Headlines News :

BATAM HARI INI

Barang Antik di Batam pun Dijarah

Posting By awaluddin ahmad on Friday, 25 April 2014 | 4/25/2014 04:16:00 pm

BATAM HARI INI – Aksi penjarahan benda antik yang tenggelam di perairan Kepri ternyata marak. Bulan lalu, Polisi Khusus Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (Polsus PWP3K) di bawah naungan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menangkap KM Penyu di kawasan perairan Pulau Numbing, Bintan. Setelah diperiksa, ternyata kapal tersebut mengangkut 3.680 keping keramik dari zaman dinasti Tiongkok yang termasuk benda berharga asal muatan kapal yang tenggelam atau BMKT.

Selain ribuan keramik berupa guci dan mangkuk utuh, juga ada 327 keping keramik lain dalam bentuk pecahan. KKP, kata Syahrin, akan mendatangkan pakar untuk menyelidiki umur dan nilainya BMKT tersebut.

Harta-Karun-6-F-Cecep-Mulyana”Benda ini banyak yang masih utuh. Kalau melihat banyak utuh, yang mengangkatnya pasti sudah punya pengalaman dan pintar. Karena pengangkatan dari dasar laut akan banyak yang pecah, karena setiap enam meter akan dipengaruhi tekanan,” kata Syahrin Abdurrahman, Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) di Rempang, Kamis (24/4) sore.

KM Penyu yang mengangkut ribuan keramik itu kemudian ditahan karena tak punya izin. Sembilan awak kapal dijadikan tersangka. “Kami sudah mengamankan kapalnya. ABK-nya merupakan orang Indonesia dan sudah kita ditetapkan sebagai tersangka,” tegasnya.
Benda-benda antik yang tertimbun di laut Indonesia, kata Syahrin, merupakan salah satu sumber daya di laut yang memiliki nilai sejarah, budaya, ilmu pengetahuan dan nilai ekonomi yang tinggi.

Rata-rata benda berharga yang diamankan itu berbentuk guci, tempayan, dan mangkuk.

“Kita masih diskusikan benda ini mau diapakan. Yang kita inginkan barang ini bermanfaat bagi negara, seperti mengisi barang di museum. Apalagi nilai jualnya mahal yang bisa masuk ke dana APBN,” ujarnya.

Saat ini, kata Syahrin, sudah banyak benda yang sama berhasil diamankan. Namun, PSDKP terkendala karena hanya memiliki empat kapal yang mampu menjangkau  pulau-pulau kecil. “Secara keseluruhan ada 27 kapal. Tapi yang memiliki kemampuan hanya empat,” terangnya.

Syahrin menambahkan secara keseluruhan ada 463 titik yang merupakan lokasi tenggelamnya kapal, dan semuanya sudah dalam pengawasan kapal patroli. Dan hanya 10 persen yang berhasil diamankan.

“Untuk Kepri, tercatat 7-8 titik, seperti di Bintan dan salah satunya pada kapal yang kita amankan sekarang,” tutupnya. (cBatampos/r5)

Dukunglah Konversi BBM ke Gas untuk Kendaraan di Batam

Walikota Batam "Ahmad Dahlan"
BATAM HARI INI – Program konversi Bahan Bakar Minyak (BBM) ke Bahan Bakar Gas (BBG) yang saat ini terus digalakkan pemerintah pusat melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) diharapkan penuh dengan perencanaan yang matang, sistematis, dan terukur, sehingga benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Batam, Ahmad Dahlan saat menerima kunjungan Staf Ahli Menteri ESDM Bidang Kelembagaan dan Perencanaan Strategis Kementerian ESDM, IGN Wiratmaja, beserta rombongan di Kantor Wali Kota Batam, Kamis (24/4).

bbmMenurut Dahlan, Pemerintah Kota (Pemko) Batam sangat mendukung program ini mengingat ketersedian energi minyak yang semakin menip. Namun dalam hal ini masyarakat perlu diyakinkan bahwa kali ini program konversi BBM ke BBG untuk kendaraan bakal sukses dan pasokan gas akan terjamin.

Dia mengatakan, regulasi yang sering berubah dari pusat juga menjadi faktor kendala, sehingga setiap program yang dijalankan di daerah menjadi kurang maksimal bahkan sampai berhenti.

”Jangan sampai kita launching programnya, justru gasnya gak ada. Padahal masyarakat sudah mengkonversi kendaraannya,” kata Wako.

Dahlan juga menjelaskan pasar di Batam cukup besar, ini terlihat dari angka pertumbuhan penduduk dan jumlah kendaraan yang ada di Batam. Untuk itu, Wako kembali meminta perhatian khusus dari pihak Kementerian ESDM dan BUMN seperti Perusahaan Gas Negara (PGN) dalam keseriusannya menggarap program ini.

”Gas ini di daerah bisa dikatakan barang baru. Masyarakat Batam yang konsumtif dengan mobilitas yang tinggi sangat cepat menyambut setiap  kebijakan baru. Namun apabila ada masalah, maka masyarakat juga akan cepat bereaksi. Ini yang harus dicermati terutama soal ketersediaan pasokan gas,” ujar Dahlan.

Sementara itu, Staf Ahli Menteri ESDM, IGN Wiratmaja yang datang bersama Direktur Komersial PGN, Achmad Rifai menjelaskan, pemerintah pusat berjanji mempercepat program diversifikasi energi, dari penggunaan BBM ke BBG atau konversi BBM ke BBG.
Wiratmaja menambahkan, saat ini harus serius berpindah ke gas karena beberapa hal, pertama karena harga gas lebih murah daripada minyak. Kedua gas produksi dalam negeri dan jumlahnya banyak, ketiga, gas lebih ramah lingkungan.

Menurutnya peran serta pemerintah daerah sangat diperlukan untuk percepatan program konversi ini agar segera terealisasi. Peran tersebut antara lain mendukungan pemberian izin pembangunan infrastruktur dan fasilitas Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG). Mengeluarkan regulasi mewajibkan kendaraan umum (taksi, angkutan kota) dan kendaraan dinas menggunakan BBG, serta sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat Kota Batam mengenai program ini. (bp/hgt)

Menyoal Rekening Gendut PNS Pemko

BATAM HARI INI -- Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menduga adanya transaksi mencurigakan pada rekening salah satu oknum pegawai negeri sipil (PNS) di lingkup Pemko Batam pascatertangkapnya warga negara Singapura bernama Zulkifli pekan lalu di pelabuhan internasional Batam center.

Zulkifli kedapat membawa duit tunai sebesar Rp4,5 miliar tanpa izin. Uang ini ada kaitannya dengan oknum PNS Pemko Batam tersebut.

Adanya dugaan rekening gendut milik oknum PNS ini mendapat perhatian khusus dari DPRD Batam. Salah satunya dari anggota Komisi I bidang hukum dan pemerintahan Helmy Hemilton.

Kepada Batam Pos kemarin (25/4), Helmy minta aparat penegak hukum terutama polisi dan PPATK untuk mengusut tuntas masalah kepemilikan rekening gendut ini.

“Kami harap aparat penegak hukum bisa telusuri dan ungkap ini. Kan aneh kalau seorang PNS punya uang di dalam rekeningnya secara tidak wajar. Berapa sih gaji PNS?,” imbuh Helmy Hemilton.

Menurut alumni HMI ini, penegak hukum wajib menelusuri aliran dana dalam rekening oknum PNS tersebut.

“Ya biar publik tahu bahwa dana itu dari siapa san dan untuk apa saja dipergunakan. Kami minta diusut tuntas,” ujar politisi Partai Demokrat ini.

Masih kata dia, tidak tertutup kemungkinan bahwa rekening gendut milik oknum PNS ini adalah hasil money laundry (pencucian uang,red). “Bisa saja ini hasil money laundry,” katanya.

Pemko Batam juga diminta Helmy Hemilton untuk membantu menelusuri dan memberikan sanksi tegas kepada oknum PNS tersebut jika terbukti memiliki rekening tidak wajar sebagai seorang PNS.

“Kalau terbukti ada unsur pidananya, maka harus diberikan sanksi tegas bahan dipecat,” tegas magister hukum Uniba ini.

Oknum PNS ini diduga memiliki rekening gendut berisi ratusan miliar rupiah. Bahkan dalam lima tahun terakhir, oknum PNS ini telah melakukan transaksi sebesar Rp 1,3 triliun. Dimana dalam satu hari PNS ini bisa melakukan transaksi di rekening tersebut Rp 10 miliar.

Wakil Wali Kota Batam, Rudi terlihat sangat kaget ketika mendengar informasi dugaan salah satu PNS Pemko mempunyai rekening gendut. Bahkan ia mengaku belum mendapat laporan dari bawahannya atas informasi tersebut.

Menurut Rudi, sejatinya seorang PNS tidak mungkin mempunyai isi rekening miliaran rupiah apalagi memiliki transaksi hingga triliunan rupiah.

“Ini merupakan hal yang janggal. Kalau dia punya uang sebanyak itu, kenapa tak berhenti jadi pegawai. Karena gaji pegawai jauh dari angka itu,” terang Rudi.

Dilanjutkanya, jika memang ada PNS Batam yang memiliki isi rekening sebanyak itu, seharusnya aparat keamanan bisa langsung memenjarakanya.

Diberitakan sebelumnya, PPATK yang sebelumnya sudah menemukan adanya transaksi janggal seorang PNS di Batam yang besarnya hingga  Rp 1,3 triliun. PPATK menduga, Zulkifli (WN Singapura,red) berbisnis dengan PNS Pemko Batam tersebut.

Kepala PPATK Muhammad Yusuf mengatakan, transaksi harian dalam rekening PNS tersebut bernilai ratusan juta hingga belasan miliar rupiah.

“Rekening ini sangat tidak lazim dan terindikasi mencurigakan,” ujar Yusuf beberapa waktu lalu.

Rekening milik PNS itu, kata Yusuf, diduga terkait dengan bisnis penyelundupan bahan bakar minyak (BBM) dan penyelundupan imigran gelap di daerah perbatasan.(Batampos/spt)

Menanti Program Konversi BBM ke BBG di Batam

BATAM HARI INI - Program konversi Bahan Bakar Minyak (BBM) ke Bahan Bakar Gas (BBG) yang saat ini terus digulirkan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), diharapkan penuh dengan perencanaan yang matang, sistematis dan terukur sehingga benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Walikota Batam, Ahmad Dahlan saat menerima kunjungan Staf Ahli Menteri ESDM Bidang Kelembagaan dan Perencanaan Strategis kementerian ESDM beserta rombongan di Kantor Walikota Batam, Kamis (24/4/2014).

Menurut Wako, Pemko Batam sangat mendukung program ini mengingat ketersedian energi minyak yang semakin menipis, namun dalam hal ini masyarakat perlu diyakinkan bahwa kali ini program konversi BBM ke BBG untuk kendaraan bakal sukses dan pasokan gas akan terjamin.

Regulasi yang sering berubah dari pusat juga menjadi kendala sehingga setiap program yang dijalankan di daerah menjadi kurang maksimal, dan bahkan sampai berhenti. "Jangan sampai kita launching programnya, justru gasnya gak ada. Padahal masyarakat sudah mengkonversi kendaraannya," tutur Dahlan.

Ahmad Dahlan juga menjelaskan, pasar di Batam cukup besar, yang terlihat dari angka pertumbuhan penduduk dan jumlah kendaraan yang ada di Batam. Untuk itu Wako kembali meminta perhatian khusus dari pihak Kementerian ESDM dan BUMN, seperti Perusahaan Gas Negara (PGN) dalam keseriusannya menggarap program ini.

"Gas ini di daerah bisa dikatakan barang baru. Masyarakat Batam yang konsumtif dengan mobilitas yang tinggi sangat cepat menyambut setiap kebijakan baru. Namun, apabila ada masalah, maka masyarakat juga akan cepat bereaksi. Ini yang harus dicermati, terutama soal ketersediaan pasokan gas," ungkap Dahlan.

Sementara itu Staf Ahli Menteri ESDM, IGN Wiratmaja, yang datang bersama Direktur Komersial PGN, Achmad Rifai, mengatakan, Pemerintah Pusat berjanji mempercepat program diversifikasi energi, dari penggunaan bahan bakar minyak (BBM) ke bahan bakar gas (BBG) atau konversi BBM ke BBG.

Wiratmaja menambahkan, saat ini pemerintah harus serius berpindah ke gas karena beberapa hal, antara lain harga gas lebih murah daripada minyak. Kedua, gas produksi dalam negeri dan jumlahnya banyak. Dan ketiga, gas lebih ramah lingkungan.  

Menurutnya, peran serta pemerintah daerah sangat diperlukan dalam rangka percepatan program konversi tersebut agar segera terealisasi. Peran tersebut antara lain mendukung pemberian izin pembanguan infrastruktur dan fasilitas Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG), mengeluarkan regulasi mewajibkan kendaraan umum (taksi, angkutan kota) & kendaraan dinas menggunakan BBG, serta sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat Kota Batam mengenai program konversi.

Secara infrastruktur jaringan pipa gas, Batam dapat dijadikan daerah konversi BBM ke Gas 'Role Model'. Terkait dengan itu, PGN saat ini melakukan perluasan jaringan di Batam, antara lain Kontruksi Ruas Panaran - Tanjung Uncang, dan Konstruksi ruas Baloi - Batu Ampar.

PGN pada tahun ini berencana membangun SPBG yang pertama di Batam, dengan mengambil lokasi di Batam Centre. Selanjutnya pembangunan SPBG di Simpang Base Camp Tanjunguncang dan di Seraya, Batu Ampar.

"Di Batam Centre, lokasinya di dekat kantor PGN. Apabila bulan Mei sudah bisa mulai pembangunan, pada bulan September sudah dapat difungsikan. Alat kompresornya-pun sudah tersedia untuk di Batam," jelas Direktur Komersial PGN.

Editor: Redaksi/Batamtoday

Polemik Penghitungan Ulang Surat Suara Kecamatan Bengkong

Suasana perhitungan ulang surat suara di Kec. Bengkong
BATAM HARI INI - Perhitungan ulang surat suara dari Kecamatan Bengkong yang digelar KPU Batam tiba-tiba dihentikan, dan ditunda sampai batas waktu yang tidak ditentukan, Kamis (24/4/2014) sekitar pukul 16.20 WIB.

Ketua KPU Batam, M. Syahdan yang mencabut skorsing dan membuka kembali pleno, langsung mengumumkan bahawa perhitungan ulang surat suara yang sudah sempat digelar dihentikan dan ditunda tanpa batas yang tidak ditentukan.

Hal ini, lanjut Syahdan, dalam pengumuman yang dibuatnya merupakan hasil rapat antara Komisioner KPU dengan Panwaslu Batam. Sontak, para saksi langsung meneriaki supaya dilakukan pemilihan ulang.

"Perhitungan surat suara saya hentikan dan ditunda. Ini hasil rapat KPU dengan Panwaslu Batam," kata dia.

Semua Komisioner KPU dan Panwaslu Batam yang meninggalkan ruang perhitungan enggan memberikan penjelasan terkait penundaan perhitungan ulang surat suara tersebut. Dengan penuh pengawalan, mereka melenggang meninggalkan ruang pleno perhitungan menuju ruangan lain yang masih ada di komplek yang sama.

Di tempat terpisah, Yosdianto, saksi dari Partai Bulan Bintang, mengatakan keputusan yang diambil KPU dan Panwaslu Batam untuk menghentikan dan menunda perhitungan surat suara merupakan bukti gagalnya penyelenggara melakukan Pemilu di Batam.

"Ini bukti gagalnya KPU Batam dan jajarannya melaksanakan Pemilu di Batam. Sudah seharusnya dilakukan pemilihan ulang untuk tingkat DPRD Kota se-Kota Batam," kata dia, yang diamini beberapa saksi lainnya.

Editor: Dodo/Batamtoday

Mungkinkah Penghitungan Suara Ulang di KPU Batam?

Bosar Hasibuan, Mabincab PMII Batam.
BATAM HARI INI - Aliansi Aktivis Mahasiswa dan Pemuda untuk pemilu bersih dan jujur memberikan pernyataan sikap atas perkembangan situasi pelaksanaan pemilu 2014 Kota Batam yang ditengarai banyak terjadi pelanggaran dan kecurangan sebagaimana laporan Panwaslu.

Ketua Pemuda Muhammadiyah, Maharuddin mengatakan bahwa Pemilu terdapat banyak pelanggaran ataupun kecurangan-kecurangan. Untuk membuat pemilu yang adil, damai dan jujur maka sebaiknya dilakukan penghitungan ulang kertas suara.

"Kita tidak mementingkan kelompok tertentu. Melainkan memberikan sumbangsih pemikiran menjadikan pemilu yang adil, damai dan jujur," kata Maharuddin kepada wartawan, Jumat (25/4/2014).

"Kita mendukung Panwaslu Batam untuk melakukan penghitungan ulang di Belian dan Baloi Permai. Kalau ada intervensi proses pelaksanaan pemilu, itu merupakan kesalahan yang fatal," sebutnya.

Senada dikatakan Oki dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kepri yang menyayangkan banyaknya dugaan kecurangan-kecurangan hampir di semua PPS di Batam, termasuk di Kelurahan Baloi Permai dan Kelurahan Belian.

"Harapan kita Pemilu di Batam tidak cacatlah. Kalau dibiarkan, Pemilu kedepan akan lebih banyak kesalahan-kesalahan," kata Oki.

Di tempat yang sama, Bosar Hasibuan, Mabincab PMII Batam menyebut mereka prihatin terhadap pemilu terindikasi banyak terjadi kecurangan.

"Bahwa kita mendukung sepenuhnya Panwas yang merekomendasi penghitungan surat suara ulang di KPU. Karena Panwaslu berdiri berdasarkan UU maka kalau tidak diindahkan, akan cacat secara hukum," tegasnya.

"Kita akan buat aksi solidaritas, mendukung KPU dan Panwaslu menjalankan fungsinya," kata Bosar.

Editor: Dodo/Batamtoday

Pelansir Solar Semakin Merajalela di Batam

Antrian panjang di SPBU Batam
BATAM HARI INI - Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar bersubsidi di sejumlah SPBU Batam mengalami kelangkaan. Hal ini diduga akibat keberadaan gudang penimbunan solar ilegal yang kian menjamur di Batam.

Sejumlah SPBU yang terletak di wilayah Sagulung dan Batuaji, Jumat (25/4/2014) pagi dipadati mobil-mobil pengguna BBM solar. Antrian yang mengular sampai ke bahu jalan itu didominasi mobil yang terindikasi pelangsir atau pencoleng solar.

Mobil terindikasi pencoleng solar itu sebagian besar menggunakan tangki modifikasi, dan ada juga yang menggunakan modus membawa jerigen sampai belasan unit.

Kendati Pertamina Cabang Kepri sudah mengeluarkan Kartu Survei Bio Solar guna membatasi penggunaan BBM solar bersubsidi di Batam, ternyata tak juga bisa mengurangi upaya penyelewengan di sejumlah SPBU. Bahkan, keberadaan Kartu Survei Bio Solar tersebut seakan menjadi payung hukum bagi para pencoleng solar.

Pasalnya, tak jarang para pelangsir solar itu bisa memiliki tiga sampai lima kartu untuk satu mobil. Bahkan ada juga yang memiliki lebih dari 10 Kartu Survei Bio Solar untuk satu mobil yang digunakan melangsir solar bersubsidi tersebut ke gudang-gudang penimbunan.

Informasi yang diperoleh BATAMTODAY.COM dari sejumlah sopir pelangsir solar, Kartu Survei Bio Solar yang dikeluarkan Pertamina itu dengan sangat mudah mereka dapatkan, asal memiliki kedekatan dengan pengelola SPBU. Memang, Kartu Survei Bio Solar itu membatasi penggunaan satu hari hanya 30 liter, tetapi jika satu mobil memiliki 10 kartu, artinya satu mobil pelansir dapat mengisi BBM solar sampai dengan 300 liter per sekali pengisian.

"Karena banyaknya pemain atau memang betulan langka tak jelas juga. Tapi untuk ngisi 3-5 kartu per hari masih bisa, asal sabar aja antri panjang," kata Tb, salah satu sopir mobil pelangsir solar yang ditemui di salah satu SPBU di daerah Batuaji.

Dikatakan Tb, lokasi gudang solar paling banyak terdapat di pinggir jalan Trans Barelang. Gudang-gudang yang hanya ditutupi pagar seng tersebut kelihatan dengan jelas dari jalan jika melintas ke arah Barelang. Lokasi gudang berikutnya terdapat di daerah Batuaji dan Sagulung.

"Kita tinggal pilih aja mau antar ke gudang mana. Siapa yang bayar tinggi tentu pelangsir lebih banyak jual ke gudang itu. Tapi banyak juga yang sudah memiliki langganan tetap," jelas Tb.

Melihat kondisi sekarang ini, diharapkan pemerintah dan aparat penegak hukum tak tinggal diam atau menutup mata. Pasalnya, solar yang disubsidi oleh negara tersebut diperuntukkan untuk masyarakat kalangan menegah ke bawah, bukan untuk penimbun yang kemudian dijual ke perusahaan.

Kian maraknya pelangsir dan gudang penimbunan solar di Batam, mendapat sorotan dari kalangan mahasiswa. Mereka mendesak supaya Pemerintah Kota Batam dan Pertamina cabang Kepri mencabut izin operasi SPBU yang turut melakukan penyelewengan.

Ketua Ikatan Mahasiswa Sumatera Utara (IMSU) Batam, Oloan Ritonga, mengatakan aparat penegak hukum dalam hal ini Polisi harus mampu bertindak tegas terhadap para pelansir solar dan juga pemilik SPBU yang turut melakukan penyelewengan. Bahkan, lanjutnya, Polisi harus berpihak terhadap kepentingan masyarakat banyak dibading kepentingan para mafia solar di Batam.

"Kami minta Pertamina cabang Kepri dan Pemko Batam mencabut izin SPBU yang melakukan penyimpangan BBM solar bersubsidi. Kami juga mendesak Polisi untuk menangkap semua pelangsir solar dan pemilik gudang penimbunan," kata dia, saat dimintai tanggapannya terkait maraknya upaya pencurian solar bersubsidi dari SPBU di Batam.

Dalam waktu dekat, kata pria yang juga anggota Jaring Mahali Batam itu, pihaknya akan melakukan aksi demo ke Pertamina cabang Kepri dan Pemko Batam terkait penyelewengan BBM solar di Batam. Mereka mengaku sudah memiliki sejumlah bukti berupa foto, video, dan sejumlah nomor polisi mobil pelangsir solar. Para mahasiswa itu juga mengaku telah mengetahui sejumlah kendaraan yang memiliki belasan Kartu Survei Bio Solar untuk satu mobil.

Dijelaskannya, bukti foto yang mereka miliki itu sekilas mengenai praktik pelangsiran solar dari SPBU di siang hari. Sementara untuk video, pelangsiran solar di malam hari. Dimana, sejumlah SPBU dengan terang-terangan menjual solar terhadap oknum-oknum tertentu di malam hari.

Dalam video yang mereka abadikan itu, lanjutnya, sejumlah mobil pelangsir dengan tangki modifikasi menyedot solar bersubsidi dari beberapa SPBU. Penyelewengan itu dilakukan sekitar pukul 23.00 WIB - 04.00 WIB.

"Kami akan melakukan aksi di Batam, terkait maraknya penyelewengan solar. Jika pihak-pihak terkait masih tutup mata, maka jangan salahkan kami jika kasus ini akan kami sampaikan ke pusat. Ini tak bisa dibiarkan, kami harus serukan terus," tegas dia.

Editor: Dodo/batamtoday

Warga Minta Pemilu di Batam Diulang

BATAM HARI INI - Pelaksaan pemilu di Batam selain menemukan berbagai masalah dalam rapat pleno yang dilakukan, baik di PPK dan KPU, juga banyak terjadi kecurangan dar para caleg untuk memuluskan tujuannya. Praktik politik uang, penggelembungan suara akhirnya terkuak dari masyarakat meskipun pemungutan suara sudah dilakukan.

Sesuai data yang diperoleh wartawan, terjadi praktik politik uang terjadi di beberapa daerah perumahan dan penggelembungan suara di beberapa TPS. Beberapa politik uang yang diakui warga yang tinggal di berbagai tempat, seperti di kawasan Citra Batam, masing-masing warga mendapat uang Rp200 ribu untuk memilih caleg DPRD kota, provinsi dan DPR RI dari PAN.

"Kami diberi Rp 200 ribu per kepala untuk memilih caleg dari PAN, baik untuk kota, provinsi dan DPR RI," ungkap L, warga yang tinggal di Citra Batam kepada wartawan saat ditemui di kantor perwakilan Perindo, Sei Panas, Jumat (25/4/2014).

Selain L, warga Perumahan Barata di Sagulung yang berinisial A juga mengakui warga disana diberi uang Rp200 ribu per kepala dari Partai Golkar agar memilih caleg nya, baik di kota, provinsi dan DPR RI.

Hal yang sama juga terjadi di Tanjungpiayu sebagaimana diutarakan SW, warga setempat. Masing-masing warga mendapat jatah Rp PAN untuk caleg DPR Ri dan PDI Perjuangan caleg DPRD kota Batam.

Selain itu, juga masih banyak terjadi politik uang di berbagai tempat, seperti kawasan Citra Batam, kawasan Lubuk Baja, Baloi Kolam, Batu Ampar serta beberapa kawasan lainnya, dengan rata-rata masyarakat mendapatkan uang Rp100 ribu hingga Rp250 ribu per kepala.

Di samping itu, pada TPS 28 Tiban Asri menurut warga setempat berinisial D, terjadi penggelembungan suara yang dimotori PAN, pemilik yang sudah terdaftar tidak diberikan hak memilih karna sudah digunakan hak pilihnya oleh orang lain.

"Kecurangan berasal dari timses caleg DPR RI PAN dan ditunggangi orang bayaran untuk memilih terlebih dahulu," ungkap D.

Kecurangan lainnya juga timbul di TPS 30, Tiban Pesona Rabayu. Ada kecurangan surat suara yang sudah dicoblos terlebih dahulu dilakukan PAN, PDIP dan Nasdem. Kondisinya diakui oleh I, warga setempat.

Parahnya lagi, Kelurahan Setokok dan di pulau-pulau, pencoblosan dilakukan beramai-ramai  dan melipat kertas suara juga dilakukan beramai-ramai yang dilihat PPS dan Polisi, namun tidak melakukan tindakan sama sekali.

Beragam kecurangan tersebut dibongkar para warga karena melihat semakin kacaunya proses pemilihan umum di Batam, dan sengaja berkumpul di kantor DPW Perindo untuk menyatukan suara untuk meminta pemilu di Batam diulang kembali.

"Kami berkumpul untuk menyuarakan agar pemilu diulang kembali. Mana pemilu yang bersih, jujur dan bersifat rahasia? Kami tidak menemukan hal tersebut. Karena itu, kami ingin pemilu diulang," jelas salah satu warga.

Editor: Dodo

BATAM Tuan Rumah Pekan Produk Kreatif Indonesia ( PPKI ) 2014

BATAM HARI ESOK - Untuk pertamakalinya, Provinsi Kepri khususnya Kota Batam, ditunjuk sebagai tuan rumah pada acara Pekan Produk Kreatif Indonesia (PPKI). PPKI ke-8 tahun 2014 ini akan dilaksanakan pada Juni mendatang. 
Hal itu dikemukakan Wakil Gubernur Kepri Soerya Respationo saat pembukaan rapat koordinasi antara panitia nasional dengan pemerintah daerah dalam persiapan PPKI tahun 2014 di Hotel Harmoni One, Kamis (24/4).

Soerya mengharapkan PPKI nantinya bisa berjalan dengan sukses dan optimal." Ini sangat bagus buat Provinsi Kepri khususnya Kota Batam. Karena, PPKI sebelumnya, hanya dilaksanakan di Ibu Kota saja, "kata Soerya.

Tidak hanya pertamakali diselenggarakan di luar Jakarta, kata Soerya, pada pelaksanaan PPKI ke-8 nantinya, juga sejalan dengan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Nasional ke-25.

Selama ini, lanjut Soerya, semarak MTQ Nasional hanya saat pembukaan dan penutupan saja. Namun, untuk MTQ Nasional di Batam ia akan berupaya membuat sesemarak mungkin sepanjang perlombaan. 

" Kita cukup beruntung, dimana PPKI akan sejalan dengan MTQ nasional ke-25. Dan kami akan membuatnya semarak, "ucapnya.

Selama ini, pihak panitia daerah sudah melaksanakan pendukung buat kesuksesan MTQ Nasional. Diantaranya, persiapan lahan seluas 2,5 hektar di kawasan asrama haji, membangun akses jalan, pengaspalan komersial area, pembangunan beberapa pintu masuk PPKI, jaringan energi listrik, jaringan air bersih, penyediaan panggung hiburan, dukungan materi kesenian, dukungan publik toilet, transportasi, penerangan dan hots spot area.

Dirjen kesbangpol Kemendagri Tanribali Lamo mengatakan tujuan digelarnya kegiatan ini adalah untuk mendorong produk Indonesia supaya bisa bersaing dengan produk lain. Kegiatan ini nantinya akan diisi dengan pameran prodsuk berbasis teknologi ramah lingkungan. 

Ia berharap PPKI harus lebih sukses dari 7 tahun lalu, banyak kemudahannya yang ada di Kota Batam. Seperti belanja, makan, jalan-jalan keluar negeri Singapura dekat dan banyak lainnya. Hal ini, ini potensi produk dan sekaligus pariwisata bisa dievaluasi apa kekurangannya, sehingga tahun depan PPKI ke 9 di tempat lainnya bisa lebih sukses lagi.

" Tema ini, kreatif dan harmoni, dua kata yang relevan, kreatif berarti menuntut dalam pameran menunjukkan semua kreasi anak Indonesia. Harmoni sama dengan, pekan kreatif harmoni dengan kehidupan di kepri, harmoni dengan MTQ. Mudah-mudahan, dua ivent tersebut bisa berjalan sukses, "pungkasnya.(HK/byu)

Coffee Morning Wako dengan PWI Kepri

Walikota Batam Coffee Morning bersama PWI Kepri
BATAM HARI INI - Walikota Batam, Ahmad Dahlan mengapresiasi kontrol sosial yang dilakukan media terhadap kinerja pemerintah. Karena berkat media, sampai hari ini pemerintah tetap berada pada jalur yang benar.
" Kami sebenarnya berterima kasih ke media, karena selama ini sudah mengingatkan kami," ujar Ahmad Dahlan dalam acara coffee morning dengan pengurus PWI Kepri di Hotel Nagoya Plaza, Kamis (24/4). 

Karena pentingnya keberadaan media, lanjut Ahmad Dahlan, setiap hari ia menyempatkan diri untuk membaca berita-berita di semua media, khususnya koran harian di Batam.

" Setelah dibaca, saya disposisikan ke anggota saya mana yang perlu ditindaklanjuti," kata Ahmad Dahlan.

Sebagai contoh, ada berita tentang harga-harga yang melambung tinggi ia mendisposisikan penyelesaiannya ke Kepala Dinas Perindustrian (Kadisperindag). Begitu juga terhadap berita-berita lain yang ada hubungannya dengan kinerja pemerintah.

Selain memberikan apresiasi ke media, Ahmad Dahlan juga menggambarkan perkembangan Batam. Termasuk perkembangan industrinya, mulai dari industri galangan hingga industri dirgantara.

" Dulu memang kita mengembangkan industri galangan kapal, sekarang kita mengembangkan industri dirgantara," tambahnya. 

Untuk industri kedirgantaraan tersebut, ungkap orang nomor satu Batam ini, sudah dua maskapai yang membuat hub di Batam, yakni Lion Air dan Garuda Indonesia. Dengan tiga pelayanan service, masing-masing service body, service roda dan engine.

Di tempat yang sama, Ketua PWI Kepri Ramon Damora menyampaikan poin penting ke Walikota Batam dan jajarannya, di antaranya tentang Kepri sebagai tuan rumah Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2015 mendatang. 

" Kita sangat berharap ada dukungan penuh dari Pemko Batam, karena pelaksanaan HPN adalah bagian promosi daerah," kata Ramon.

Selain itu, Ramon juga mengingatkan tentang pentingnya dilakukan penentuan tapal batas kampung tua, sehingga ke depan tidak menjadi persoalan serius di Batam.

Coffee morning tersebut, ungkap Ramon, merupakan program PWI Kepri yang diberi judul " Forum Jurnalis Batam". Dimana forum tersebut mendiskusikan isu-isu terhangat dan sekaligus mencarikan jalan keluarnya. 

" Rencananya sebulan sekali, tapi bisa dua kali dengan menyesuaikan kebutuhan," kata Ramon.

Senada dengan Ramon, pengurus PWI Kepri lainnya  Richard Nainggolan menambahkan, dalam waktu dekat PWI akan melakukan diskusi dengan tema  Peluang  dan Tantangan AFTA 2015 mendatang.

Turut hadir dalam acara coffee morning tersebut, sejumlah pengurus PWI Kepri, Kadispenda Batam Jefridin, Kadisperindag ESDM Batam Amsyakar Achmad, Kadis PU Batam Yumasnur serta Kabag Humas Batam Ardiwinata. (Haluan Kepri / ays)

SUKSESKAN MTQ NASIONAL DI BATAM

BATAM HARI ESOK

More on this category »

BATAM NANTI

More on this category »

KEGIATAN WALIKOTA

More on this category »

KEGIATAN PEMKO BATAM

More on this category »

VISIT TO BATAM

More on this category »

PLH Indonesia

KEGIATAN WAWAKO BATAM

More on this category »

KEGIATAN DPRD BATAM

More on this category »

KEGIATAN BP BATAM

More on this category »
 
Support : Creating Website | Awaluddin, SE | Batamku
Copyright © 2011. Batam Hari Ini, Esok & Nanti - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger