Berita Batam :

Batam Hari Ini

Jokowi Open House, Kebanjiran Warga

Posting By awaluddin ahmad on Monday | Monday, July 28, 2014

Rumah Jokowi kebanjirn warga
NASIONAL - Pada hari raya Idul Fitri 1345 Hijriah, Senin (28/8) rumah dinas Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo di kawasan Menteng  kebanjiran tamu. Mulai dari pejabat, pimpinan partai politik, sampai warga biasa menyambangi rumah pria yang akrab disapa Jokowi itu untuk berhalal bihalal.
Pantauan JPNN di lokasi, terlihat hadir para pendukung dan anggota tim suskes Jokowi saat pemilu presiden. Di antaranya, Wiranto, Yuddy Chrisnandi, Luhut Panjaitan dan Sofyan Wanandi.
Rombongan petinggi Polda Metro Jaya yang terdiri dari Kapolda Irjen Dwi Prayatno, Wakapolda Brigjen Sudjarno dan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto juga terlihat di lokasi.
Para petinggi dan tokoh-tokoh itu hanya sebentar berada di rumah Jokowi. Usai berbincang-bincang dan foto bersama, mereka langsung berpamitan untuk pulang.
“Saya masih harus keliling lagi. Memang lagi muter-muter daerah sini (Menteng). Tadi habis dari rumah Pak Try Sutrisno juga,” ujar Wiranto kepada wartawan sebelum meninggalkan rumah Jokowi.
Di sela-sela menerima kunjungan para tokoh, Jokowi juga menyempatkan bersalaman dan foto bersama warga. Terlihat ada ratusan warga yang mengantri di depan pagar rumah milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta itu. Tapi hanya sebagian yang dipersilahkan untuk masuk.
Bagi mereka yang beruntung, selain bertemu langsung dengan sang gubernur juga mendapatkan amplop berisi sejumlah uang pecahan Rp 50 ribu.
“Kayaknya gocap (lima puluh ribu) nih,” ujar seorang warga yang langsung membuka amplopnya begitu keluar dari rumah Jokowi.
Tapi sayang, pada akhirnya tidak semua warga yang datang kebagian. Pasalnya, sekitar pukul 11.00 WIB Jokowi meninggalkan rumah dinas menuju kediaman pribadi Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Sukarnoputri.
Mereka pun langsung bubar dengan muka kesal begitu melihat mobil Jokowi keluar dari rumah dinas.
“Kita ini tamu agung masak gak dikasih masuk. Acara setahun sekali saja gak mau nemui. Saya kecewa,” ujar salah seorang warga yang kurang beruntung.(dil/jpnn)

Shalat Idul Fitri Dipusatkan di Engku Putri-Batam Center

Shalat Ied Dipusatkan di Engku Putri
BATAM TV – Shalat Ied di Batam senin (28/07) pagi dipusatkan di Dataran Engku Putri Batam Centre. Shalat Ied di lokasi ini juga dihadiri ribuan warga Batam. Selain di lapangan Dataran Engku Putri,  sebanyak 450 titik shalat Ied tersebar di kota Batam pada perayaan Idul Fitri tahun ini.

Hari H Idul Fitri, Ratusan Warga Batam Masik Mudik

Ratusan Penumpang Berangkat di Lebaran Pertama
BATAM TV - Pada senin (28/07) pagi ratusan calon penumpang tujuan Tanjung Balai Karimun,  Selat Panjang dan Tanjung Batu  berangkat  melalui pelabuhan domestik Sekupang. Selain itu sebanyak 7508 penumpang terdata petugas Syahbandar pelabuhan pada lebaran Idul Fitri hari pertama

Mudin Lebaran Di Batam Sampai Ke SBY

BATAM HARI INI- Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Mustofa Widjaja melaporkan langsung kepada Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono mengenai kesiapan dan koordinasi pelayanan arus mudik dalam rangka lebaran 2014 atau Hari Raya Idul Fitri 1435 H, dalam telekonferensi yang digelar bersama 10 lokasi pelabuhan, bandara, terminal bis, dan stasiun kereta api, Kamis (24/7). Telekonferensi dengan BP Batam dilaksanakan di Kantor Pelabuhan Batam, Batuampar, sekitar pukul 16.00 WIB.
Pada telekonferensi dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tersebut, Kepala BP Batam Mustofa Widjaja didamping oleh Deputi 3 Bidang Pengusahaan Sarana Istono, Danlanal Batam Kolonel Laut R. Eko Suyatno, Kepala Kantor Pelabuhan Batam Captain Hari Setyobudi, dan Kabag Umum dan Keuangan Bandara Hang Nadim Suwarso, serta jajaran Kantor Pelabuhan Batam.

Secara berurutan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta penjelasan sekaligus pengarahan, yang diawali dari kesiapan Terminal Bis Tirtonadi Surakarta (Solo), kemudian dilanjutkan dengan kesiapan Stasiun Kereta Api Gubeng Surabaya Jawa Timur, kemudian kesiapan Bandara Internasional Sultan Hasanudin Makasar Sulawesi Selatan, Pelabuhan Sampit dan Pelabuhan Kumai di Kalimantan Tengah, Pelabuhan Merak Banten, Bandara Internasional Juanda Surabaya, lalu Pelabuhan Laut dan Bandara Internasional Hang Nadim Batam. Setelah Batam, Presiden SBY meminta penjelasan dan memberikan pengarahan kepada pengelola Pelabuhan ASDP Ketapang Banyuwangi, dan paling akhir adalah Stasiun Kereta Api Solo Balapan.

Saat Presiden meminta penjelasan kesiapan Batam dalam menangani arus mudik, Kepala BP Batam Mustofa Widjaja mengatakan penduduk Pulau Batam berasal dari berbagai daerah Indonesia. Banyak para penduduk yang memanfaatkan lebaran dengan tradisi mudik dengan memanfaatkan transportasi udara dan laut. Tidak hanya dari Batam, akan tetapi juga dari sekitar Pulau Batam yang melakukan mudik. Bahkan para TKI yang bekerja di Malaysia dan Singapura banyak yang melakukan mudik melalui bandara Hang Nadim.

Menurut Mustofa Widjaja kenaikan jumlah penumpang dan penerbangan pada pertengahan bulan Ramadhan telah meningkat hingga 12% dan bisa bertambah lagi pada menjelang Idul Fitri. Bandara Hang Nadim bahkan telah menyiapkan diri untuk melaksanakan operasional 24 jam untuk melayani penerbangan ekstra yang didukung dengan pengamanan dan pelayanan kesehatan bagi para pengguna jasa bandara.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Kantor Pelabuhan Batam Captain Hari Setyobudi juga memberikan penjelasan tentang kesiapan terminal domestik Sekupang dan Telaga Punggur yang melayani para pemudik dengan tujuan beberapa pelabuhan di Pulau Jawa dan Pulau Sumatera, seperti Tanjung Priok, Belawan, Dumai, Tembilahan, Palembang, Bengkalis, Pekanbaru dan Tanjung Pinang, baik yang dilayani oleh kapal feri maupun kapal Pelni. Pergerakan kapal feri, baik yang datang maupun berangkat, telah mencapai 3.000 kapal atau terjadi kenaikan hingga 200%. Sedangkan kapal Pelni baru mencapai 90% dan diyakini akan meningkat pada menjelang Idul Fitri.

Sedangkan Danlanal Batam Kolonel Laut R. Eko Suyatno memberikan penjelasan mengenai kondisi cuaca baik di perairan Kepri maupun Natuna. Menurut Kolonel Laut R. Eko Suyatno cuaca di beberapa negara tetangga yang berdekatan dengan Natuna kurang baik dimana ketinggian gelombang laut bisa mencapai 1 hingga 2 meter. Untuk itu, pihak pengamanan laut, khususnya TNI AL menyiapkan beberapa 4 buah KRI dan 1 kapal patroli reaksi cepat yang ditempatkan di perairan Natuna, Selat Malaka dan wilayah perairan Kepulauan Riau lainnya yang didukung oleh Tim SAR untuk mengantisipasi jika terjadi kecelakaan di laut atau terdapat kegiatan ilegal.

Presiden SBY mengapresiasi upaya yang telah dilakukan jajaran Kementerian Perhubungan bersama aparat keamanan, kesehatan dan pemerintah lokal setempat. Khusus Batam, Presiden SBY mengapresiasi kerjasama yang dilakukan dengan baik antara pemerintah daerah, BP Batam, TNI, dan Polri. Presiden juga terus mendorong kepada jajaran pemerintahan di Batam untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat berkaitan dengan mudik lebaran. (HK/r/and)

Sambut ASEAN 2015, Mungkinkah Aturan FTZ Direvisi?

Zona FTZ Batam
BATAM NANTI - Penerapan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) sudah di depan mata, yakni tahun 2015 yang hanya tinggal lima bulan lagi. Artinya, semua daerah sudah bisa melakukan perdagangan bebas.
Dengan begitu, FTZ yang kini masih disandang Batam, Bintan dan Karimun (BBK), bahkan diagung-agungkan sebagai pilot project FTZ di Indonesia akan lemah 'kekuatannya'. Hal itu tidak lain karena asing bisa mendapatkan hal serupa, bahkan lebih dari daerah lain atau bahkan negara lain di ASEAN. Sementara di BBK, masih banyak hambatan dan kendala yang tidak lain karena masih banyaknya regulasi yang berpotensi menghambat pelaksanaannya di lapangan.

Sebagai contoh, perizinan satu atap yang didengung-dengungkan Kemenko Perekonomian untuk kemudahan berinvestasi, di mana pada kenyataanya di Batam justru 'ribet'. "Badan Pengusahaan Batam memiliki  perizinan terpadu sendiri, Pemko Batam juga memiliki Perizinan sendiri. Padahal kita tahu, keinginan Kemenko Perekonomian pelayanan terpadu itu sederhana dan satu, tidak dualisme seperti yang terjadi di Batam saat ini," ujar Asisten II Ekonomi dan Pembangunan Kota Batam Syuzairi, saat rapat Tim Pemantau dan Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Batam dan berbuka puasa bersama di bilangan Batam Centre, Rabu (23/7) malam.

Karena adanya dua pusat pelayanan perizinan tersebut, pengusaha justru dibikin ribet. Di mana saat BP Batam mengalokasikan lahan, tim dari Pemko Batam tidak bisa memberikan izin mendirikan bangunan atau perizinan lainnya karena tersandung lokasi yang tidak sesuai dengan RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah). Ada pula kasus sebaliknya, Pemko Batam bisa memberikan izin, sementara di BP Batam tidak. Akibatnya, dua instansi ini kerap dipermasalahkan oleh pengusaha, yang ujungnya menghambat arus investasi itu sendiri.

"Harusnya FTZ itu mempermudah dan semakin kuat daya tariknya dalam investas, ini malah mempersulit. Karenanya, saya secara pribadi mengusulkan agar FTZ ini direvisi, atau direposisi ulang, karena sudah tidak sesuai lagi dengan kenyataan di lapangan. Ini semakin bermasalah dengan akan diterapkannya MEA di tahun 2015 mendatang. Artinya, kekuatan FTZ itu tidak seperti dulu lagi, di mana daerah lain justru akan lebih memiliki kekuatan dibandingkan kita. Nanti kita (bisa) hanya tinggal nama," ujar Syuzairi.

Dalam kesempatan itu, Syuzairi juga mengatakan, penguatan Otoda sesuai UU Otoda harus dilakukan, jika tidak, maka Batam akan tertinggal. Di samping itu, dalam menyonsong MEA, daerah harus mencari kekhasan sendiri, tidak ikut-ikutan seperti daerah lain, yang justru 'melemahkan' potensi tersebut.

"Seperti contohnya batik, batik itu kan khas dari Jogja dan Solo, kenapa semua daerah berlomba-lomba membuat batik? Harusnya daerah lain mencari sesuatu yang khas sesuai daerahnya sendiri, bukannya turut meniru yang khas dari daerah lain. Sehingga kita bisa bersaing dengan negara lain dan memiliki banyak kekhasan yang bisa ditawarkan di ASEAN ini," pungkas Syuzairi. (hk/ana)

Lebaran Datang, Sampah Di Batam Menjamur Di Pinggir Jalan

Warga Batam Keluhkan Lambannya Pengangkutan Sampah
Warga Ancam Demo DKP

BATAM HARI INI - Warga di Kecamatan Sagulung dan Batuaji mulai mengeluhkan jeleknya sistem penanganan sampah oleh Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP), salah satunya lambannya pengangkutan sampah dari perumahan masyarakat untuk diangkut ke tempat penampungan akhir (TPA).
Sebagian warga menyebutkan kalau pengangkutan sampah dua minggu sekali, bahkan ada pula yang menyebutkan kalau mobil pengangkut sampah hanya mengangkut 1 bulan sekali.

"Seingat saya sudah sebulan terakhir belum diangkut, ini luar biasa biadab," ungkap Jefri, salah seorang warga Sagulung, kemarin. 

Akibatnya, lanjut Jefri, tidak hanya menimbulkan bau busuk yang menanggu hidung, tetapi di sekitaran tempat sampah di depan rumah warga sudah keluar belatung. "Ini jadi pemandangan yang sangat menjijikkan," kata Jefri ke Haluan Kepri.

Yang menjengkelkan lagi, ungkap warga Perumnas Griya Permai ini, ia sudah berkali-kali mengingatkan pihak DKP Kota Batam, tapi menurutnya belum ada hasil dan selalu janji-janji manis untuk segera melakukan pengangkutan.

"Janjinya datang, tapi sampai berpuluh hari tidak datang-datang, dan sampah semakin menumpuk," terangnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Nur Halimah, salah seorang ibu-ibu dari Perumahan PJB Sagulung, dimana disampaikan bahwa sejumlah ibu-ibu di perumahannya sudah gerah dengan lambannya pengangkutan sampah di perumahan mereka.

"Yang kita sayangkan orang mau lebaran, tapi malah sampah tambah menumpuk dan menimbulkan bau tidak sedap," tegasnya.

Bahkan menurutnya, ada rencana sejumlah warga akan melakukan demo ke DKP sambil membawa tumpukan sampah untuk dilempar ke halaman kantor DKP. Tapi karena bulan puasa, niatan tersebut diurungkan dan akan disusun kembali setelah lebaran Idul Fitri.

"Kalau tak segera ditangani, kami akan turun langsung ke kantor DKP," ancamnya. (HK/ays)

Walikota Batam Bakal Digugat

Walikota Batam "Ahmad Dahlan"
BATAM HARI INI - Walikota Batam Ahmad Dahlan siap menghadapi gugatan yang dilayangkan Ketua Lembaga Perlindungan Konsumen (LPK) Kepri, Rahmat Riyandi, terkait Surat Keputusan Walikota Batam, perihal persetujuan Penyesuaian Tarif Listrik Berkala (PTLB) Bright PT  PLN Batam.
" Kami sudah mengetahui gugatan yang dilayangkan LPK Kepri ke PTUN di Tanjung Pinang," ucap Walikota Batam, Ahmad Dahlan, melalui Kabag Humas Pemko Batam, Ardiwinata, saat ditemui, Jumat (25/7) siang.

Ia menyebutkan, saat ini pihaknya belum mendapatkan surat panggilan dari PTUN terkait gugatan tersebut. Namun demikian, untuk menghadapi gugatan itu pihaknya telah melakukan berbagai persiapan.

" Setelah Lebaran, kami akan bicarakan masalah ini dengan  Kepala Disperindag, sebagai Dinas yang berhubungan dengan masalah listrik, ,"jelasnya.

Sebelumnya, Ketua Lembaga Perlindungan Konsemen (LPK) Kepri  Rahmat Riyandi  resmi melayangkan gugatan ke Pengadilan Tata usaha Negara (PTUN) Tanjungpinang di Sekupang, Kamis (24/7).

Gugatan tersebut terkait Surat Keputusan Walikota Batam Nomor 018/Perindagesdm/VI/2014 tertanggal 13 Juni 2014 perihal
persetujuan Penyesuaian Tarif Listrik Berkala (PTLB) Bright PT. PLN Batam.

Gugatan bernomor 12/G/2014/PTUN –TPI  itu diterima Wakil Panitera PTUN Tanjungpinang Suyatno, SH.

Rahmat menyebutkan, dalam gugatan itu yang menjadi objek tergugat adalah Walikota Batam, selaku pihak yang mengeluarkan SK Nomor 018/Perindagesdm/VI/2014 perihal persetujuan penyesuaian tarif listrik PT PLN Batam, tertanggal 13 Juni 2014.

Karena, yang menjadi landasan hukum dalam surat tersebut adalah Perda No 3 tahun 2013 tentang Kelistrikan yang masih belum mendapat persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri. Perda tersebut juga sangat bertentangan dengan Permen ESDM.

“ Surat tersebut kita gugat karena memuat nilai tagihan yang per segmen dan berlaku sampai dengan dilakukan penyesuaian berikutnya, ini sudah menyalahi aturan yang hanya berlaku 3 bulan dan paling tinggi 5 persen,” ujar Rahmat yang juga Dosen di Universitas Riau Kepulauan itu.

Ia menambahkan, dalam gugatan tersebut, dirinya meminta kepada Majelis Hakim di PTUN Tanjungpinang agar membatalkan surat tersebut karena ini jelas sangat merugikan konsumen dan juga masyarakat Batam.

Ny Susanti, warga Aggrek Sari Batam Centre mendukung langkah LPK Kepri  yang menggugat SK Walikota Batam terkait kenaikan tarif listrik di Bright PT PLN Batam.

Sebab, sejak SK kenaikan itu ditandatangani tarif listrik di Batam praktis naik dari sebelumnya.  " Sebelumnya saya cuma bayar listrik Rp150 ribu per bulan. Tapi sejak SK itu ditandatangani, naik menjadi Rp230 ribu per bulan. Padahal, pemakaian tak ada yang bertambah," katanya.

Kalau untuk rumah tangga saja kenaikannya sudah mencapai Rp50.000, bagaimana pula dengan industri dan jasa, tentu kenaikan harganya lebih tinggi lagi. Jika ini yang terjadi, mau tidak mau akan berdampak terhadap harga barang dan pendapatan buruh.

" Kenaikan itu menyebabkan, harga kebutuhan pokok ikut melambung. Kondisi ini dirasakan langsung masyarakat dengan ekonomi pas-pasan seperti kami ini.  Karena itu, kami sangat berterimakasih sekali kepada salah seorang warga Batam yang peduli terhadap sesama. (HK/cw94)

Citilink Selangkah Lebih Maju Bakal Terbangi Bali-Tiongkok Via Batam

Citilink Akan Terbangi Bali-Tiongkok Via Batam
BATAM HARI ESOK - Pada 26 Juli 2014 ini, Maskapai berbiaya murah (LCC) Citilink Indonesia akan membuka penerbangan Bali ke Chong Qing Jianbei, Sinchuan, Tiongkok  melalui Bandara Internasional Hang Nadim Batam.

"Setiap penerbangan dari Denpasar ke Tiongkok dan sebaliknya akan singgah di Batam. Untuk sementara penerbangan tersebut baru charter, hingga 30 September 2014 mendatang," kata Direktur Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Humas BP Batam, Dwi Djoko Wiwoho di Batam, Jumat (25/7/2014). 

Dia mengatakan, rute pesawat Citilink yang digunakan dari Denpasar bernomor penerbangan QG-8802. Dari Kota Bali pesawat Airbus A320 buatan terbaru itu terbang pada pukul 12.35 waktu setempat dan tiba di Bandara Internasional Hang Nadim Batam pukul 14.05 WIB. 

"Selanjutnya, dari Batam pesawat kembali terbang pada pukul 14.35 WIB dan sampai di Sinchuan pukul 20.25 waktu setempat," kata dia. 
 
Sebaliknya, lanjut dia, pesawat dari Sinchuan menggunakan nomor penerbangan QG-8801 berangkat pukul 21.40 waktu setempat dan sampai di Batam hari berikutnya (+1) pukul 01.30 WIB. Dari Batam penerbangan dilanjutkan  menggunakan nomor QG-8801 pada pukul 02.00 WIB dan tiba di Denpasar Bali pukul 05.30 waktu setempat.

"Untuk sementara mulai beroperasi pada Juli ini dilayani pada tanggal 26 dan 31. Agustus pada tanggal 5, 9, 14, 19, 23, 28. Dan September pada 2, 6, 11, 16, 20, 25, 30," kata Djoko.

Diambilnya rute Batam sebagai persinggahan, kata dia dikarenakan pada akhir Mei 2014 kemarin, Bandara Internasional Hang Nadim Batam telah beroperasi selama 24 jam untuk mengantisipasi kepadatan karena tiap tahun jumpah pengguna Bandara Internasional Hang Nadim Batam mengalami kenaikan yang signifikan.

Editor: Dodo/Batamtoday

Bapedal Kota Batam Razia Penambang Pasit Ilegal

Sejumlah alat berat yang disita Bapedalda Kota Batam
BATAM HARI INI - Badan Penanggulangan Dampak Lingkungan (Bapedal) Kota Batam, yang kembali melakukan operasi penertiban tambang pasir darat ilegal di Tembesi, Kecamatan Sagulung, Kamis (24/7/2014) sore, berhasil mengamankan koordinator penambang pasir ilegal yang disebut berinisial RM.

Dalam operasi penertiban tambang pasir darat ilegal yang berlangsung hingga sore hari itu, Bapedal yang turun langsung ke lapangan bersama Sub-Denpom juga mengamankan dua unit excavator jenis SK 07 dan tiga unit mesin pompa air sebagai barang bukti.

Kepala Bapedal Batam, Dendi Purnomo, membenarkan jika pihaknya berhasil mengamankan koordinator penambang pasir ilegal di Tembesi. Dalam operasi penertiban tambang pasir ilegal di lokasi Tembesi, kata Dendi, pihaknya mengerahkan 30 orang personil dan dibantu Sub-Denpom Batam.

"Operasi penertiban itu berlangsung dari pukul 15.00 - 20.00 WIB. Penyidik masih melakukan pemeriksaan. Kita juga akan melakukan penahanan terhadap RM dalam waktu 20 hari ke depan," tegas Dendi Purnomo, Kamis (24/7/2014) malam.

Ditambahkan, pada saat kendaraan petugas baru memasuki satu-persatu area tambang ilegal tersebut, para penambang serta sopir truk yang merupakan penadah atas perintah para pemilk toko bangunan dan developer di Batam itu langsung kocar-kacir lari ke hutan dan pemukiman warga setempat.

Menurutnya, koordinator penambangan pasir ilegal di Tembesi, RM, sudah lama menjadi target Bapedal Kota Batam. Dari hasil investigasi anggotanya di lapangan, ternyata RM merupakan koordinator pasir darat ilegal besar di Batam.

"Setelah diselidiki, ternyata RM ini adalah tokoh masyarakat. Dia ini mafia tingkat tinggi. Dia sudah pernah kita pangggil dan periksa sebagai saksi pada penyidikan awal tangkapan sebelumnya. Diselidiki lagi, RM ini masih bermain," ungkap Dendi Purnomo.

Dalam catatan BATAMTODAY.COM, penertiban tambang pasir darat ilegal di lokasi Tembesi kali ini sudah merupakan kali kesekian. Namun, pelaku masih tetap saja membandel tanpa memperdulikan kerusakan lingkungan. Tak tanggung-tanggung, puluhan hektar lahan di Tembesi yang masih status hutan lindung sudah rusak total.

Penambangan pasir darat ilegal di lokasi Tembesi diketahui melibatkan salah satu perusahaan pengembang besar di Kota Batam, Cipta Group. Dalam penertiban di tiga lokasi penambangan sebelumnya, Tanjungpiayu, Batuaji dan Tembesi, Tim Bapedal juga telah mengamankan 8 unit eskavator sebagai barang bukti.

Dari 8 unit eskavator yang diamankan sebagai barang bukti, kata Dendi, tiga eskavator diakui tiga pihak sebagai miliknya. Sementara lima eskavator hingga kini belum ada pihak yang berani mengakui sebagai pemilik.

"Tiga pihak sudah mengakui alat berat itu miliknya. Salah satunya Cipta. Kasusnya masih dilakukan penyidik kita (PPNS)," ujarnya kepada wartawan, belum lama ini.

Dendi mengaku, saat ini pihaknya berupaya melengkapi berkas ke-5 eskavator tersebut untuk diajukan ke Pengadilan Negeri (PN) Batam agar dilelang. Sementara berkas tiga pemilk yang diantaranya Cipta Grup akan menyusul dalam BAP penyidikan Bapedal ke Kejaksaan Ngeri Batam.

Dalam kasus ini PPNS Bapedal Kota Batam sudah menetapkan 3 orang pekerja sebagai tersangka, dan akan ada tersangka lainnya yang merupakan calo tingkat tinggi. "Mafia ini luar biasa, bukan pemain kecil. Sudah pemain besar, dan sudah kita ambil keterangannya. Dia tokoh masyarakat," kata Dendi yang enggan menyebutkan nama pria tersebut.

Editor: Redaksi/Batamtoday

Mudik Gratis Ala PT. Pos Indonesia Batam

Peserta mudik gratis yang difasilitasi PT Pos Indonesia saat berfoto bersama Wali Kota Batam Ahmad Dahlan
BATAM HARI INI - PT Pos Indonesia cabang Batam memberangkatkan 100 pemudik ke berbagai tujuan di Indonesia secara gratis pada Jumat (25/7/2014) siang, yang dilakukan langsung oleh Wali Kota Batam, Ahmad Dahlan.

Dodi Budiantono, Kepala PT Pos Indonesia cabang Batam mengatakan 100 pemudik yang dipulangkan secara gratis ini merupakan hasil undian bagi pelanggan perusahaan BUMN tersebut, dan hal ini sudah dilakukan sejak setahun lalu.

"Kita sudah lakukan hadiah undian mudik gratis ini sudah kita lakukan sejak setahun yang lalu dan kedepannya akan terus kita lakukan undian tersebut untuk pelanggan setia kita. Ini juga untuk menarik minat warga Batam melakukan pengiriman baik berupa barang maupun uang tunai melaui pos," ujar Dodi.

Tambah Dodi, 100 peserta mudik gratis ini akan diberangkatkan melalui Pelabuhan Sekupang menuju Tanjung Priok, Jakarta pada pukul 17.00 WIB dan selanjutnya menuju kampung halaman masing-masing.

Sementara, Ahmad Dahlan mengatakan langkah ini sangat spesial dari PT Pos Indonesia cabang Batam yang memberikan mudik gratis kepada 100 orang tersebut.

"Hal ini tentunya akan memotivasi kepada seluruh masyarakat Kota Batam untuk melakukan pengiriman barang atau wesel melalui pos," kata Dahlan.

Dahlan juga berpesan kepada seluruh peserta yang mendapatkan mudik gratis tersebut agar tidak lupa berdoa untuk keselamatan selama perjalanan sampai di kampung halaman masing-masing.

Editor: Dodo/Batampos

Ratusan Penumpang Terancam Mudik Di Pelabuhan Domestik Sekupang

Para pemudik memadatai Pelabuhan Domestik Sekupang, Batam. (Foto: Irwan Hirzal
BATAM HARI INI - Para pemudik yang menggunakan kapal laut dari Pelabuhan Domestik Sekupang, Batam, terancam gagal pulang kampung. Ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) untuk feri yang mengangkut penumpang berkurang hingga 20 persen dibanding tahun lalu.

Hal ini disebabkan banyaknya jadwal keberangkatan penumpang melalui pelabuhan tersebut sehingga kuota BBM yang disediakan tidak mencukupi. Apalagi ketersediaan BBM itu hanya sampai tanggal 31 Juli 2014 atau H+3 Lebaran.

Karena itulah operator MV Dumai Express - MV Dumai Line, Jeffery AT dari MV BatamJet dan Fauzi dari MV Marina Batam - SB Marina Srikandi, mendatangi PT Pertamina di Batam Centre, Jumat (25/7/2014) sore sekitar pukul 17.00 WIB.

"Kami beberapa orang perwakilan dari teman-teman operator datang ke Pertamina meminta solusi dan jaminan agar stok BBM tersedia selama arus mudik dan arus balik. Kita tidak mau nanti disalahkan jika penumpang terlantar," ujar Asmadi, salah satu perwakilan operator feri kepada pihak Pertamina.

Asmadi mengakui selama arus mudik dan arus balik, volume keberangkatan setiap feri maupun speedboat mengalami peningkatan, sementara BBM yang tersedia hanya cukup sampai akhir Juli. Menurut dia, dengan bertambahnya rute keberangkatan secara otomatis kuota BBM juga perlu ditambah.

Jika Pertamina tidak bisa menjamin, maka penumpang akan terlantar akibat  feri dan speedboat tidak bisa berangkat. Sementara para penumpang sudah membeli tiket arus balik ke Batam.

"Yang pasti kita minta jaminan agar keterseidaan BBM tetap terpenuhi dalam arus mudik dan arus balik lebaran. Maka volume kebutuhan BBM juga ditambah, seperti mudik tahun lalu," kata Asmadi.

Saiful, Sales Executive Industri PT Pertamina Kepri, mengaku kouta BBM berkurang 20 persen dari tahun sebelumnya. Pengurangan kuota ini dilakukan pemerintah sendiri.

Untuk itu pihaknya tetap menjamin ketersedian pasokan BBM untuk transportasi laut khusus mengangkut penumpang dalam arus mudik dan arus balik. "Kita jamin pasolan BBM tetap tersedia. Pihak SPBB bisa memasok BBM di Tanjunguban jika mendesak, maka bisa memasok dari depot Kabil," jelasnya.

Mengenai masalah teknis, pihaknya akan tetap berkoordinasi dengan pihak Pertamina di Tanjunguban dan depot Kabil agar keterseidaan BBM tetap disuiplai ke SPBB sehingga operator feri bisa mengangkut penumpang. "Nanti secara teknis akan kita sampaikan kepada pihak SPBB yang jelas kita tetap suplai BBM dan menjaminnya," pungkasnya. (*)

Editor: Roelan/Batamtoday

Takbir Keliling Batam Berlangsung Meriah

Salah satu mobil hias saat pawai takbir lebaran di Batam Center beberapa tahun silam
BATAM HARI INI - Takbir keliling menyambut datangnya Idul Fitri, Minggu (27/7) malam ini disambut oleh warga kota. Warga secara sengaja memadati pinggir jalan demi melihat pawai mobil hias sempena takbir menyambut Lebaran.
Di Simpang Kara Juction misalnya, warga berderet memarkir motor dan mobil mereka untuk melihat dari dekat pelaksanaan pawai takbir keliling kota yang ditaja oleh Pemko Batam .
Tahun ini pawai takbir berlangsung lebih semarak. Mobil hias yang bergabung nampak cantik dengan aneka lampu yang menghiasi.
Saat pawa mobi hias telah melintas mereka pun bubar. (bp/ptt)

Nilai-nilai Puasa pada Transparansi Reformasi Birokrasi

Oleh : Firdaus Hamta, SE. M. SI
OPINI ANDA - Puasa Ramadan merupakan kewajiban bagi seorang Muslim, sebagaimana firman Allah SWT “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (QS. Al-Baqarah: 183). Puasa Ramadan yang bagian dari rukun Islam sering dianalogikan oleh beberapa kalangan sebagai bangunan Islam, Islamnya seseorang ketika rukun itu tegak. Dalam analogi lain, puasa ramadan dikatakan sebagai perisainya orang-orang yang beriman, maka tidak jarang orang yang berpuasa mengisinya dengan berbagai macam ibadah untuk memperkuat perisai.
Dalam kesederhanaan pengungkapan puasa disebutkan bahwa orang yang berpuasa itu adalah orang yang beriman. Lalu bagaimana dengan kualitas puasa? Sepertinya pertanyaan ini dapat dijawab bahwa kualitas puasa ramadan bergantung dengan kualitas imannya yang melaksanakan puasa. Karenanya aktifitas puasa dilaksanakan dengan beragam, ada yang sekadar menggugurkan kewajiban, ada yang dijadikan moment meningkatkan ibadah untuk mencari ridha Allah SWT. Dan dalam pemaknaan lain, puasa sebagai menyatukan hidup dan matinya menjadi orang yang selalu mampu menahan diri dari sesuatu hal menjerumuskan, dan kuat meninggalkan atau mencegah hal yang fasik dan tidak hanya di bulan ramadan tapi segala peristiwa masa dan waktu. Pribadi manusia seperti inilah yang menempatkan puasa selalu melekat dalam diri dan perilakunya.
Muhbib Abdul Wahab, dalam artikelnya menyebutkan, bahwa pada masyarakat jahiliyah bulan ramadan lebih diartikan sebagai “mengasah” yakni mengasah alat-alat perang (pedang, golok dan sebagainya) untuk menghadapi perang pada bulan berikutnya. Setelah peralihan dari cara hidup jahiliyah ke lebih manusiawi, tertata dan bernilai.
Kata “mengasah”, di maknai sebagai ‘mengasah’ jiwa, ketajaman pikiran dan kejernihan hati, sehingga dapat membakar sifat-sifat tercela, yang pada akhirnya bermuara pada manusia yang berprestasi, baik prestasi agama maupun prestasi sosial. Hal ini diperkuat oleh hadits “puasa yang berfungsi sebagai perisai itu layaknya perisai dalam kancah perang selama tidak dinodai oleh kedustaan dan pergunjingan. (HR. Ahmad, Annasa’i dan Ibnu Majah).
Menyikap makna dalam puasa ramadan pun direspon oleh kajian medis, ternyata puasa yang membawa rasa lemas akibat lapar dan haus dan kurang bersemangat, ternyata sangat baik dan bermanfaat buat kesehatan bagi orang-orang berpuasa, karena menyempatkan organ dalam tubuh untuk mengurangi aktifitas yang selama hampir 1 (satu) tahun memproses asupan makanan.
Lalu bagaimana konteks nilai puasa dalam transparansi dan reformasi birokrasi, sederhananya dapat diuraikan sebagai berikut:
1. Puasa dan transparansi Birokrasi
Puasa ramadan memiliki nilai yang khas dan berbeda dengan ibadah lain. Jika ibadah lain dapat dilihat dengan kasat mata, tapi ibadah puasa disebut ibadah sirriyah atau ibadah rahasia, yakni ibadah yang hanya Allah SWT dan yang berpuasa yang tahu. Artinya, sesuatu yang membatalkan puasa bisa saja dilakukan tanpa diketahui orang lain. Seperti berkumur lalu meminumnya pada prosesi wudhu tanpa dapat diketahui oleh orang lain, artinya bahwa puasa melatih seseorang untuk berlaku jujur.
Bergulirnya era reformasi sesungguhnya merupakan tuntutan masyarakat untuk penyelenggaraan bernegara yang lepas dari korupsi, kolusi dan nepotisme. Namun sampai saat ini tindakan korupsi hampir setiap hari mewarnai tayangan media, tentunya berdampak pada menurunnya rasa kepercayaan masyarakat pada penyelenggaraan Negara dan Pemerintahan.
Berlarutnya persoalan hukum seperti tindakan pidana korupsi, ditenggarai karena lemahnya pengawasan dari internal Pemerintah dan faktor lainnya seperti budaya ketertutupan pengelolaan yang mendorong perilaku tidak jujur pada aparatur. Maka partisipatif masyarakat sebagai alat kontrol disadari oleh Pemerintah untuk melakukan transparansi pada semua institusi Negara atau Pemerintahan, komitmen ini seiring di implementasikannya UU. No. 14 Tahun 2008 tentang informasi publik.
Di sini peran dan hakekat puasa yang melatih pribadi yang jujur, artinya bahwa puasa mengajarkan prinsip-prinsip pembentukan pemerintahan yang baik transparan untuk mencapai fitrah dan akuntabel (Al-baqarah 183-187). Dan dalam suatu riwayat dikatakan bahwa persoalan yang diselesaikan dengan partisipatif meminamilisir kesesatan dan kekeliruan, tentunya konteks ini relevan dengan ritual ibadah ramadan yang ada dalam salat tarawih yang banyak dilaksanakan dengan berjamaah, di mana ritualisasinya dilakukan secara bersama-sama /berjamaaah (mengandung makna partisipatif).
2. Ramadan dan sosialisasi
Gejolak rohaniah orang yang beriman, senantiasa menyambut bulan suci ramadan dengan berbagai macam cara, pada masyarakat desa tendesinya dengan menggelar doa syukur dan mengundang para kerabat dan keluarga, atau trendnya saling bermaafan melalui SMS atau secara langsung mengunjungi kerabat dan handai tolan. Tentunya budaya yang melekat pada masyarakat kita yang sudah turun temurun seperti ini sesungguhnya menuntun berani evaluasi diri, mengakui kesalahan lalu berani untuk bermaafan. Kesadaran pentingnya nilai kesucian ramadan dengan menelanjangi diri dari pakaian duniawi (status sosial) yang selama ini melekat, dilepas dan dilebur dalam nafas fitrahnya ramadan dengan bermaafan satu sama lain, nilai kemanusiaan seperti ini mengandung makna nilai-nilai resposibilitas dan akuntabilitas yang terbuka antar sesama.
Moment dan pemaknaan puasa ramadan sangat baik diposisikan sebagai proses membumikan diri pada transformasi reformasi birokrasi, bahwa antara pelayan (birokrasi) dan masyarakat tidak dapat dipisahkan, semua pelayanan memiliki standarisasi yang prima, terbuka dan dapat disosialisaikan dengan penuh tanggung jawab serta responsif.
3. Puasa dan reformasi birokrasi
Upaya terciptanya transparansi tidak dapat dipisahkan dari peran birokrasi itu sendiri, dan konteks yang lebih luas maka proses mengevaluasi, penataan ulang bahkan merubah tatanan di Pemerintahan dikenal dengan reformasi birokrasi untuk mendorong efektifitas dan efisiensi pencapaian peningkatan fungsi birokrasi maupun pembangunan segala bidang.
Menggeneratorisasi upaya reformasi birokrasi ini, Presiden RI pada Tahun 2010 telah mengeluarkan grand design reformasi birokrasi 2010-2025, dan pada telah ditandatanganinya UU. No. 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diharapkan dapat membangun aparatur sipil negara yang berintegritas, profesional, adil dan netral dan bersih.
Konteks puasa ramadan sesungguhnya melekat nilai yang benefit pada upaya reformasi birokrasi, nilai integritas dicerminkan pada kesabaran pada orang yang berpuasa ditengah menghadapi tantangan lapar, haus dan hal lain yang membatalkan puasa. Dalam Hadits disebutkan bahwa “Puasa itu setengahnya sabar,” (HR. Imam At-Tirmidzy). Artinya bahwa disamping puasa menuntun nilai integritas juga menanamkan nilai amanah dan tanggung jawab pada diri sendiri, maupun amanah yang terkait dengan orang banyak. Spesialnya manusia yang sabar disebutkan dalam firman Allah SWT “Dan Allah senantiasa bersama mereka yang selalu besabar.”(QS: Al-Baqarah ayat 153 dan Al-Anfal ayat 47).
Pengamalan ibadah puasa yang memanusiakan diri dan memanusiakan orang lain yang mencerminkan pribadi yang peduli dan adil, dapat dijewantahi pada kompetisi yang fair dan adil dalam karir aparatur sipil negara sebagaimana diatur dalam UU. ASN.
Semoga dalam semarak ibadah ramadan ini, dapat menstimulisasi nilai-nilai yang baik pada percepatan agenda reformasi birokrasi dan transparasi publik dalam konteks pencapaian keberhasilan pembangunan segala bidang yang sedang berjalan saat ini. Dalam surah Muhammad ayat 7 “Hai orang-orang yang beriman, jika kalian menolong (agama) Allah, niscaya Dia menolong kalian dan meneguhkan kedudukan kalian.” (Q.S Muhammad: 7). Dalam surat lain “Tak seorangpun mengetahui berbagai nikmat yang menanti, yang indah dipandang, sebagai balasan bagi mereka atas apa yang mereka amalkan.” (QS. As- Sajdah: 17). *** Opini Batampos

Layanan Perbangkan Di Batam, Normal 4 Agustus

Salah satu Bank "Bank Indonesia" di Batam Center Batam
BATAM HARI ESOK – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1435 H, bank-bank nasional dan swasta serentak mulai libur pada Sabtu (26/7). Bank-bank milik negara seperti bank Mandiri, BNI, dan BRI akan mulai buka secara normal pada Senin (4/8) mendatang.
”Bank BRI mengikuti jadwal libur bersama, sehingga buka pada Senin, seminggu setelah Lebaran,” kata Asisten Manager Bisnis Mikro (AMBM) BRI, Syahrinal, kemarin (23/7).
Namun ada beberapa pengecualian pada saat datangnya Lebaran untuk beberapa bank tertentu. Untuk kemudahan transaksi nasabah, BNI hanya libur pada Senin (28/7) dan Rabu (30/7), sementara itu pada Lebaran kedua atau Selasa (29/7) dan keempat atau Kamis (31/7) dan seterusnya buka secara normal. Sementara itu, Bank Mandiri sama seperti BRI, buka pada Senin (4/8) mendatang.
Berbeda dengan bank plat merah, bank swasta mengambil sikap berbeda. Contohnya BII Maybank akan buka normal pada Jumat (1/8) mendatang, namun pelayanan valas pada tanggal tersebut tidak tersedia.
Permata Bank akan buka normal pada Senin (4/8), namun pada Jumat (1/8) kantor cabang mereka yang ada di Nagoya buka seperti biasa. Begitu juga dengan Bank HSBC dan Bank Nobu yang akan buka seperti biasa  pada Jumat (1/8). Sementara itu, Bank Mega, Bank Bukopin, dan BCA buka seperti biasa pada Senin (4/8).
Namun layanan weekend banking dari Bank Bukopin akan tetap buka pada Sabtu, pekan ini dan Sabtu mendatang. ”Selain itu, untuk memudahkan para nasabah, pada hari Lebaran kedua dan keempat, bank ini akan buka namun dengan pelayanan terbatas,” kata Ika, karyawati bank Bukopin.
Berbeda dengan Bank Bukopin, layanan wekeend banking dari BCA bisa dinikmati pada tanggal 26 Juli, 30 Juli, 1 Agustus dan 2 Agustus dan hanya terdapat di  BCA Penuin. Sementara BCA Jodoh buka pada tanggal 30 Juli dan 1 Agustus, namun pelayanan clearing tidak ada. (BP)

Maskapai Penerbangan 'MERPATI" Bakal Ditutup

Maskapai Penerbangan 'MERPATI" Bakal Ditutup
NASIONAL - Nasib PT Merpati Nusantara Airlines (MNA) hingga saat ini masih belum jelas. Rencana pemerintah untuk memperjuangkan Merpati agar terus mengudara belum menunjukkan perkembangan.
Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Keuangan (Kemenkeu) justru mengisyaratkan maskapai pelat merah itu lebih baik ditutup. Hal itu diungkap Menteri BUMN Dahlan Iskan saat ditanya mengenai perkembangan Merpati.
“Dari staf saya di Kementerian Keuangan mengisyaratkan, anginnya di sana (Menkeu), kenapa tidak ditutup saja,” kata Dahlan usai Rapim BUMN di kantornya, Jakarta, Kamis (24/7).
Kendati begitu, Dahlan masih akan meminta keterangan lebih lanjut kepada pihak Kemenkeu, apa maksud dari isyarat tersebut. “Apakah konversi utang tersebut tidak disetujui atau bagaimana?,” seru mantan Dirut PLN ini.
Lebih lanjut dikatakan Dahlan, bila memang konversi utang tidak disetujui oleh Kemenkeu, maka tidak ada pilihan lain, selain menutup maskapai yang kini berutang Rp 7,9 triliun ini. “Ya memang tidak ada jalan keluar lagi (selain Merpati ditutup-red),” tutur dia.
Dahlan juga mengingatkan untuk kembali menerbangkan Merpati, setidaknya ada tiga jalan yang harus ditempuh, yaitu kuasi reorganisasi, konversi utang dan kerjasama operasi (KSO).
“Nah tiga cara itu saya nggak bisa lakukan sendiri, harus ada Kemenkeu di situ karena menyangkut anggaran negara,” tegas pria berkacamata ini. (bp/chi/jpnn)

BATAM TEMPOE DOLOE

More on this category »

BATAM HARI ESOK

More on this category »

BATAM NANTI

More on this category »

OPINI ANDA

More on this category »

INFO PEMKO BATAM

More on this category »

INFO DPRD KOTA BATAM

More on this category »

INFO BP BATAM

More on this category »

INFO WALIKOTA BATAM

More on this category »

INFO WAKIL WALIKOTA BATAM

More on this category »

POLITIK BATAM

More on this category »

Kunjungi Laman Media Center Batam

Info Tribun Batam

BERITA NASIONAL

More on this category »
 
About Admin : My Facebook | My Twitter | PLH Indonesia| shoping aulia| My Profil
Copyright © 2011. Batam Hari Ini, Esok & Nanti - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger