Batam Terkini :
Home » » Proyek Pemecah Ombak di Batam Disidik Polda Kepri

Proyek Pemecah Ombak di Batam Disidik Polda Kepri

BATAM HARI INI~Polda Kepri tengah mengusut dua kasus besar yakni dugaan korupsi proyek pemecah ombak yang didanai APBN dan pencurian kabel milik Telkomsel bernilai miliaran rupiah.
Kasus tindak pidana korupsi pemecah ombak  saat ini ditangani Subdit III, (Tipikor) Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kepri yang dipimpin AKBP Carles. Dari informasi yang diperoleh dari salah seorang perwira di Polda Kepri, kasus tersebut merupakan proyek pemecah ombak di wilayah Kecamatan Nongsa.
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kepri, Kombes Ahmad Yudi Suwarso tidak menampik adanya dugaan kasus korupsi yang sedang mereka usut itu.
“Kasusnya masih dalam proses penyelidikan dan penyidikan sejak tiga pekan yang lalu,” katanya kepada wartawan, siang tadi (19/6).
Namun Yudi masih enggan membeberkan berapa nilai kerugian negara yang timbul dalam proyek APBN tersebut.
“Saat ini masih dalam proses penyidikan penyidik. Maaf , belum dapat disampaikan secara ditail, nanti setelah diketahui berapa nilai kerugiannya akan kita ekspos secara gamblang,” ujar Hartono.
Berdasarkan informasi tersebut, sudah ada beberapa pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka atas pengerjaan pemecah ombak itu.
“Kalau kasus pencurian kabel milik Telkomsel belum selesai diusut,” tuturnya.
Informasi di lapangan kasus ini setidaknya sudah ada sebanyak tujuh tersangka yang telah diamankan pihak kepolisian. Para tersangka ini diamankan anggota Ditreskrimum di wilayah hukum Polres Tanjungpinang sesaat setelah berhasil menyeberang menggunakan kapal Roro dari pelabuhan Telaga Punggur Batam ke Tanjung Uban.
Saat ini barang bukti kabel dan keempat truk yang mengangkut puluhan ton Kabel Telkomsel dititipkan Polda Kepri dan di Polres Tanjung Pinang. Dari ketujuh tersangka yang telah diamankan oleh Ditreskrimum Polda Kepri saat ini masih berada di Mapolda Kepri, menjalani sejumlah pemeriksaan.
“Iya sudah ada yang kita amankan. Tapi karena saat ini kasusnya masih didalami penyidik. Nanti juga akan kita ekspos setelah penyidik selesai proses,” elak Hartono.
Share this article :
Comments
0 Comments
 
Support : Creating Website | Awaluddin, SE | Batam Hari Ini, Esok dan Nanti
Copyright © 2011. Batam Hari Ini, Esok & Nanti - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger