Berita Batam :

Batam Hari Ini

Inilah Pimpinan Kantor Imigrasi Batam Yang Baru

Posting By awaluddin ahmad on Thursday | Thursday, August 28, 2014

BATAM HARI INI -Erna Yunanti Murni,SH.MM  resmi menggantikan Yudi Kurnadi sebagai Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 Batam. Pelantikan Erna dilakukan di kantor Wilayah Kemenkumham Kepulauan Riau, 18 Agustus lalu.
Erna sebelumnya menjabat sebagai Kepala Kantor Imigrasi Pangkal Pinang, Bangka Belitung. Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 Batam Erna Yunanti Murni SH MM saat bersilaturhami dengan wartawan di ruang pertemuan Kantor Imigrasi Kelas 1 Batam, Batam Centre mengatakan Batam sebagai daerah perbatasan menjadi tantangan besar baginya dalam menjalankan tugas keimigrasian.  Untuk itu, ia akan lebih meningkatkan pengawasan dan pelayanan kepada masyarakat.

" Ini tantangan besar bagi saya dan saya akan meningkatkan sektor pengawasan dan pelayanan, " ujar Erna yang ditemui, kemarin.

Erna menambahkan, di bawah kepemimpinan Yudi sebenarnya apa yang sudah dikerjakan sudah bagus dan ini harus di pertahankan, untuk segala kekurangan dari berbagai sektor akan terus diperbaiki dan ditingkatkan.

" Apa yang dikerjakan oleh pimpinan yang dulu sudah bagus  harus dipertahankan, " papar Erna.

Mengenai pengawasan, lanjut Erna, sudah ada SOP yang tidak boleh menyimpang dan harus di perketat.

Kepala Bidang Pengawasan dan Penindakan Imigrasi, Rafli SH mengatakan untuk pengawasan nanti yang bisa masuk ke wilayah Indonesia hanyalah orang-orang yang punya etika dan yang mempunyai visa.

Lalu untuk pengawasan di Kantor Imigrasi tidak ada lagi orang yang boleh masuk keruangan pelayanan kecuali orang yang berkepentingan, dan untuk calo yang bekerja di Biro Jasa yang mempunyai izin yang telah di survey oleh imigrasi.

" Yang boleh masuk ke Indonesia hanya orang-orang yang punya etika dan visa, " ujar Rafli, Selasa (26/8).

" lanjut, yang boleh masuk keruangan pelayanan hanyalah orang yang berkepentingan dan calo yang bekerja di Biro Jasa yang ada izinnya yang telah di survey oleh Imigrasi, " tambahnya.

Dari sektor pelayanan Kantor Imigrasi kelas 1 Batam sudah melayani pembuatan paspor dengan cara Drop Box yaitu para pembuat paspor bisa memasukkan datanya kedalam Box yang telah di sediakan oleh Imigrasi, dengan cara mendaftar Online dan datang sendiri ke kantor Imigrasi.(hk/cw92)

BP Batam Teken MoU tentang BPJS Ketenagakerjaan

BP Batam BPJS Ketenagakerjaan Teken MoU
BATAM HARI INI - Badan Pengusahaan (BP) Batam melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman dengan BPJS Ketenagakerjaan yang dilaksanakan di Gedung Marketing Centre BP Batam, Rabu (27/8).
Acara penandatanganan tersebut dilakukan oleh Direktur PTSP dan Humas BP Batam Dwi Djoko Wiwoho dan Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Batam Didi Suardi. Penandatanganan MoU ikut disaksikan Wakil Kepala BP Batam Jon Arizal dan Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sub wilayah Sekupang Zaen Setiadi.

Dalam sambutannya Jon Arizal mengatakan, BP Batam mengapresiasi BPJS Ketenagakerjaan yang telah berupaya untuk mewujudkan terlaksananya kerja sama ini yang bertujuan mengimplementasikan penyelenggaraan jaminan sosial ketenagakerjaan  sehingga mempermudah para investor dalam memberikan jaminan/proteksi di bidang ketenagakerjaan di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam.

Jon Arizal berharap dengan terjalinnya kerja sama antara BP Batam dengan BPJS Ketenagakerjaan akan meningkatkan pelayanan bagi para tenaga kerja, serta masyarakat yang berada di Batam. Menurut Wakil Kepala BP Batam sebagai bagian dari pemerintah BP Batam dan BPJS Ketenagakerjaan berkewajiban untuk memberikan kesejahteraan kepada seluruh pekerja khususnya yang berkerja di Batam ini agar terlaksana dengan baik.

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Batam Didi Suardi mengucapkan terima kasih kepada BP Batam yang telah memfasilitasi kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan, Didi Suardi sependapat dengan apa yang telah dikatakan oleh Jon Arizal bahwa nantinya seluruh para perkerja yang ada di Batam akan dilindungi dengan program dari BPJS Ketenagakerjaan untuk kesejahteraan para pekerja itu sendiri.

Didi berharap dengan terlaksananya kesepakatan kerja sama ini diharapkan para pekerja yang berada di Batam dapat menjadi perserta BPJS Ketenagakerjaan.

Pada tahun 2015 nanti BPJS Ketenagakerjaan akan lebih meningkatkan pelayanannya kepada seluruh pekerja dan masyarakat Indonesia, dengan melakukan beberapa rencana peningkatan jaminan keselamatan kerja dan jaminan kematian bagi para peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Para pekerja tersebut nantinya akan mendapatkan pensiun seperti para Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Dalam waktu dekat BPJS Ketenagakerjaan akan menempatkan personilnya di Gedung PTSP untuk mempermudah pelayanan ketenagakerjaan kepada para maupun masyarakat di Batam. (HK/r/and)

Tanah Longsor Mengancam Warga Bengkong-Seraya

Tebing Bengkong-Seraya Mulai Longsor
Ratusan Rumah Terancam Tertimbun

BATAM HARI INI - Kondisi tebing di Jalan Yos Sudarso yang merupakan jalan penghubung Pelabuhan Bongkar Muat Batuampar dengan sejumlah kawasan industri di Batam mulai mengalami patahan dan berpotensi longsor besar.
Ratusan rumah penduduk yang berada di sisi bawahnya pun terancam tertimbun tanah.
Pantauan di lokasi, tebing dengan ketinggian puluhan meter yang berada di kawasan Bengkong Indah Atas-Seraya, tepat di seberang Cafe Saponta memang terlihat memprihatinkan. Beberapa bidang tanah tampak mulai runtuh karena tergerus air.

Sejumlah pepohonan yang berfungsi sebagai penyangga juga sudah banyak yang tumbang karena tanah pijakan telah bergeser. Keadaan itu dikhawatirkan juga dapat menggerus badan jalan.

Guna mengantisipasi hal yang lebih parah, warga setempat memasang terpal besar pada bagian tebing yang dianggap paling rawan longsor karena gerusan air hujan. Masing-masing ujung terpal itu diikatkan tali yang sudah dikaitkan pada penahan seperti pohon ataupun pagar pembatas jalan. Terpal ini dipasang warga sejak Senin (25/8) lalu.

"Pada satu sisi arah wilayah Bengkong sudah retak dan longsor, meski belum sampai ke permukaan aspal. Longsor juga mengancam ratusan rumah warga di bawah sana," kata Dameria, salah seorang warga yang rumahnya berada di sisi bawah tebing, Rabu (27/8).

Kata dia, longsor di tebing tersebut sudah terjadi sejak satu bulan belakangan. Warga sering merasakan ada gumpalan tanah yang jatuh mengenai atap rumah mereka.

"Kalau sudah hujan, kami cemas. Kami terus waspada. Tidur pun jadi tak tenang, takut nanti ada longsor besar datang. Rumah di sini ada sekitar 200-an karena terdiri dari dua RT (rukun tetangga)," tambahnya.

"Terakhir kami merasakan longsornya pada hari Minggu (24/8) pagi kemarin. Kira-kira jam dua pagi (dini hari). Kami enggak tidur, bahkan ada yang mengungsi karena takut tebing ini longsor dan menimpa rumah kami," kata Dameria.

Menurut warga lainnya, tebing tersebut mulai rawan longsor karena di sejumlah bagian kanan-kiri dan depan sudah ada aktivitas pengubahan lingkungan yakni pembangunan rumah makan dan hotel. Pembangunan sejumlah tempat tersebut juga mengorbankan ratusan pohon yang ditebangi.

"Bisa jadi karena pohon terus ditebang sehingga tanahnya labil dan gampang longsor. Sementara pada bagian bawah tebing banyak perumahan," kata Rahma, warga setempat.

"Kami merasa takut dan was-was. Karena kalau hujan pasti akan longsor," tambah Dameria.

Untuk diketahui, mengingat jalan tersebut termasuk jalan utama penghubung kawasan industri dengan pelabuhan, maka setiap harinya, jalan ini dilewati ribuan kendaraan dari roda dua hingga kendaraan pengangkut petikemas. Karena itu, jika keadaan ini tidak segera diantisipasi, maka musibah longsor besar dapat terjadi kapan saja. Terlebih, hujan deras kerap mengguyur Kota Batam.

Cerita Dameria, tebing di kawasan tersebut sudah pernah longsor dan menimbun rumah warga.

"Seingat saya, longsor besar itu sekitar tahun 1998. Banyak rumah warga yang tertimbun longsor. Itulah yang buat kami cemas, longsor datang lagi," katanya.

Dameria bersama sejumlah warga yang menemani wartawan melihat ke lokasi berharap, pemerintah cepat tanggap atas kondisi ini. "Kalau kami mana bisa berbuat apa-apa, cuma (bisa) masang terpal inilah. Kami berharap pemerintah bisa cepat mengantisipasi ancaman longsor ini," kata warga.

Sementara itu, Direktur Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Humas Badan Pengusahaan Batam, Dwi Djoko Wiwoho yang dikonfirmasi hal ini mengatakan, pihaknya tengah berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk segera memperbaiki agar longsor tidak meluas.

"Kami tengah berkoordinasi dengan Kementerian PU. Kalau memang harus diperbaiki, segera diperbaiki. Kami masih berkoordinasi," katanya. (hk/cw93/ant/btd)

Kadis Perhubungan Kota Batam Tersangka

Kadis Perhubungan Kota Batam "Zulendri"
BATAM HARI INI - Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Batam Zulhendri disebut sudah ditetapkan menjadi tersangka oleh Kejari Batam, terkait kasus dugaan pelanggaran izin amdal lalu lintas.
"Informasi perihal ditingkatkannya status Zulhendri jadi tersangka kita dapat dari orang dalam Kejari, memang begitu (sudah jadi tersangka). Sebab, berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kasus tersebut secara formil materil sudah terpenuhi. Tapi untuk lebih jelasnya, silahkan tanya langsung ke Kajari," kata Ketua Nasional Coruption Watch (NCW) Kepri Mulkansyah, kemarin.

Ia yakin informasi yang diperolehnya itu mendekati kebenaran. Apalagi, pihak Kejari sudah memeriksa konsultan. Dari keterangan konsultan diperoleh  diperoleh informasi, ada yang bayar Rp30 juta, ada yang Rp40 juta, bahkan ada yang sampai Rp50 juta untuk mendapatkan  izin amdal lalulintas tersebut.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batam Yusron SH melalui Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasipidsus) Kejari Batam Tengku Firdaus SH membantah informasi tersebut.

Ia mengatakan sampai saat ini status Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam Zulhendri belum mengalami peningkatan dan masih sebagai saksi.  " Belum ada peningkatan status," ujar Tengku Firdaus saat dihubungi, Rabu (27/8).

Tengku menjelaskan, sebelum kasus tersebut dilanjutkan ke tingkat penyidikan, Kajari dan tim penyidik akan menggelar rapat evaluasi hasil penyelidikan yang mereka lakukan.

" Kita evaluasi lebih dulu, apakah sudah memenuhi unsur untuk ditingkatkan ke penyidikan atau tidak. Tapi dari keterangan Kadishub, sudah terpenuhi formil materilnya. Dari situ kita bisa menemukan dan melihatnya," jelas Firdaus.

Firdaus mengakui sebelum kasus itu dilanjutkan hingga ke tingkat penyidikan, Kejari dan tim penyidik masih akan mengadakan rapat evaluasi hasil penyelidikan yang mereka lakukan.

Ditanya lebih detail contoh pelanggaran izin Amdal Lalin seperti apa yang mengakibatkan Kepala Dishub diperiksa. Firdaus mengatakan Amdal Lalin Kota Batam pada umumnya.

"Untuk lebih jelasnya, kita belum bisa menyebutkannya. Nanti kita beritahukanlah," ujarnya.

Sebelumnya, Kejari Batam memeriksa Kepala Dishub Batam, Zulhendri dan memeriksa beberapa pejabat di instansi terkait. Kejari juga telah memanggil enam konsultan untuk diminta penjelasan mengenai Amdal Lalin. (hk/cw94)

Pesan Buat Walikota Mendatang "Harus Mengerti tentang Kampung Tua Batam"

Pintu gerbang Kampung Tua Tanjung Uma
BATAM NANTI - Warga Kelurahan Tanjunguma, Kecamatan Lubukbaja berharap walikota mendatang adalah orang yang mengerti tentang kampung tua.
Hal ini disampaikan tokoh masyarakat kampung tua Tanjunguma, Makmur Ismail saat halal bihalal bersama Walikota Batam di lapangan bola Tanjunguma, Selasa (26/8) malam.

" Seperti yang kita tahu, masa kerja Pak Wali ini tinggal dua tahun lagi. Kami berharap penggantinya nanti orang yang paham tentang kampung tua. Itulah perlunya penerusan generasi, karena ada keberlanjutan," katanya.

Makmur mengatakan Tanjunguma adalah satu dari 36 titik kampung tua di Pulau Batam. Dari 36 titik tersebut, ada tiga kampung tua yang sudah "hilang" karena penduduk tempatan memberi lahannya pada pemerintah untuk pembangunan. Oleh karena itu, sudah sepantasnya pemerintah memberikan penghargaan kepada penduduk kampung tua.

Warga juga mempertanyakan tentang luasan lahan kampung tua Tanjunguma. Karena sampai sekarang, setelah sempat terjadi keributan tahun lalu, belum juga ada solusinya.

Walikota Batam, Ahmad Dahlan mengakui jika masih ada hal yang belum tuntas di Tanjunguma.

" Utang kami tentang Tanjunguma ini belum lunas. Tapi kesepakatan sudah hampir dapat antara luasan permintaan masyarakat dengan batas yang diberikan BP Batam," kata Dahlan.

Ia mengatakan dalam hal ini pemerintah daerah sifatnya hanya memfasilitasi. Karena kewenangannya ada di BP Batam. Namun ia berjanji masalah ini akan selesai dalam tahun 2014 ini. Pada kesempatan tersebut, Dahlan juga berterimakasih pada warga asli Tanjunguma yang bisa hidup berdampingan dengan para pendatang.

" Tanjunguma ini ada tempat hijrah warga dari tempat lain yang datang ke Kota Batam. Alhamdulillah hubungan antara kaum pendatang dengan warga asli tak ada perbedaan," ujarnya. (hk/cw94)



Mobil Toyota Rush Kembali Dibobol Maling

Bobol mobil / Ilustrasi
BATAM HARI INI -- Mobil Toyota Rush warna Abu-abu BP 1295 FR milik Arizul (44), warga perumahan Griya Batuaji Asri Blok T No 15, Sagulung dibobol kawanan maling, Senin (25/8) sore sekitar pukul 15.35 WIB.
informasi di lapangan, aksi pembobolan itu diketahui oleh korban yang bekerja sebagai pelayar pada saat sedang melakukan salat Azhar di Masjid Jihadul Akbar tepatnya di komplek perumahan Griya Batuaji Asri Blok T No 1.

Namun, sehabis salat tersebut, dia berniat menuju mobilnya dan kaget seakan tak merasa percaya melihat kaca sebelah kanannya sudah bolong.

Ada pun barang-barang yang didalam tas berwarna hitam yang diletakkan dibangku depan yang berisikan 5 buku Paspor, Buku tabungan BCA, Buku tabungan Mandiri, BNI, Batara, BTN, BRI.

Tidak itu saja, Buku pelaut, Buku Internasional Vaksinasi, Buku nikah, Akte lahir, Uang tunai 700 USS Dolar Singapore, 2000 uang Dirham (Arab Saudi) dan 1000 Naira (Nigeria) serta 500 Ringgit Malaysa, lesap diambil pelaku.

Korban juga tak menduga bahwa mobil hasil keringatnya jadi sasaran kawanan maling. Pasalnya, ketika sedang melakukan salat itu, memang banyak orang yang lalu lalang dari kompleks tersebut. Akibat dari kejadian singkat, korban mengalami total kerugian berkisar Rp 28 juta.

"Iya, ada kejadiannya tapi saya tak tahu persis, tapi korban ngakunya mengalami kerugian hingga Rp28 juta. Dikatakan, banyak uang dan dukumen yang hilang," kata Sonif, salah seorang warga yang ditemui di lokasi Perumahan Griya Batuaji Asri, Rabu (27/8) siang.

Katanya, kasus pembobolan mobil di lokasi Perumahan Griya Batuaji Asri baru pertama kali ini. Namun, kejadian itu sudah cukup membuat warga untuk tetap waspada, khusus disaat melakukan ibadah Salat di masjid

Menurut hasil data yang dirangkum pewarta harian ini, aksi kawanan pembobol kaca mobil ini, semakin hari semakin diminati para pelaku tersebut.

Pelaku juga seakan-akan tak takut lagi dengan wilayah hukum kepolisian Sagulung dan Batuaji. Tentu, dikarenakan pihak kepolisian sangat minim untuk menindaklanjutin lantaran saksi-saksi tak kuat. 
(dedi manurung/HK)

http://batamkota.go.id/category/walikota-batam/

Gelangkang Permainan Elektronik Di Batam Semakin Marak

HarbourBayBooklet
BATAM HARI INI-Semakin marak aktivitas gelanggang permainan elektronik, membuat garang aparat penegak hukum. Sehingga, kepolisian sigap untuk merespon kegiatan yang meresahkan masyarakat luas ini.
Belum lama ini, Polda Kepri bersama Polresta Barelang menggerebek gelper dan judi sabung ayam di kawasan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sei Panas, Kecamatan Batam Kota. Dalam penggerebekan itu, polisi mengamankan 17 pemain dan bandar judi serta menyita 5 unit sepeda motor berbagai merek.

Penggerebekan itu dipimpin langsung Karo Ops Polda Kepri. Kombes Pol Hadi Purnomo, didampingi Drektur Dirlantas Polda Kepri, Kombes Tantan Sutarna, Direktur Pam Ops Vit, Kombes Yusril, Direktur Intelkam Polda Kepri, Kombes Wahyu dan Kapolresta Barelang, Kombes Pol Moh Hendra Suhartiyono, Direktur Narkoba Polda Kepri. Kombes Agus Rohmad dan Kabid Humas Polda Kepri. AKBP Hartono.

"Sekitar lima ratus personil, termasuk Brimob dibagi dalam lima tim untuk memberantas penyakit masyarakat ini," kata Karo Ops Polda Kepri Kombes Hadi Purnomo di lapangan Tumenggung Abdul Jamal Mukakuning usai melakukan kegiatan mengantisipasi penyakit masyarakat (pekat).

Hadi menyebutkan, operasi penyakit masyarakat ini akan terus berlanjut di sejumlah wilayah di Kota Batam. Pihaknya menggelarnya mulai dari Batuaji, Nagoya, Batam Centre, Nongsa. Sekupang belum dilakukan karena pada waktu bersamaan ada kecelakaan trailer.

"Khusus gelper yang tak berizin akan kita tindak dan akan kita lakukan penutupan. Dan ini merupakan bukti komitmen kepolisan untuk memberantas judi di Batam," pungkas Hadi.
Tidak tanggung-tanggung kegiatan yang dibuat oleh kepolisian ini. Begitu tegas dan jelas, langkah yang diambil. Hingga terkesan tidak ada satupun lokasi yang membuka usaha berbau judi yang berani untuk membukanya.

Dengan jumlah personil yang lumayan banyak tidak diragukan kegiatan ini. Selain itu, pejabat yang turut serta untuk menyukseskan agenda ini pun buka orang sembarangan. Seharusnya, masyarakat yakin dengan kegiatan itu sendiri.

Namun sayang, tidak semua lokasi menjadi target dari operasi yang tentunya membutuhkan dana yang besar. Dua lokasi di Harbourbay, misalnya. Lokasi ini tentu mengetahui kegiatan ini. Akan tetapi, tidak ada rasa takut, segan, gundah dan gemetaran terhadap kegiatan pihak kepolisian itu sendiri. Mereka tetap membuka usahanya dan mengumpulkan uang sebanyak-banyaknya.(hk/tim)


Menyoal Limbah B3 PT Asiatech Recylindo Batam

Sampel B3
BATAM HARI INI-PT Asiatech Recylindo (AR) diduga melakukan penampungan limbah berbahaya dan beracun (B3). Limbah ini kiriman dan salah satu galangan di Tanjunguncang.
Pantauan di lapangan, limbah yang ditampung oleh perusahaan ini mempunyai dampak yang sangat buruk terhadap lingkungan. Perusahaan yang berlokasi di Batam Centre ini tidak mengantongi surat atau dokumen apapun untuk menampung limbah.

Sumber Haluan Kepri mengatakan limbah yang ditampung oleh PT AR ini sangat berbahaya. Bahayanya limbah ini langsung dirasakan oleh narasumber ini. Setelah setahun ikut bergabung dalam perusahaan yang selalu tertutup tersebut, ia langsung mengalami penyakit kulit.

Jadi bisa dibayangkan, katanya, dampak limbah ini bagi masyarakat luas. Pasalnya, air rembesan dari limbah ini di buang melalui drainase yang ada dibelakang perusahaan. Dan air parit ini telah menyebar kemana-mana.

"Secara akal sehat, limbah ini sudah mencemari perairan di Batam. Dan tidak tertutup kemungkinan, limbah ini juga sudah mencemari warga yang menikmati keindahan pantai yang tercemar," ujar sumber yang setahun ikut bergabung dengan perusahaan ini.

Lebih jauh, sumber ini menjelaskan bahwa setiap hari perusahaan ini menerima limbah ini. Jika dikalkulasi, katanya, seminggu puluhan ton limbah yang masuk.

Untuk memasukan limbah ini, tambahnya, perusahaan bekerja sangat rapi. Dimana setiap lori, katanya, limbah yang diangkut dengan kemasan yang bersih sehingga tidak ada kesan mengangkut limbah. Dan untuk mensiasati agar air limbah tersebut yang diangkut tidak berceceran, maka perusahaan menggunakan serbuk kayu yang ditabur keliling bak lori.

Sementara itu, pemilik PT AR, berinisial Am tidak dapat dikonfirmasi. Soalnya, perusahaan penimbunan limbah tersebut tertutup. Padahal, Haluan Kepri mendengar ada aktivitas di dalam perusahaan.(hk/doz)

Revolusi Spiritual dalam Mengisi Kemerdekaan

Posting By Awaluddin Ahmad on Tuesday | Tuesday, August 26, 2014

Dr.H.M.Soerya Respationo, SH.MH.
OPINI ANDA - Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan (Al-Qur’an Surah ke-28 al-Qashash ayat 77).

Sejarah kemerdekaan Republik Indonesia yang setiap tanggal 17 Agustus kita rayakan, sesungguhnya adalah sejarah spiritual bangsa yang dimulai dari rangkaian revolusi besar yang bersifat kontinu, dari generasi ke generasi dan bersifat holistic, menyeluruh. Puncak kesadaran spiritual itu adalah merdekanya bangsa Indonesia melalui revolusi fisik. Di mana pengakuan atas kekuatan dan kesadaran spiritual itu dinyatakan dalam pembukaan UUD 1945 alinea ketiga yang menyatakan…….. Atas berkat rakhmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur, supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya.

Pengakuan ini menunjukkan bahwa para pemimpin bangsa di masa lalu lebih mementingkan kehidupan masa yang akan datang, masa depan bagi generasi penerus bangsa. Kemerdekaan yang mereka gapai tak lebih dari pencarian kebahagian negeri akhirat, dan kemerdekaan yang diraih adalah bahagian kehidupan dunia yang tidak mereka lupakan sebagai jalan meraih kebaikan. Sehingga hari ini, kepada para pejuang bangsa itu kita sangat menghormatinya sebagai para pahlawan bangsa yang telah berjasa secara nyata menanam benih-benih kebaikan itu.

Lalu, bagaimana kita mengisi kemerdekaan ini dengan sebaik-baiknya melalui jalan yang benar adalah sebuah pertanyaan yang setiap tahun hingga dalam benak usai ‘ritual’ perayaan kemerdekaan itu dilaksanakan. Tapi sebagi seorang muslim, maka saya akan melihatnya dari sudut pandang spiritual keagamaan, apalagi Indonesia adalah negara muslim terbesar dunia dengan jumlah masjid juga terbanyak di dunia. Secara fisik sekali lagi kita unggul.

Namun sayangnya, ketika penelitian dengan tema ”How Islamic are Islamic Countries” tentang seberapa jauh ajaran Islam dipahami dan memengaruhi perilaku masyarakat Islam yang dilakukan oleh Scheherazade S Rehman dan Hossein Askari dari The George Washington University, hasilnya justeru menempatkan Indonesia yang mayoritas penduduknya muslim berada pada urutan ke-140 dari 208 negara yang diteliti.

Sementara Selandia Baru berada di urutan pertama negara yang paling Islami, diikuti Luksemburg di urutan kedua. Anehnya keber-Islam-an 56 negara muslim yang menjadi anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), juga memiliki skor yang ‘buruk’ Malaysia (urutan ke-38), Kuwait (48), Uni Emirat Arab (66), Maroko (119), Arab Saudi (131). Selanjutnya, Pakistan (147), Yaman (198), dan terburuk adalah Somalia (206). Tapi negara barat dinilai mendekati ‘nilai-nilai Islam’ adalah Kanada di urutan ke-7, Inggris (8), Australia (9), dan Amerika Serikat (25).

Selandia Baru dalam kajian lembaga The Fund for Peace disebut sebagai salah satu negara paling stabil dan diperintah dengan sangat baik di dunia. Pada tahun 2011, negara ini menempati peringkat ke-5 dalam hal kekuatan lembaga-lembaga demokrasinya  dan peringkat pertama dalam hal transparansi pemerintahan dan paling tidak korup. Sementara Luksemburg, negara terkecil di Eropa berbatasan dengan Perancis, German dan Belgia, memiliki PDB per kapita tertinggi di dunia, sebesar US$ 87.955 (2005), ekonominya sangat stabil dengan tingkat pengangguran 4,4 persen dari seluruh angkatan kerjanya.

Scheherazade S Rehman dan Hossein Askari dalam penelitiannya menjadikan lima aspek indikator yang diambil dari Alquran dan hadis. Pertama, ajaran Islam mengenai hubungan seseorang dengan tuhan dan hubungan sesama manusia. Kedua, sistem ekonomi dan prinsip keadilan dalam politik serta kehidupan sosial. Ketiga, sistem perundang-undangan dan pemerintahan. Keempat, hak asasi manusia dan hak politik. Kelima, ajaran Islam berkaitan dengan hubungan internasional dan masyarakat non-muslim.

Meminjam bahasa Komarudin Hidayat, Kalau saja yang dijadikan indikator penelitian untuk menimbang keber-Islam-an masyarakat itu ditekankan pada aspek ritual-individual, saya yakin Indonesia akan menduduki peringkat pertama menggeser Selandia Baru. Jumlah yang pergi haji setiap tahun meningkat, selama Ramadan masjid penuh dan pengajian semarak di mana-mana. Tidak kurang dari 20 stasiun televisi di Indonesia setiap hari pasti menyiarkan dakwah agama. Terlebih lagi selama Ramadan, hotel pun diramaikan oleh tarawih bersama. Ditambah lagi yang namanya ormas dan parpol Islam yang terus bermunculan.’’ Namun, pertanyaan yang dimunculkan oleh Rehman dan Askari bukan semarak ritual, melainkan seberapa jauh ajaran Islam itu membentuk kesalehan sosial berdasarkan ajaran Alquran dan hadis?

Secara deskriptif, Komarudin Hidayat juga mengemukakan analisanya tentang sejumlah ustad dan kiai yang difasilitasi untuk melihat dari dekat kehidupan sosial di negeri Jepang. Setiba di Tanah Air, hampir semua mengakui bahwa kehidupan sosial di Jepang lebih mencerminkan nilai-nilai Islam ketimbang yang mereka jumpai, baik di Indonesia maupun di Timur Tengah. Masyarakat terbiasa antre, menjaga kebersihan, kejujuran, suka menolong, dan nilai-nilai Islam lain yang justru makin sulit ditemukan di Indonesia. Kesimpulan penelitian di atas tak jauh berbeda dari pengalaman dan pengakuan beberapa ustad dan kiai sepulang dari Jepang setelah kunjungan selama dua minggu di Negeri Sakura. Program ini sudah berlangsung enam tahun atas kerja sama Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Jakarta, dengan Kedutaan Besar Jepang di Jakarta.

Kita sudah merasa Islam jika sudah tuntas melaksanakan rukun-rukun Islam yakni syahadat, shalat, puasa, zakat, dan haji, dan cara kita beragama lebih senang dengan kesemarakan ritual yang hanya mengejar kesalehan individual. Islam kaffah yang kita pahami adalah sempurnanya melaksanakan ibadah ritual itu seolah mengabaikan kesalehan sosial.

Padahal dalam surat al-Ma’un ancaman ‘neraka’ justeru ditujukan kepada mereka yang lalai dalam salatnya karena mengabaikan hak-hak anak yatim dan kebutuhan fakir miskin. Padahal Rasulullah diutus ke muka bumi itu untuk menjadi rahmat bagi semesta alam, bukan hanya bagi diri sendiri; wama arsalnaaka illa rahmatan lil’alamin.

Misi rahmatan lil’alamin ini adalah misi yang akan membangun peradaban manusia ke puncak spiritualnya yang tertinggi, menjadikan manusia-manusia yang selalu berbuat kebaikan, manusia yang tidak berbuat kerusakan, yang menjadikan negerinya tempat yang nyaman, aman, adil dan sejahtera melalui pengembangan akhlak yang baik.

Oleh karena itu, dalam memaknai HUT ke-69 RI, saya mengajak kepada kita semua untuk melakukan revolusi dalam dimensi rohani kita, agar kita menjadi lebih peka terhadap persolan bangsa yang masih belum merdeka secara spiritual. ***

Gonjang Ganjing Rekening Gendut PNS

BATAM HARI INI - Mabes Polri mulai memeriksa sejumlah saksi terkait rekening gendut senilai Rp 1,3 triliun yang diduga milik salah seorang PNS di Pemko Batam.

“Ya, ada pemeriksaan oleh Mabes Polri, terkait rekening gendut itu. Pemeriksaan di unit cyber crime Polda Kepri. Yang diperiksa lebih dari satu orang,” beber Wadirkrimsus Polda Kepri AKBP Helmy Kwarta, Senin (25/8).

Helmy mengaku kurang mengetahui secara detail siapa saja yang diperiksa. Helmy juga enggan menjelaskan lebih detail terkait kasus itu.

Apalagi ketika disinggung apakah terperiksa tersebut adalah seorang pengusaha, yang juga kerabat dekat pemilik rekening gendut itu, Helmy tidak membantah namun ia mengatakan, “Itu urusan orang pusat, tidak tahu saya,” tukasnya. “Kita hanya memfasilitasi saja. Karena yang berwenang dalam pemeriksaan tersebut adalah Mabes Polri,” tambahnya.

Informasi di lapangan, Mabes Polri telah melaksanakan cegah tangkal (cekal) terhadap pengusaha tersebut.

Kepala Bidang Pendaratan dan Izin Masuk (Kabid Darinsuk) Imigrasi Batam Roy membenarkan ada beberapa nama yang diajukan kepolisian untuk dicekal. Namun siapa saja nama tersebut dia belum tahu. “Coba saya cek dulu ya mas ke kantor, atau coba tanya ke Wasdakim,” ujarnya.

Sementara Wasdakim Imigrasi Batam Rafli yang dihubungi mengaku pengusaha yang disebut-sebut ada kaitan dengan rekening gendung itu belum ada masuk untuk pencekalan. “Belum ada masuk, hingga saat ini,” singkatnya.(BP/cr3)

Pengusaha Batam Ahmad Mahbob Dicekal Imigrasi

Pengusaha Batam Ahmad Mahbob Dicekal Imigrasi
BATAM HARI INI - Ditjen Imigrasi telah mengeluarkan surat pencekalan bepergian ke luar negeri atas nama salah satu pengusaha terkenal asal Batam bernama Ahmad Mahbob.

Pencekalan ini telah dikeluarkan sejak beberapa waktu lalu. Keterangan ini diberikan oleh Kabid Wasdakim Batam, Rafli.
“Benar atas nama itu (Ahmad Mahbob,red) sudah masuk dalam sistem kami untuk dicekal,”kata Kasasdakim Imigrasi Batam, Rafli kepada batampos.co.id melalui sambungan telpon, siang tadi, Selasa (26/8).

Kabid Wasdakim, menjawab pertanyaan batampos.co.id terkait pencekalan terhadap mereka yang diduga terlibat kasus rekening gendut milik salah satu PNS Pemko Batam.

“Pencekalan itu kami lihat dari data yang masuk ke sistem kami,” kata Rafli lagi.

Menurut Rafli, permintaan cekal itu tidak bisa dicabut begitu saja oleh pihak-pihak lainnya. Tapi pencabutan secara lokal bisa saja dicabut apabila ada pihak berwenang dari kepolisian meminta pencabutan.

“Pencabutan bersifat insidentil, kalau kapolresta setempat meminta untuk pencabutan cekal sementara,”katanya.(BP/cr3)

Wakil Walikota Batam "Rudi, SE" Sosialisasi BPJS

Rudi, SE saat memberikan sosialisasi di Kantor Camat Batam Kota
BATAM HARI INI – Sebanyak 95 ribu warga di Kota Batam didaftarkan menjadi anggota BPJS Kesehatan secara gratis. Pengertian gratis di sini karena premi BPJS-nya dibayarkan oleh Pemerintah Kota Batam melalui anggaran belanja daerah.
Penerima bantuan ini adalah warga miskin yang sebelumnya terdaftar menjadi peserta Jaminan Kesehatan Daerah melalui surat keterangan tidak mampu (SKTM). Karena sistem yang baru, maka Pemko Batam mengumpulkan para penerima bantuan untuk sosialisasikan layanan BPJS Kesehatan tersebut.
Sosialisasi disejalankan dengan verifikasi calon peserta. Kegiatan ini dilaksanakan secara bergantian di tiap kecamatan. Dan kecamatan pertama yang mendapat kesempatan sosialisasi serta verifikasi yaitu Batam Kota.
Wakil Walikota Batam, Rudi mengatakan verifikasi ini perlu dilakukan agar bantuan dari pemerintah bisa diterima orang yang tepat.
“Saya sebagai ketua pengentasan kemiskinan diberi tugas untuk membantu orang miskin. Banyak sekali orang tidak mampu yang kita bantu. Tapi datanya saya yakin tak akurat. Seperti raskin, orang kaya ada dapat raskin juga. Dan hari ini untuk BPJS, saya yakin di dalamnya ini ada orang kaya. Dan saya yakin ada orang miskin yang tak masuk,” kata Rudi saat sosialisasi dan verifikasi di Kecamatan Batam Kota, Senin (25/8).
“Karena itulah saya kumpulkan Bapak Ibu hari ini. Kalau ada warga yang belum masuk, saya mohon daftarkan ke kelurahan. Masih ada waktu satu minggu,” sambungnya.
Menurut Rudi anggaran untuk membayar premi BPJS Kesehatan bagi warga miskin ini sudah disiapkan Pemko Batam. Jika proses verifikasi selesai, dan datanya dituangkan dalam SK Walikota, dananya bisa segera dibayarkan ke BPJS.
“Uangnya sudah ada, sudah kami siapkan. Tinggal kami bayarkan ke BPJS. Nanti Bapak Ibu sudah bisa berobat free di seluruh puskesmas. Kalau puskesmas tak mampu baru dirujuk ke delapan RS yang bekerjasama dengan BPJS,” ujarnya.
Rumah sakit yang menjadi rujukan yaitu RSUD Embung Fatimah, RSOB-BP Batam, RS Budi Kemuliaan, RS Harapan Bunda, RS Camatha Sahidya, RS Awal Bros, RS Aini, dan RS Nurul Diniyah.
Kepala Kantor Cabang BPJS Kesehatan Kota Batam, Fahrur Rozi mengatakan kegiatan sosialisasi dan verifikasi ini dilaksanakan dalam rangka integrasi kepesertaan Jamkesda kepada BPJS Kesehatan. Ia membenarkan bahwa perlu dilakukan pendataan yang lebih valid. Dan proses pendataan ini butuh waktu yang lama.
Setelah selesai verifikasi, datanya akan di-SK-kan oleh Walikota. Dan data inilah yang akan diserahkan ke BPJS untuk kemudian diterbitkan kartu kepesertaannya.
“Kami ucapkan terimakasih atas kepercayaan yang diberikan Pemko Batam untuk mengintegrasikan peserta Jamkesda ke BPJS Kesehatan. Inilah kontribusi Pemko pada masyarakatnya. Perlu kita hargai dan apresiasi,” kata Fahrur Rozi.
Camat Batam Kota, Ridwan Affandi mengatakan kegiatan sosialisasi dan verifikasi BPJS Kesehatan di Batam Kota dibagi menjadi dua tahap. Pertama untuk tiga kelurahan yaitu Teluk Tering, Taman Baloi, dan Sukajadi, yang diadakan Senin pagi. Tahap kedua pada siang harinya untuk Kelurahan Belian, Baloi Permai, dan Sungai Panas.
Berikut ini data penerima bantuan BPJS Kesehatan di Kecamatan Batam Kota berdasarkan kelurahannya.
1. Teluk Tering : 961 jiwa, 353 Kepala Keluarga (KK)
2. Sukajadi : 110 jiwa, 42 KK
3. Taman Baloi : 2414 jiwa, 727 KK
4. Belian : 808 jiwa, 249 KK
5. Baloi Permai : 1943 jiwa, 763 KK
6. Sei Panas : 1846 jiwa, 354 KK
Total : 8082 jiwa, 2488 KK

Info Media Center Batam

Solar Sudah Langkah Di Batam

Sopir Angkot Keluhkan Kelangkaan Solar
BATAM HARI INI - Sejumlah sopir angkutan kota (angkot) jurusan Batuaji- Nagoya mengeluhkan kelangkaan solar yang terjadi di hampir semua SPBU di kawasan itu. Kelangkaan itu  menyebabkan mereka tak bisa jalan mencari calon penumpang.
Bahkan, SPBU yang menyediakan sedikit stok solar membuat antrian panjang hingga berjam-jam menunggu untuk mendapatkan solar tersebut. Belum lagi, ulah para pelangsir yang kerap memadati SPBU Batuaji - Sagulung.

" Yang membuat para sopir angkot itu marah adalah ketika mereka sudah capek-capek mengantre, pas tiba gilirannya solar pun keburu habis, " kata Hombing, kemarin.

Ia menyebutkan, antrean panjang kendaraan pengguna solar yang terjadi sejak pagi hari hingga sore hari tak membuat dirinya mudah mendapatkan solar.  Solar mudah didapatkan ketika stok yang tersedia mencukupi, tapi saat langka maka solar tak bisa didapatkan.

Ungkapan senada juga disampaikan Simajuntak. Dia mengakui kelangkaan solar yang terjadi akibat  seringnya pelangsir solar antre di SPBU.

" Antrean kendaraan yang ingin mendapatkan solar sudah biasa, namun tidak separah saat ini. Apalagi ada isu bahwa subsidi solar akan dihapuskan," katanya.

Para sopir angkutan pun berharap, kalau memang solar naik, agar naikkan saja, jangan hanya membuat isu-isu kemudian solar susah didapat dan justru lebih merugikan.

" Kalau mau naikkan harga, dinaikkan saja, tapi jangan sampai persulit sampai antri begini, jangan dipersulit seperti ini. Pertamina mestinya memberikan informasi soal ini," jelasnya

Pantauan Haluan Kepri di dua SPBU terlihat antrean panjang sampai puluhan kendaraan. SPBU yang tidak ada antrean kendaraan karena solarnya sudah habis.

Sales Representative (SR) Pertamina Wilayah Kepri di Batam Tri Yudha Nurmansyah mengatakan,  Pertamina akan mengurangi volume penyaluran ke semua lembaga penyalurnya, temasuk SPBU, APMS, SPDN dan SPBB dari rata rata penyaluran tahun 2014 di Kepri.

Pengaturan volume ini diambil terkait penyaluran BBM tidak boleh melebihi kuota yang telah tetapkan oleh pemerintah. "  Pengaturan volume penyaluran ke semua lembaga penyalur Pertamina di Kepri yaitu SPBU, APMS, SPDN, dan SPBB akan dikurangi seperti Premium sebesar kurang lebih 5 persen dari rata2 penyaluran thn 2014 dan solar kurang lebih 10 persen dari rata-rata penyaluran 2014, " katanya, Senin (25/8).

Sebelumnya, BBM subsidi untuk wilayah Kepri di tahun 2014  kuotanya sebelum adanya APBN-P yakni, Premium 403.447 KL, Solar 196.234 KL dan Minyak tanah sebesar 25.498 KL.

" Sementara realisasi penyaluran yang dilakukan Pertamina pada bulan Januari hingga bulan Juni 2014 yaitu Premium sebesar 180.649 KL (under 10%), Solar sebesar 117.208 KL (over 20 persen) dan Minyak tanah sebesar 13.684 KL (pas dgn kuota), maka dari itu pemerintah tidak akan menambah lagi dari kouta yang ditetapkan, " ujarnya.

Dan, dengan adanya pengurangan kuota BBM subsidi di APBN-P 2014, dan sudah diputuskan, Yhuda menerangkan, bahwa penyaluran BBM bersubsidi tidak boleh melebihi kuota yg sudah ditetapkan, maka Pertamina mengambil beberapa langkah salah satunya dengan mengatur volume penyaluran BBM bersubsidi setiap harinya sehingga kuota baru yg sudah ditentukan bisa cukup sampai akhir tahun.

Yhuda juga menambahkan, dengan dilakukannya pengurangan BBM, Pertamina akan menjamin tidak akan ada kelangkaan BBM.

" Kami menjamin bahwa tidak akan terjadi kelangkaan BBM, karena BBM non subsidi akan terus tersedia di semua lembaga penyalur. Hanya saja BBM yg bersubsidi yg ada di lembaga penyalur akan terbatas, " katanya. (hk/ded/cw88)

Hati-Hati, Pelansir Solar di Batam Bawa Samurai

Hasil Razia Polisi, Pelangsir Solar Bawa Samurai
BATAM HARI INI - Polisi Sektor (Polsek) Sekupang, Kota Batam mengamankan sebilah samurai dari sebuah mobil pelangsir solar yang kedapatan sedang mengantre di SPBU milik Ida Pasaribu, Kelurahan Seiharapan, Kecamatan Sekupang, Senin (25/8).
Sayangnya, polisi gagal menginterogasi sang sopir karena yang bersangkutan berhasil kabur.
"Kita temukan sebilah samurai dari dalam mobil itu. Kita bukan melepas mobil pelansir itu, tapi dia kabur saat anggota kita melakukan pemeriksaan dokumen mobil dan mengecek pelansir yang lain,," kata Iptu Syamsulrizal Sani, Wakapolsek Sekupang yang memimpin razia.

Diterangkan Syamsurizal, pelangsir yang berhasil kabur itu beroperasi menggunakan mobil taksi jenis sedan Toyota Corona warna putih dengan nomor polisi BP 1158 UX.

"Sopir dan mobil pelangsir yang berhasil kabur itu akan kita incar. Nanti kalau mobil dan pemilik samurai ini dapat, akan kita kasih tau rekan media," janji Syamsulrizal.

Informasi yang didengar di SPBU tersebut, mobil pelangsir itu milik oknum anggota TNI. Sopir mobil tersebut bernama Asman.

Dalam razia itu, polisi hanya berhasil mengamankan sebilah samurai. Polisi tidak menemukan mobil-mobil pelangsir yang lain.

"Kita sempat memeriksa pengendara motor BP 4327 EP beserta 6 jerigen kosong. Tapi, setelah yang bersangkutan menunjukkan surat dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan, maka kita lepas kembali," ujar Syamsulrizal.

Sementara itu, Kapolsek Sekupang Kompol Rimsyahtono ditemui di kantornya mengatakan, razia yang dilakukan bawahannya itu dalam rangka penertiban lalulintas (Cipta Kondisi) dan menindaklanjuti laporan masyarakat tentang maraknya penyeleweng BBM solar bersubsidi.

"Razia Cipta Kondisi ini akan kita gelar selama dua minggu ke depan. Tujuannya, untuk menciptakan rasa aman di lingkungan masyarakat, tertib lalulintas serta berupaya mencegah kegiatan pelangsir yang semakin merajalela," kata Rimsyahtono.

Mantan Kasat Reskrim Polres Tanjungbalai Karimun ini menjelaskan, polisi melakukan razia  demi kenyamanan masyarakat.

"Masyarakat sudah merasa sangat terganggu dengan maraknya kegiatan geng motor serta dengan ulah para pelaku pelangsir solar yang semakin hari semakin marak. Mudah-mudahan pemerintah kita ini bisa mencarikan solusi atas permasalahan ini, sehingga kegiatan pelangsir solar bisa terselesaikan dengan baik," ujar Rimsyahtono, yang baru menjabat dua minggu sebagai Kapolsek Sekupang menggantikan Kompol Robertus B Herry.

Segel Dua Gudang Solar

Di tempat berbeda, tim penertiban yang terdiri dari jajaran Polda Kepri bersama TNI dan Disperindag Kota Batam, diam-diam melakukan pengintaian ke sejumlah lokasi yang diduga sebagai tempat penimbunan solar bersubsidi. Hasilnya, tim tersebut menyegel sebuah gudang (As Scrap) di kawasan Batuaji dan sebuah gudang yang berlokasi di Simpang Tobing. Gudang-gudang yang diduga dijadikan sebagai penyimpanan solar itu disebut-sebut milik oknum anggota TNI.   

Proses penyegelan gudang tersebut dilakukan sekitar pukul 16.00 WIB, kemarin. Pekerja di dua gudang itu hanya pasrah melihat tim penertiban memasang garis polisi di sebua bunker kosong. (hk/vnr)

Fauzi Bahar Berniat Renangi Batam-Singapura

Fauzi Bahar
BATAM NANTI - Kandidat Calon Wakil Gubernur Kepulauan Riau, DR Fauzi Bahar M.Si berniat merenangi laut Batam-Singapura atau Selat Philip.
Niat itu terbersit saat kunjungan dirinya melihat lokasi kampus Politeknik Pariwisata di Tiban yang akan dibangun oleh anggota DPR RI, Asman Abnur.
"Beberapa waktu lalu saya ketemu dengan Pak Asman. Saya diajak mengunjungi kampus Politeknik Pariwisata yang tengah dibangunnya. Dari lahan kampus yang terletak di bukit, Singapura terlihat jelas. Di sanalah saya terbersit ingin merenangi laut tersebut. Insya Allah saya sanggup," ungkap Fauzi dalam Halal bi Halal, Ikatan Keluarga Pesisir Selatan, Minggu (24/8) di Golden View Hotel, Bengkong.

Halal bi halal dihadiri Kepala Kesatuan Pembangunan Perlindungan Masyarakat, Rudolf Napitupulu, Ketua IKPS, Iskandar, Ketua IKSB Batam, Erwin Ismail, Ketua Gema Minang Batam, Yuhendri, Ketua Tim Pemenangan Fauzi Bahar, Iskandar Yakoeb, anggota DPRD Kepri, Alex Guspeneldi, calon DPRD Batam terpilih, Erizal Kurai dan tokoh Sumatera Barat lainnya.

Fauzi mengaku, keinginan ingin merenangi Batam-Singapura karena memang dirinya tipekal seorang petualang. Selama berkarir di Marinir, menjadi pasukan katak, dirinya pernah menaklukkan Selat Sunda dan Selat Madura. Disampingi itu, dirinya juga pernah mengayuh kanu dari Lampung ke Jakarta selama tujuh hari.

"Boleh dibilang suka tantanganlah. Makanya ketika bicara rencana maju sebagai Calon Wakil Gubernur Kepri, saya tidak setengah-tengah. Saya serius," tegasnya.

Fauzi pun dalam kesempatan memaparkan latar belakang dan niatnya untuk maju sebagai Wakil Gubernur Kepri. Pertama katanya, niat itu terdorong oleh permintaan pihak istrinya yang kebetulan orang Melayu Kepri. Selain itu, dirinya juga pernah bertugas cukup lama di Kepulauan Riau di saat jadi Marinir.

Disamping itu kata Fauzi Bahar, dirinya melihat potensi Sumber Daya Alam Kepri sangat luar biasa, terutama potensi maritimnya. Ibarat seorang anak gadis, Kepri ini sebenarnya gadis yang sudah cantik. Tanpa didandani, sudah cantik, apalagi didandani.

"Potensi ini yang mendorong saya untuk turun berkonstribusi di Kepri. Makanya semangat dari pesan, jangan tanyakan apa yang diberikan Kepri kepada Anda, tapi apa yang Anda akan berikan ke Kepri terus menjadi cemati bagi perjuangan saya menu ju Kepri 2," bebernya.

Disinggung tentang sejauhmana lobi-lobi politik? Fauzi memberi sinyal jika dirinya sudah melakukan komunikasi politik dengan sejumlah partai. "Ya seperti PAN, Gerindra, PPP dan Partai Demokrat," sebutnya. (HK/fur)

BATAM TEMPOE DOLOE

More on this category »

BATAM HARI ESOK

More on this category »

BATAM NANTI

More on this category »

OPINI ANDA

More on this category »

INFO PEMKO BATAM

More on this category »

INFO DPRD KOTA BATAM

More on this category »

INFO BP BATAM

More on this category »

INFO WALIKOTA BATAM

More on this category »

INFO WAKIL WALIKOTA BATAM

More on this category »

POLITIK BATAM

More on this category »

Kunjungi Laman Media Center Batam

Info Tribun Batam

BERITA NASIONAL

More on this category »
 
About Admin : My Facebook | My Twitter | PLH Indonesia| shoping aulia| My Profil
Copyright © 2011. Batam Hari Ini, Esok & Nanti - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger