembatan yang besinya sudah pada berkarat dan rapuh ini bias patah,” ujar R.
R mengatakan, mestinya pihak BP yang berwenang terhadap PDS harus cepat memperbaiki kondisi baik ponton maupun jembatannya. BP Batam pernah mengatakan tahun 2013, PDS akan masuk dalam agenda perbaikan. Namun hingga saat ini kondisinya masih rusak, belum diperbaiki.
“Kapan pastinya mau diperbaiki. Takutnya jangan sampai ada korban jiwa baru dilakukan perbaikan. Saya dengan anggaran perbaikan dipersiapkan oleh BP dalam jumlah yang lumayan besar. Tapi saya tak tahu pastinya,” terang R.
Tak hanya jembatan dan ponton yang mengalami kerusakan. Sejumlah dalam bangunan di PDS pun sudah harus dilakukan perbaikan. Sebab, tak sedikit yang kondisinya kategori rusak. Belum lagi area parkir yang sudah sesak oleh kendaraan pribadi maupun angkutan umum esperti taksi yang seharusnya dilakukan pelebaran dan perbaikan lagi. 

Membangun Taman Mini di Batam

Yusfa Hendri (Kadis Pariwisata Kota Batam)
Batam Hari Esok-Pameran Parwisata dan Ekonomi Kreatif kelima dibuka, Kamis (6/6/2013) di Exbihiton Hall Mega Mal, Batam Centre, Kepri. Eksibisi ini diikuti oleh beberapa kabupaten dan kota.

Pameran kali ini berlangsung hingga 9 Juni 2013 mendatang. Aneka produk hasil seni dan kerajinan Indonesia hingga paket-paket pariwisata Indonesia ditawarkan dalam gelaran ini. Jadi Rajagukguk, panitia acara menyebutkan, pameran kali ini diikuti oleh 48 peserta dengan 32 stand.

"Tahun ini kami selenggarakan dengan mengangkat tema lebih mengenal dan mencintai negeri. Berbeda dengan tahun sebelumnya, jumlah peserta tahun ini lebih banyak," ujar Jadi Rajagukguk.

Menurutnya, dalam kurun waktu kurang dari sebulan terjadi peningkatan jumlah pameran di Batam. Baik yang diselenggarakan di Mega Mall Batam Centre atau mal lainnya. Hal itu menunjukkan animo dari kabupaten atau kota lain yang melihat potensi Batam sebagai gerbang promosi.

"Termasuk pameran hari ini, memang menjadi upaya kami untuk sharing ke daerah lain. Sebab, tidak semua daerah punya aksesbilitas yang baik dengan wisatawan, seperti di Batam," jelasnya.

Senada dengannya, Kadisparbud Kota Batam, Drs Yusfa Hendri MSi yang mengatakan pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan yang dimotori oleh Batam Promo itu.

"Apalagi ini sudah bisa diselenggarakan secara annual, tentu kami dari sisi pemerintah sangat senang. Menariknya lagi, ada juga kota-kota yang akhirnya bisa melihat potensi Batam. Contoh itu Banyuwangi, kalau dilihat dari lokasi strategisnya mereka berdekatan dengan Bali. Tapi mereka juga nggak memungkiri peluang yang ditawarkan Batam, makanya mereka mau berpromosi lewat pameran ini. Inilah yang kita harapkan bersama, Batam jadi gerbang pariwisata Indonesia khususnya," jelas Yusfa.

Ia bahkan tak menampik, seiring perkembangan pameran-pameran yang berlaku di Batam, ikut mendorong sektor bisnis lain yang bergerak di bidang pariwisata.

"Ekonomi kreatif seperti kerajinan, sampai perfilman akhirnya berkembang di Batam. Belum lagi bisnis usaha makanan, seperti pusat oleh-oleh semakin berjamur di Batam. Kalau dulu orang cuma kenal Kek Pisang Villa, sekarang sudah banyak yang lain bermunculan," tambah Yusfa.

Ia pun mewacanakan untuk membuat Batam sebagai pusat promosi pariwisata dan investasi bagi daerah-daerah lain.

"Konsep seperti taman mini, kami yang menyiapkan lokasi dan kavling-kavling untuk 33 provinsinya. Nanti masing-masing provinsi bangun rumah adat masing-masing, dan diisi promosi pariwisata daerah. Tempat ini bisa jadi tempat kunjungan wajib bagi wisatawan asing yang datang nantinya," jelas Yusfa.

Sehingga, disamping jadi tempat wisata, lokasi itupun mampu mempercepat investasi di seluruh Indonesia. "Tapi ini baru wacana. Sebab ini membutuhkan investasi jugakan. Kita berharaplah dapat terwujud," harap Yusfa.

Motor Besar di Batam Banyak Tidak Teregristrasi

Dirlantas Polda Kepri, Kombes Pol Rusdi Hartono.
Batam Hari Ini-Bercerita tentang motor gede (Moge), rasanya setiap orang ingin memilikinya. Dengan harga yang selangit, tentu saja banyak pecinta moge terpaksa mengurung niatnya dalam-dalam. Namun tidak berlaku di Kepri khususnya Batam, karena banyak moge tidak teregistrasi.

Berbagai merk dan tipe moge tersebar di Batam selama ini, bahkan pemiliknya merupakan orang-orang yang berpengaruh. Mulai dari anak pejabat, pejabat itu sendiri bahkan tidak sedikit pula moge ditunggangi oknum petugas.

Menanggapi hal itu, Dirlantas Polda Kepri, Kombes Pol Rusdi Hartono menghimbau kepada seluruh masyarakat agar menggunakan kendaraan bermotor yang teregristasi.

"Penggunaan kendaraan yang tidak teregristasi tetap tidak boleh. Itu sudah pidana. Dalam UU No 22 Tahun 2002 tentang Lalu Lintas dan Jalan kan sudah jelas disebutkan bahwa seluruh kendaraan bermotor yang melintas di jalan raya, wajib untuk didaftarkan," katanya.

Menurut Rusdi, bukti dari kendaraan yang sudah terdaftar atau teregristasi adalah STNK dan BPKB. Kendaraan bermotor yang memiliki STNK dan BPKB berarti memiliki keabsahan dan legalitas.

"Seluruh kendaraan harus memiliki kedua dokumen tersebut, termasuk kendaraan bermotor yang tergolong barang- barang mewah seperti moge," ujarnya lagi.

Rusdi mengatakan bahwa kendaraan bermotor dengan merk dan jenis apapun bisa saja terjaring razia jika memang tidak memiliki dokumen-dokumen lengkap, termasuk moge yang banyak beredar di Batam.

"Jangan hanya gaya-gaya, seluruh masyarakat termasuk perkumpulan kendaraan bermotor harus melengkapi dokumen-dokumennya. Jangan tergiur dengan harga yang murah tapi tidak legal," kata Rusdi.

Gunakan Batu Hasil Tambang Liar di Nongsa Batam

Seyogyanya batu penahan ombak seperti gambar
Batam Hari Ini-Hasil tambang batu lokal galian C yang digarap penambang secara ilegal di sekitar wilayah Batu Mergong, Kelurahan Sambau Kecamatan Nongsa, ditampung kontraktor untuk membangun proyek penahan ombak yang didanai APBN di sekitar Kecamatan Nongsa.

"Semua proyek (penahan ombak) yang didanai APBN di sini (Kecamatan Nongsa-red) menggunakan batu lokal yang diambil (penambangan ilegal) dari lahan belakang Polda Kepri," ujar sumber batamtoday di Batu Besar, Kamis (6/6/2013).

Sumber mengatakan aktivitas penambangan pasir bukit dan batu lokal secara ilegal di belakang lahan Polda Kepri sudah bejalan bertahun-tahun. Namun, meskipun aktivitas tersebut sesudah berjalan bertahun-tahun, tetap saja tidak mendapat perhatian dari petugas.

Dijelaskannya, batu lokal yang berada di sekitar hutan lahan Polda Kepri itu, tidak masuk klasifikasi dalam proyek APBN pembangunan penahan ombak yang dikerjakan secara bertahap.

"Batu yang masuk klasifikasi untuk pembangunan penahan ombak, sebenarnya batu dari Tanjungpinang karena memiliki izin tambang galian C. Kalau di Batam, sejak dulu tidak memiliki izin sama sekali. Tapi seperti yang kita lihat selama ini, tetap saja penambang disini seperti sudah dapat restu," terangnya.

Pantauan di lokasi, proyek pembangunan penahan ombak yang telah berdiri kokoh di sepanjang pantai Kecamatan Nongsa diantaranya berada di pantai Batu Mergong, Kampung Memban, Teluk Mata Ikan, Kampung Melayu, Kampung Panau dan sekitarnya.

Dari adanya aktivitas produksi penambangan hingga pembangunan proyek APBN, tentunya tidak hanya terjadi penyelewengan dana APBN, namun tentunya, sebagai daerah yang telah dirusak penambang ilegal ini, tanpa disadari Pemko Batam menimbulkan danpak kerusakan lingkungan.

Penambang Pasir Ilegal Makin Merajalela

Posting By awaluddin ahmad on Thursday, 6 June 2013 | 6/06/2013 12:29:00 pm

BATAM HARI INI-Aksi penjarahan pasir darat di wilayah Batam utamanya Nongsa makin merajalela. Di belakang Mapolda Kepri, tepatnya di Batu Mergong, Kelurahan Sambau, Kecamatan Nongsa, ternyata selain pasir gunung yang dijarah oleh para penambang ilegal yang “dilegalkan”, mereka juga mengepul batu gunung yang ada.
Penambang ini mengambil batu yang ada karena harga jualnya cukup tinggi. Biasanya, para penambang tersebut menyebut batu dari bebukitan itu bernama batu lokal.
Pengikisan bukit dilakukan dengan cara menyemprotkan air. Batu lokal yang dihasilkan itu bernilai puluhan juta rupiah per hari.
“Harga satu lori batu lokal dihargai sekitar Rp 5 juta. Atau dengan volume 5 kubiknya,” ujar sumber yang minta dirahasiakan identitasnya, Rabu (5/6).
Menurut dia dalam sehari, para penambang pasir dan batu lokal bisa meraup sebanyak 10 hingga 11 truk. Bahkan pada saat-saat tertentu, seperti hari hujan, hasil tambang ilegal mereka bisa mencapai lebih dari itu.
“Justru saat hujan mereka bekerja. Karena petugas keamanan seperti Ditpam dan Polhut Pemko Batam tidak ada yang patroli,” jelasnya.
Untuk mengeluarkan pasir darat dan batu lokal, puluhan truk-truk tersebut, melintasi jalan samping Mapolda Kepri.
“Kan yang main banyak juga anggota, makanya aman. Kalau lewat Tanjung Bemban, supirnya tidak berani karena warga sekitar sudah marah atas aktivitas tambang itu,” jelasnya.
Di hutan belakang Mapolda Kepri, sedikitnya ada sebanyak 19 titik galian C yang “dilegalkan”. Meskipun berulang kali sudah dirazia, tetap saja penambangan berjalan. Bahkan mereka pakai alat berat. (thr)

Ribuan Aksesoris Blackberry Diselundupkan ke Batam

Batam Hari Ini-Direktorat Polisi Perairan Polda Kepri menangkap penyelundup seribuan unit smartphone Blackberry dari Singapura ke Batam di jembatan I Barelang sekitar pukul 21.30 WIB, Selasa (4/6) lalu.
Seorang pelaku diamankan atas nama Syuhary,36. Ia adalah warga Baloi. Menurut Direktur Polair Polda Kepri melalui Kasubdit Gakum Ditpolair AKBP Rudy Prasetyo, pelaku diamankan saat melakukan kegiatan bongkar muat disekitar perairan laut Barelang dengan menggunakan Speed Boat dua mesin warna biru dongker.
Barang selundupan ini kemudian diangkut dalam sebuah mobil Ton Ice warna abu-abu. Dalam perjalanan, mobil ini dicegat oleh polisi dan ditemukan sejumlah barang selundupan.
Setelah diperiksa, ditemukan 10 kardus berisikan Blackberry sekitar seribuan unit dan 15 kotak aksesorisnya.
“Dari hasil pemeriksaan sementara terhadap saudara Syuhary, handphone tersebut dibawa dengan menggunakan Speed Boat dari Singapura,” ujar Rudy Prasetyo kepada batampos.co.id.
Penyidik kata dia masih mengembangkan kasus tersebut. (BatamPos/spt)

Tingkat Perceraian di Batam


BATAM HARI INI-Pengadilan Agama Batam menerima ajuan perkara perceraian sebanyak 166 kasus selama Mei 2013. Kondisi ini mengalami peningkatan dibanding bulan sebelumnya.

"Rata-rata gugatan cerai yang diajukan pihak perempuan. Ada sebanyak 115 gugatan dan 51 perkara lainnya cerai talak," kata Nuraida, Wakil Panitera PN Batam, Rabu (5/6/2013).

Sebanyak 27 kasus cerai talak sudah dikabulkan dan diputuskan oleh pihaknya dan enam diantaranya dicabut oleh pemohon,  sementara itu dengan cerai gugat yang sudah dikabulkan 49 kasus dan 11 diantaranya dicabut kembali oleh pihak yang bersangkutan.

"Kebanyakan mereka mencabut kembali yang sudah memiliki anak," kata dia.

Ia juga mengatakan untuk bulan Mei saja ada satu kasus cerai talak yang tidak diterima oleh PA Batam pasalnya  penolakan ini dikarenakan alamat pemohon tidak jelas.

Selain kasus perceraian PA Batam juga menangani satu kasus izin poligami sebanyak 2 kasus serta izin menikah di bawah umur(BatamToday).

Hutan Semakin Gundul di Batam

Aktivitas penambangan ilegal di hutan belakang Mapolda Kepri.
BATAM HARI INI-Hutan yang kian menggundul di belakang Mapolda Kepri, tepatnya di Batu Mergong, Kelurahan Sambau, Kecamatan Nongsa, ternyata selain ditambang pasirnya secara liar, para petambang kini juga menyasar bebatuannya untuk dijual dengan nilai tinggi.

Biasanya, para penambang tersebut menyebut batu dari bebukitan itu bernama batu lokal. Siapa sangka seiring pengikisan gunung yang dilakukan dengan cara menyemprotkan air, batu lokal yang dihasilkan bernilai puluhan juta rupiah per harinya.

"Satu truk batu lokal dihargai sekitar Rp 5 juta dengan rata-rata jumlah 5 kubik," ujar sumber, yang ditemui di lokasi penambangan, Rabu (5/6/2013).

Dalam per harinya selama ini batu lokal dapat dihasilkan sebanyak 10 hingga 11 truk oleh penambang galian C ilegal. Kecuali pada saat-saat tertentu, seperti hari hujan atau saar adanya informasi ke pada penambang ilegal ini bahwa akan ada razia dari tim terpadu.

"Kalau hari hujan sepanjang jalan didalam hutan di belakang Polda Kepri itu becek. Kebanyakan jalannya banyak yang tergenang. Makanya kalau hujan lebat mereka (sopir truk) tidak mau masuk mengambil batu. Tapi kalau hujannya cuma sebentara aja, aktivtas tetap jalan," kata sumber kembali.

Lanjutnya, untuk dapat mengeluarkan pasir darat dan batu lokal (hasil galian C), puluhan truk tersebut melintasi jalan sampaing Mapolda Kepri. Truk-truk ini enggan untuk melntasi jalan yang termbus di Kampung Bemban.

"Pasir sama batu lokal yang dikeluarkan melewati jalan yang berada di samping Polda. Kalau lewat Bemban, supirnya tidak berani, karena warga sekitar sudah marah atas aktivitas tambang yang dilakukan, karena sudah sangat mencemari laut sekitar Nongsa," jelasnya.

Dari pantauan batamtoday, di dalam hutan belakang Mapolda Kepri, setidaknya ada sebanyak 19 titik tambang galian C beroperasi. Meskipun berulang kali dirazia, tetap saja penambangan terus berlangsung.

SBY Berhasil Tingkatkan Jumlah Utang

NASIONAL-Mantan Menko Perekonomian Rizal Ramli era Presiden Abdurrahman Wahid menilai Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dianggap berhasil meningkatkan jumlah utang negara selama sembilan tahun menjabat, sementara prestasi lain tidak ada.
"Pada 2004, sebelum dia menjabat utang kita Rp 1000 triliun, tapi sekarang bertambah jadi Rp 2000 triliun. Pemerintahan SBY telah sukses meningkatkan utang negara kita," kata Rizal di sela-sela kunjungannya ke Omah Buruh, Cikarang Bekasi, Rabu (5/6) petang. Rizal berdialog dengan sekitar 500-an buruh dari Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI), Majelis Pekerja Buruh Indonesia (MPBI) dan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI)

Menurutnya, akibat utang negara yang membengkak, rakyat Indonesia tidak dapat merasakan kesejahteraan. Apalagi pelayanan yang baik dari birokasi pemerintahan.

Pasalnya, lanjut Ketua Aliansi Rakyat untuk Perubahan (ARUP) itu, sebanyak satu pertiga dari APBN yang digelontorkan tiap tahun dipakai untuk membayar cicilan bunga utang luar negeri.

"Rakyat tidak mendapat apa-apa. Yang diuntungkan dari utang itu kalangan birokrat pemerintahan dan partai politik. Utang kita nambah dua kali lipat tetapi manfaatnya tidak ada sama sekali bagi rakyat," tandas Rizal.

Seharusnya, pemerintah tidak perlu menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) untuk menutup defisit anggaran dan membayar hutang yang Rp 600 triliun pertahunnya, karena tidak akan efektif hanya bisa menghemat Rp 30 triliun. 

"Ada cara lain untuk menutupi keuangan negara, yakni menghentikan bunga Rp 1,7 triliun, memberantas mafia migas yang rugikan negara mencapai Rp 10 triliun per tahun dan masih banyak kreatifitas lain ketimbang menaikkan BBM dan berutang lagi," katanya.

Karena itu tokoh nasional yang dekat dengan buruh ini, mengajak buruh untuk menolak kenaikkan BBM karena lebih bari 65 juta buruh pengguna sepada motor yang menggunakan BBM bersubsidi. Sehingga apabila BBM dinaikkan, upah yang telah diperjuangkan naik sebelumnya menjadi tidak berarti karena harga-harga kebutuhan pokok akan melambung. 

"Buruh telah berjuang mati-matian meminta upah naik, sehingga buruh harus menolak kenaikkan BBM karena mereka yang akan merasakan dampaknya secara langsung," katanya.

Calon presiden alternatif Rizal Ramli menilai tuga tahun terakhir ini  merupakan era kebangkitan serikat pekerja setelah dibungkam puluhan tahun oleh rezim represif Orde Baru. Kini, gerakan serikat pekerja lebih rapih dan terorganisir. 

"Dulu waktu zaman Orba, kebanyakan serikat pekerja menjadi organisasi jenggot. Akarnya ke atas, tapi ke bawah tidak ada apa-apa," kata ekonom senior ini.  

Rizal mengatakan, dengan makin terorganisirnya serikat pekerja maka pertumbuhan ekonomi dapat semakin merata. Terutama untuk kalangan pekerja.

"Kalau tidak ada kekuatan serikat pekerja maka kue pembangunan ekonomi tidak dirasakan manfaatnya oleh rakyat banyak," kata tokoh nasional yang dikenal dekat dengan kaum buruh dan pekerja itu. 

Rizal menegaskan, kaum buruh dan pekerja mulai memahami bahwa perjuangan mereka sebelumnya hanya dilakukan secara normatif. Pasalnya, berbagai kebijakan ekonomi makro maupun industri punya dampak besar terhadap kesejahteraan dan upah pekerja. 

Contohnya, harga bahan pangan yang tinggi dapat menggerogoti daya beli pekerja sehingga memaksa pekerja berjuang bersama komponen bangsa untuk perubahan agar meningkatkan daya beli pekerja dan rakyat Indonesia.

"Kesadaran untuk berjuang tidak hanya soal normatif, tapi juga kebijakan ekonomi. Ini merupakan langkah penting dan strategis bagi penegakan keadilan di Indonesia," tegas mantan aktivis angkatan 77-78 ini.
sumberinfo : Batamtoday

CARA MENAMBAH BERITA TERBARU DI BLOG

Posting By awaluddin ahmad on Wednesday, 5 June 2013 | 6/05/2013 12:18:00 pm

Indahnya Ngeblog
Untuk memasang kumpulan berita berita terbaru dari berbagai media di blog, kita membutuhkan RSS FEED. Pada kesempatan kali ini cerdaskom akan berbagi RSS Feed Berita dari berbagai media di Indonesia maupun luar, jadi tinggal anda sesuikan saja dengan topik blog anda.
Lalu bagaimana cara memasangnya?
1. Silakan masuk ke blogger
2. Pilih Tata Letak, lalu klik Tambah Gadget kemudian klik pada FEED (lihat gambar)
3. Nanti anda diminta memasukkan RSS Feed, pilih salah satu dari RSS Feed dibawah ini

4. klik lanjutkan, lalu simpan hasilnya - Selesai

Berikut ini adalah daftar RSS FEED Berita terbaru yang dapat anda pasang di Blog

RSS FEED KOMPAS
1. Nasional : http://www.kompas.com/getrss/nasional
2. Regional : http://www.kompas.com/getrss/regional
3. Internasional : http://www.kompas.com/getrss/internasional
4. Megapolitan : http://www.kompas.com/getrss/megapolitan
5. Bisnis Keuangan : http://www.kompas.com/getrss/bisniskeuangan
6. Kesehatan : http://www.kompas.com/getrss/kesehatan
7. Olahraga : http://www.kompas.com/getrss/olahraga
8. Perempuan : http://www.kompas.com/getrss/perempuan
9. Property  : http://www.kompas.com/getrss/properti
10. Sains : http://www.kompas.com/getrss/sains
11. Travel  : http://www.kompas.com/getrss/travel
12. Oase  : http://www.kompas.com/getrss/oase

RSS FEED TEMPO
1. Frontpage: http://www.tempointeraktif.com/hg/rss/HL_TI.xml
2. Budaya : http://www.tempointeraktif.com/hg/rss/budaya_TI.xml
3. Ekbis : http://www.tempointeraktif.com/hg/rss/ekbis_TI.xml
4. Iptek : http://www.tempointeraktif.com/hg/rss/iptek_TI.xml
5. Digital : http://www.tempointeraktif.com/hg/rss/it_TI.xml
6. Jakarta : http://www.tempointeraktif.com/hg/rss/jakarta_TI.xml
7. Nasional : http://www.tempointeraktif.com/hg/rss/nasional_TI.xml
8. Nusa : http://www.tempointeraktif.com/hg/rss/nusa_TI.xml
9. Olahraga : http://www.tempointeraktif.com/hg/rss/olahraga_TI.xml

Kantor Berita Antara:
News : http://www.antara.co.id/rss/news.xml

OKEZONE:
1. Breaking News : http://sindikasi.okezone.com/index.php/okezone/RSS2.0
2. News : http://sindikasi.okezone.com/index.php/news/RSS2.0
3. International : http://sindikasi.okezone.com/index.php/international/RSS2.0
4. Lifestyle : http://sindikasi.okezone.com/index.php/lifestyle/RSS2.0
5. Celebrity : http://sindikasi.okezone.com/index.php/celebrity/RSS2.0
6. Sport : http://sindikasi.okezone.com/index.php/sports/RSS2.0
7. Bola : http://sindikasi.okezone.com/index.php/bola/RSS2.0
8. Autos : http://sindikasi.okezone.com/index.php/autos/RSS2.0
9. Techno : http://sindikasi.okezone.com/index.php/techno/RSS2.0
10. Tokoh : http://sindikasi.okezone.com/index.php/tokoh/RSS2.0
11. Economy : http://sindikasi.okezone.com/index.php/economy/RSS2.0
12. Foto : http://sindikasi.okezone.com/index.php/foto/RSS2.0
13. Pilkada : http://sindikasi.okezone.com/index.php/pilkada/RSS2.0

RRS Feed dari BBC Indonesia :
1. http://feeds.bbc.co.uk/indonesian/index.xml
2. http://feeds.bbc.co.uk/indonesian/sports/index.xml
3. http://feeds.bbc.co.uk/indonesian/indepth/index.xml
4. http://feeds.bbc.co.uk/indonesian/forum/index.xml
5. http://feeds.bbc.co.uk/indonesian/letterfromlondon/index.xml
6. http://feeds.bbc.co.uk/indonesian/learningenglish/index.xml


RSS FEED DETIK
1. Frontpage :http://rss.detik.com/index.php/detikcom
2. DetikFinance :http://rss.detik.com/index.php/finance
3. DetikHot :http://rss.detik.com/index.php/hot
4. DetikInet :http://detikinet.com/index.php/detik.feed
5. DetikSport :http://rss.detik.com/index.php/sport
6. DetikOto :http://rss.detik.com/index.php/otomotif
7. DetikFood :http://rss.detik.com/index.php/food
8. DetikFoto :http://rss.detik.com/index.php/foto
9. DetikIndex :http://rss.detik.com/index.php/detiknews

MetroTV
http://www.metrotvnews.com/rss/berita.asp

TV One
1. http://www.tvone.co.id/rss/news/1/Terkini
2. http://www.tvone.co.id/rss/news/1-5/Internasional
3. http://www.tvone.co.id/rss/news/1-4/Nasional
4. http://www.tvone.co.id/rss/news/1-2/Politik
5. http://www.tvone.co.id/rss/news/1-9/Hukum
6. http://www.tvone.co.id/rss/news/1-3/Bisnis
7. http://www.tvone.co.id/rss/news/105/kabar_petang
8. http://www.tvone.co.id/rss/news/101/kabar_15

Media Ind Aktual
http://www.media-indonesia.com/rss/aktual.asp

Media Ind Cetak
http://www.media-indonesia.com/rss/cetak.asp

CNET Asia
All product review top 10 :
http://asia.cnet.com/feeds/rss/latest_reviews_10.htm
All product review top 5 :
http://asia.cnet.com/feeds/rss/latest_reviews_5.htm
Mobilephone and handhelp device:
http://asia.cnet.com/feeds/rss/latest_reviews_hp_hh.htm
Digital Music and Entertainment Device :
http://asia.cnet.com/feeds/rss/latest_reviews_pav.htm
Home Entertainment :
http://asia.cnet.com/feeds/rss/latest_reviews_home_av.htm
Digital Camera :
http://asia.cnet.com/feeds/rss/latest_reviews_dc.htm
Notebook :
http://asia.cnet.com/feeds/rss/latest_reviews_notebook.htm
PC and Accessories :
http://asia.cnet.com/feeds/rss/latest_reviews_desktop_printer.htm

Tarif PLN Batam Hingga Akhir Tahun 2013 Tidak Naik

BATAM HARI ESOK - PT Pelayanan Listrik Nasional (PLN) Batam menjamin tak ada kenaikan tarif listrik, kendati tarif dasar listrik (TDL) nasional naik sejak awal 2013. Rencananya kenaikan tarif akan kembali terjadi pada Juli 2013.

Agus Subekti, Manager Humas PLN Batam, mengatakan tarif PLN Batam sudah diatur dalam Perwako 2012. 

"Belum ada rencana B'right untuk menaikkan tarif PLN. Soalnya proses untuk menaikkan tarif juga harus melalui prosedur tertentu yang tidak mudah. Harus mengajukan ke wali kota baru disidangkan di DPRD Batam. Tidak mengikuti tarif PLN Nasional," ujar Agus kemarin.

Ia mengatakan pada saat ini justru tarif PLN Batam berada di bawah tarif TDL. Untuk tarif kategori R1, tarif PLN Batam Rp 601/kwh sedangkan TDL Rp 893/kwh. Untuk kategori R2, tarif PLN Batam Rp 789, sedangkan TDL Rp1.009/kwh. Kemudian untuk kategori R3, Rp827/kwh sedangkan TDL Rp. 1.342/kwh.

"Ini jelas berada dibawah tarif PLN Persero. Bahkan angka ini di bawah Beban Pokok Produksi (BPP). Realisasi BPP sampai dengan September 2012 itu Rp 1.125 per kwh," kata Agus.

Menurutnya PLN Batam tidak mendapat subsidi sedangkan PLN Persero mendapatkan subsidi dari pemerintah. Memang saham B'right PLN Batam 99 persen berada pada PLN Persero namun untuk masalah tarif PLN Batam berbeda.

"PLN Batam ini dikelola swasta hanya saja 99 persen sahamnya dari PLN Persero. Makanya ada kata B'right supaya masyarakat jangan salah asumsi," kata dia. Menurutnya saat ini B'right PLN Batam melayani 248.574 pelanggan di seluruh Batam.

Angka tersebut terus meningkat. Peningkatan rata-rata pertahun mencapai sepuluh persen atau 15 ribu pelanggan baru pertahunnya. Sedangkan rata-rata tertinggi untuk pengguna listrik berasal dari rumah tangga yaitu sekitar 86 persen. Sedangkan untuk keperluan bisnis yaitu 11,8 persen dan industri 0,13 persen dan lainnya untuk pemakaian bidang sosial dan publik.

"Penggunaan untuk keperluan sosial itu seperti untuk rumah ibadah sedangkan penggunaan bidang publik yaitu seperti untuk penerangan jalan dan lain-lain," tutupnya. (iwn)

Pemutusan Kontrak 31 Buruh DKP Tidak Manusiawi

Ilustrasi
BATAM HARI INI - Anggota DPRD Batam, Mawardi Harni menilai pemutusan kontrak terhadap 31 buruh Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Batam tidak manusiawi. Sebab, tata cara pemutusan kontrak maupun alasan yang diberikan kepada buruh itu tidak tepat.

"Masa pemutusan kontrak hanya melalui pengumuman yang ditempel di papan, seharusnya diberitahu baik lisan maupun tulisan, itu pun harus dengan penjelasan yang tepat," kata dia, usai melakukan dialog dengan perwakilan buruh yang sempat melakukan aksi demo di DPRD Batam, Kamis (30/5/2013) siang.

Pemko Batam dalam hal ini DKP, lanjut Mawardi, perlu mempertimbangkan beberapa aspek dalam membuat putusan. Sehingga, permasalahan seperti sekarang ini tidak terjadi dengan buruh lainnya yang sekarang bekerja di DKP Batam.

Menurutnya, Pemko Batam harus membayarkan pesangon buruh yang putus kontrak tersebut. Namun, ada hal perlu dilihat, di saat Pemko melakukan pengeluaran uang harus memiliki dasar. Sehingga langkah untuk melakukan konsultasi dengan BPK sudah hal yang bagus.

Ia juga menambahkan, terkait tuntutan buruh, Komisi IV akan melakukan klarifikasi terhadap DKP, Disnaker dan Jamsostek. Karena selain pesangon, buruh itu juga menuntut masalah uang Jamsostek yang tidak sesuai dengan apa yang sudah mereka bayarkan.

"Awal Juni segera di RDP, kita tak mau hal ini berlarut-larut," ujarnya.(BatamToday)

Tolak Kenaikan Harga BBM di Simpang Jam Batam

Spanduk yang dibentangkan saat KAMMI Demo
BATAM HARI INI - Gelombang penolakan rencana kenaikan harga BBM oleh pemerintah terus menuai protes. Setelah kemarin Jumat (31/5/2013) Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) berorasi menolak kenaikan BBM, hari ini Sabtu (1/6/2013) Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) yang menggelar aksi di Simpang Jam.

Aksi KAMMI diawali dengan long march dari komplek pertokoan Orchid Park Batam Centre ke Simpang Jam dengan berjalan kaki. Mereka membawa spanduk besar yang bertuliskan 'BBM naik, SBY turun. Pemerintah yang baik tidak menaikkan harga BBM. Tahun ajaran baru akan tiba, bulan Ramadhan di depan mata. Pemilu 2014 sudah menjelang'.

Selanjutnya mereka juga membagi-bagikan brosur berisikan penolakan kenaikan harga BBM kepada para pengendara yang melintas di Simpang Jam, Baloi.

Adapun pernyataan sikap dari KAMMI yang dibacakan oleh koordinator aksinya Aprin Sani yakni Pemerintah lebih baik melakukan penghematan dalam penggunaan APBN yang bersifat kedinasan dan aktivitas lain yang cenderung pada pemborosan. Pengontrolan terhadap kendaraan mewah dan kendaraan dinas untuk tidak menggunakan BBM subsidi

Pemerintah diminta mengoptimalkan sumber daya alam lain yang ada selain BBM misalnya gas, panel surya, batubara dan lainnya. Menolak adanya bantuan langsung masyarakat karena itu suatu tindakan pembodohan kepada masyarakat karena pemerintah mengajarkan masyarakat menjadi pribadi konsumtif dan peminta-minta.

Mengimbau kepada pemerintah untuk memutuskan sesuatu dengan bijaksana dilengkapi kajian ilmiah. Sehingga keputusan tidak diambil secara instan dan harus solutif.

"KAMMI dengan tegas menolak kenaikan harga BBM," kata Aprin Sani.(BatamToday)

Kekerasan Dalam Rumah Tangga

BATAM HARI INI-Norma Mesliana Simamora, 33, warga perumahan Aster Jaya Batuaji melaporkan tindakan kekerasan suaminya Ramses Hutasoit,35, ke Mapolsek Batuaji, siang tadi (4/6). Didepan polisi dirinya mengakutelah dipukuli hingga babak belur.
Ibu dua anak ini tidak hanya babak belur, satu telinganya saat ini tidak bisa berfungsi dengan baik bahkan telah tuli
“Telinga sebelah kiri saya tidak dapat mendengar lagi akibat tamparan yang dilakukan dia (Ramses, red). Tidak itu saja beberapa bagian tubuh saya lainnya juga menerima pukulan dia,” ungkap Norma di kantor polisi.
Menurut Norma, kejadian itu bermula ketika dirinya merasa kehilangan uang dari dalam dompetnya sebesar Rp10 ribu, lantaran di rumah hanya ada dia dan Ramses maka ia pun menanyakan uang itu kepada suaminya.
“Didalam dompet awalnya ada uang Rp30 ribu, kok tinggal Rp20 ribu. Padahal uang tersebut untuk membeli susu anak,” katanya.
Setelah Norma bertanya kepada Ramses, ternyata Ramses malah tersinggung dan marah-marah bahkan memukuli Norma hingga berulang kali, sehingga Norma mengalami luka pada bagian wajah dan telinganya.
Berlin, adik kandung Norma mengatakan, permasalahan ini sebenarnya masalah sepele dan sangat tidak wajar kalau Norma menjadi korban pemukulan, pasalnya hanya gara-gara uang yang kecil saja kakaknya dianiaya oleh suaminya,
“Memang sebelumnya suami kakak saya ini ringan tangan, tapi lantaran sudah di luar batas makanya kakak saya melaporkan ke polisi,” ujarnya.
Berlin juga mengatakan, dua hari nganggur setelah habis kontrak di salah satu perusahaan galangan kapal di Kabil, suaminya itu kerap kali menganiaya Norma. Tidak hanya pemukulan bahkan pengancaman dari suaminya kerap kali dilontarkan oleh suami yang sudah dua tahun bersamanya itu. (BatamPos/cr1)

Desak Pemko Bongkar Kios PKL Simpang Kara

BATAM HARI INI-Polemik terkait keberadaan puluhan kios pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Simpang Kara Batam Center harusnya
telah berakhir. Pasalnya, DPRD Batam melalui Komisi I yang membidangi perijinan telah memutuskan dalam berbagai rapat dengar pendapat untuk dibongkar.
“Jadi tidak ada alasan lagi untuk dibongkar dan warga tidak perlu demo jika pemerintah tegas karena sudah ada keputusan pimpinan Dewan untuk dibongkar,” ujar Nuryanto, Ketua Komisi I DPRD Batam kepada batampos.co.id sore tadi (4/6).
Alasan pembongkaran kios tersebut kata Nuryanto yakni selain keberadaannya merusak estetika kota dan melanggar RTRW, kios yang dibangun itu juga tidak dilengkapi IMB serta ditolak oleh warga sekitar.
“Satpol PP sendiri sudah tiga kali memperingatkan untuk dibongkar. Ini harusnya jadi bahan evaluasi oleh pemko untuk membuat kebijakan. Jadi harus segera dibongkar agar tidak menimbulkan masalah baru,” papar politisi PDI Perjuangan ini.
Sebelumnya, ratusan warga yang tergabung dalam Forum Warga Simpang Kara berunjukrasa di kantor Wali Kota Batam menuntut kios-kios PKL yang dibangun permanen di kawasan itu dibongkar. (BatamPos/spt)

Evaluasi Pelayanan Terpadu Satu Pintu

BATAM HARI INI-Pemerintah Kota Batam mulai tahun ini menerapkan sistem perijinan satu pintu untuk mempermudah birokrasi. Tapi, tujuan kebijakan yang ditangani oleh Badan Penanaman Modal (BPM) ini ternyata masih jauh dari harapan.
Pasalnya kata Ketua Komisi I DPRD Batam, Nuryanto, pihaknya malah banyak mendapat keluhan dari masyarakat terutama pelaku usaha terkait kian lambatnya proses perijinan tersebut.
Bahkan kata dia, pelayanan satu pintu ini lebih lama, makan biaya dan berbelit-belit. “Harusnya kebijakan satu pintu ini lebih mempermudah masyarakat, bukan malah mempersulit seperti saat ini. Kami banyak mendapat keluhan masyarakat terkait hal ini jadi mohon dievalusi,” kata Nuryanto.
Menurut politisi PDI Perjuangan ini, lambannya proses pembuatan izin di BPM juga diakibatkan oleh ketiadaan pejabat di tempat. “Sehingga kadang berbulan-bulan untuk mendapat izin,” katanya.
Ia juga minta agar kebijakan satu pintu dengan banyak meja di ruangan itu dikembalikan pada prosedur awalnya yakni di dinas masing-masing jika BPM tidak becus menangani masalah tersebut untuk mempermudah masyarakat.
Penetapan BPM sebagai penyelenggara tunggal PTSP dilakukan berdasarkan Peraturan Wali Kota Batam nomor 71 tahun 2012 tentang Penyelenggaraan PTSP. Padahal, tugas BPM, menurut Peraturan Daerah Batam nomor 11 tahun 2007 tentang Sistem Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) Lembaga Teknis Daerah hanya seputar bidang penanaman modal. (BatamPos/spt)

Tim Terpadu Takut Bongkar 9 Kios Ilegal di Simpang Kara

Posting By awaluddin ahmad on Tuesday, 4 June 2013 | 6/04/2013 04:20:00 pm

Salahsatu kios yang akan dibongkar di simpang kara Batam
BATAM HARI INI-Forum Warga Simpang Kara kembali menelan rasa kecewa. Sebab, sembilan kios baru yang berdiri secara ilegal dan yang diprotes warga tak jadi dibongkar oleh Tim Terpadu, Selasa (4/6/2013) siang.

Dua truk Tim Terpadu gabungan dari Satpol PP, TNI dan Polri yang turun ke lokasi hanya berani membongkar enam kios lama tak berpenghuni. Padahal, kios yang diprotes dan diminta bongkar oleh warga adalah kios baru yang dibagun secara permanen di lokasi row jalan.

Tak hanya itu, Camat Batam Kota, Syaiful Bahri yang juga turun ke lokasi terkesan melindungi pemilik kios baru tersebut. Pasalnya, dia tetap mengelak saat didesak warga untuk membongkar sembilan kios baru tersebut.

"Saya diperintahkan hanya membongkar 10 kios tak berpenghuni, tak ada disuruh bongkar kios baru. Lagian kios baru itu sudah ada penghuninya," dalih dia kepada warga.

Sekitar satu jam tim terpadu di lokasi yang melakukan pembongkaran tak satu orangpun yang berani menyentuh kios baru tersebut. Memang, para pemilik dan belasan preman tampak sudah berjaga-jaga di kios baru itu.

Suasana penertiban kios itu pun sempat tegang, dimana warga tetap mendesak kios baru tersebut dibongkar sesuai dengan pernyataan Wakil Wali Kota Batam, Rudi pada saat warga melakukan aksi damai di gedung Pemko Batam kemarin.

Pernyataan Rudi kepada warga saat itu kios baru dan kios lama yang tak berpenghuni akan dibongkar hari ini. Sementara kios lama yang masih berpenghuni akan ditata seiring dengan penataan PKL.

Ternyata pernyataan orang kedua di Batam itu hanya isapan jempol semata. Sebab, instruksinya kepada Tim Terpadu yang turun ke lokasi bukan membongkar kios baru, melainkan membongkar kios lama yang tidak ada penghuni.

"Kami hanya menjalankan instruksi, makanya yang kami bongkar hanya 10 kios saja yang tak berpenghuni," kata salah satu anggota Satpol PP kepada puluhan warga.

Artinya, pernyataan Rudi kepada warga dan instruksinya kepada Tim Terpadu berbeda jauh. Sehingga, timbul pemikiran warga di belakang atau yang membekingi pemilik kios baru itu adalah Wakil Wali Kota Batam.

"Kalau seperti kondisinya sudah jelas, pemilik kios baru ini atau bekingannya itu Rudi dan Camat, makanya Tim Terpadu tak berani membongkar," ujar salah satu warga yang sempat tegang dengan Tim Terpadu.

Ester, warga lainnya juga mengatakan, Pemko Batam tak perlu menurunkan Satpol PP kalau hanya untuk menggusur kioa lama tak berpenghuni. Sebab, para pemilik kios lama sebelum sudah bersedia melakukan penggusuran sendiri tanpa bantuan Satpol PP atau pihak lainnya.

"Kalau mau gusur ini untuk pakai Satpol PP. Pemiliknya ini bersedia gusur sendiri. Permintaan warga kios baru yang digusur, ini malah tak berani, ada apa dengan Pemerintah ini," kesal dia.

Tim Terpadu akhirnya bergegas meninggalkan lokasi setelah berhasil mengobrak-abrik sekitar enam kios lama. Selanjutnya antara warga dengan Pemko Batam akan melakukan pertemuan di Kantor Wali Kota Batam sekitar pukul 14.00 WIB.

Tak lama berselang Tim Terpadu meninggalkan lokasi, belasan preman yang menjaga kios baru itu juga ikut pergi dan menutup pintu kios yang sebelumnya dibuka seolah-olah sudah berpenghuni.

BATAM HARI ESOK

More on this category »

BATAM NANTI

More on this category »
 
Support : Creating Website | Awaluddin, SE | Batamku
Copyright © 2011. Batam Hari Ini, Esok & Nanti - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger