Batam Hari Ini :

Membunuh Di Jember, Ditangkap Di Batam

Siti saat diamankan di Mapolresta Barelang atas tuduhan melakukan
pembunuhan terhadap suaminya di Jember, Jawa Timur
BATAM HARI INI - Siti Suhartatik (34), warga Dusun Jambuan RT 001/RW 002 Desa Plalangan, Jember, Jawa Timur, diamankan Kepolisian Kawasan Pelabuhan (KKP) Batam di Pelabuhan Internasional Batam Center saat hendak menyeberang ke Malaysia melalui Batam, Jumat (19/12/2014) siang, sekitar pukul 12.20 WIB.

Siti Suhartatik diamankan karena diduga telah melakukan pembunuhan terhadap suaminya sendiri, Asmari. Saat melakukan cap paspor di lantai II pelabuhan, fotonya langsung keluar dalam daftar pencarian orang (DPO). Petugas Imigrasi langsung mengamankan dan menghubungi KKP yang bertugas di pelabuhan itu.

Kapolsek KKP, Iptu Albert Sanchez, kepada pewarta mengatakan, Siti masuk dalam DPO karena diduga telah membunuh suaminya sendiri pada Jumat (12/12/2014) lalu. "Hasil penyelidikan, pelaku mengarah kepada Siti. Fotonya disebar oleh Polres Jember," kata Sanchez, Jumat sore.

Dijelaskan Sanchez, informasi yang ia terima, Siti diduga membunuh suaminya karena sakit hati. Pasalnya, suaminya menjalin hubungan dengan wanita lain atau sudah menikah lagi. Sementara ia sebagai istri muda tidak terima kelakuan suaminya.

"Saat diamankan, Siti sempat berkilah akan pergi ke Malaysia sebagai tenaga kerja wanita (TKW). Tidak ada perlawanan dari terduga pelaku," jelasnya.

Sementara itu, Kapolresta Barelang, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Asep Safrudin, mengatakan, pihaknya sat ini tengah berkoordinasi dengan Polres Jember. "Nanti penyidik dari Polres Jember datang dan menangani kasus ini. Kita hanya mengamankan sampai mereka datang ke sini," kata Kapolres singkat.

Informasi yang didapat, seorang warga Desa Tegal Rejo, Kecamatan Mayang, Asmari, ditemukan tewas dengan luka parah di bagian leher karena sabetan parang di rumah kontrakannya, Jumat (12/12/2014) malam.

Setelah kejadian, Siti yang merupakan istri mudanya juga menghilang. Polisi juga sudah menemukan petunjuk siapa yang melakukan pembunuhan tersebut, sehingga Polres Jember menetapkan Siti sebagai DPO.

Editor: Dodo/Batamtoday

Menanti Aturan Sanksi Pelanggar Lalu Lintas Di Batam

Kepala Dishub Batam Zulhendri
BATAM HARI ESOK - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam tengah mempersiapkan perubahan Peraturan Daerah (Perda) nomor 1 /2014 tentang penyelenggaraan parkir di Kota Batam. Aturan itu nantinya akan memuat sangsi bagi pelanggar aturan lalu lintas, seperti parkir disembarangan tempat.

Kepala Dishub Batam Zulhendri menuturkan, dalam peraturan yang ada saat ini belum mengatur adanya sangsi tegas terkait pelanggaran lalu lintas termasuk didalamnya pengaturan terperinci tanaga juru parkir.
“Saat ini sedang dilakukan kajian akademis. Perda penyelenggaraan parkir akan dirubah mengingat sangsi dan aturan lain belum diatur secara terperinci. Ini juga diharapkan dapat meningkatkan pendapatan daerah,”kata Zulhendri, Kamis (18/12).
Dalam aturan perubahan itu akan dimuat mengenai denda bagi pelanggar aturan. Zulhendri mencontohkan aplikasi peraturan itu seperti Jakarta. Pelanggar parkir sembarangan, ban kendaraanya dikempeskan, digembok hingga dilakukan derek.
Kendaraan baru bisa diambil setelah melakukan pembayaran denda sesuai dalam aturan itu nantinya. Pihaknya bisa saja melakukan seperti itu, namun belum ada landasannya.
Aturan itu juga nantinya mengatur juru parkir, semisal dengan seragam yang dimiliki. Dengan demikian, pelayanan akan diberikan maksimal sejalan dengan peningkatan pendapatan.
“Jika semua selesai, maka Insha Allah pembahasannya akan kita ajukan pada APBD perubahan 2015,”katanya.
Zulhendri juga menargetkan PAD Batam dari sektor retribusi parkir pada 2015 meningkat Rp200 juta menjadi Rp3,5 miliar yang pada 2014 sebesar Rp3,3 miliar.   Pihaknya terus melakukan pendekatan dengan Jukir di zona-zona parkir untuk meningkatkan pendapatan sehingga nilai yang dicanangkan dapat dicapai.
Smbr Info : Media Center

Hadirilah!!! Batam Bersholawat bersama Habib Syech Bin Abd. Qadir Assegaf

Batam Bersholawat bersama Habib Syech Bin Abd. Qadir Assegaf
BATAM HARI INI - Persiapan Batam Bersholawat hampir rampung. Hingga H-1 beberapa persiapan sudah tampak dilakukan.

Selain mempersiapkan panggung dan sarana lainnya, Pemerintah Kota Batam juga gencar melakukan promosi kepada masyarakat. Baik melalui baliho, spanduk, hingga surat edaran serta selebaran ke masjid-masjid di seluruh wilayah Kota Batam.

Kepala Bagian Humas Setdako Batam, Ardiwinata mengatakan rencananya Habib Syech bin Abdul Qadir Assegaf bersama rombongan shalawatnya yang berjumlah 35 orang akan tiba di Batam satu hari sebelum acara, yakni Jumat (19/12).

“Ya, Habib dijadwalkan tiba hari Jumat. Dan pulang tanggal 21 Desember,” kata Ardi, Jumat (19/12).

Menurut Ardi, Habib Syech asal Solo ini akan memberikan ceramah diselingi shalawatnya yang sudah dikenal, seperti Ya Hanana, Shalatu bissalamil mubin, dan lainnya. Acara yang digelar di Dataran Engku Putri ini akan dimulai pukul 19.30 WIB, atau selepas shalat isya. Rencananya berlangsung selama dua jam.

Ardi mengatakan kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menyambut peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang jatuh pada 3 Januari 2015 mendatang.

“Kegiatannya dimasukkan dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Batam ke-185,” ujar Ardi.

Smbr Info : Media Center Batam

Karyawan Lion Air Bobol Bagasi di Bandara Batam, Tertangkap!!!

Komplotan Karyawan Lion Air Pembobol Bagasi di Bandara Batam Tertangkap
BATAM HARI INI - Jaringan spesialis pembobol bagasi yang kerap beraksi di Bandara Internasional Hang Nadim Batam khususnya di maskapai Lion Air, akhirnya berhasil dibekuk.
Ternyata para tersangka adalah delapan pelaku yang rata-rata karyawan tetap di Maskapai Lion Air.
Para pelaku tertangkap di Bandara Hang Nadim. "Dari laporan itu Polsek Bandara langsung melakukan koordinasi dengan pihak maskapai Lion Air dan melakukan investigasi di bagian bagasi Lion Air," kata seorang sumber Tribun Batam yang minta identitasnya dirahasiakan, Jumat (19/12/2014).
Dan hanya dalam waktu dua hari, akhirnya para pelaku berhasil dibekuk tepatnya, Selasa (16/12/2014). "Pelaku ada delapan orang," terang Sumber ini.
Kapolsek Bandara Iptu Tommy Palayukan‎ membenarkan kejadian ini dan mengaku dari delapan pelaku yang masing-masing bernama Erik Saputra,Imron Sadam,Yelde Malbon,Ali Sodikin, M Husni Mubarat,Rudi,Andika Matu dan Arif Rahman. Satu pelaku berhasil kabur.
"Hanya tujuh pelaku yang berhasil kami tangkap, dan satu pelaku lagi berhasil kabur setelah mengetahui salah satu temannya berhasil diamankan," ungkap Pria yang akrab disapa Tommy ini.
Tribun News Batam

Menanti Eksekusi Terpidana Mati di Batam

Kejari Belum Terima Surat Eksekusi Terpidana Mati di Batam
BATAM HARI INI - Kepala Kejaksaan Negeri Batam, Yusron mengaku hingga kini belum menerima surat resmi dari Kejaksaan Agung untuk eksekusi terpidana mati kasus narkoba di Batam.

"Belum ada terima surat, kalau ada nanti saya sampaikan. Ini belum ada," kata Yusron, Kamis (18/12/2014).

Ia juga mengatakan apabila telah ada surat resmi dan telah memenuhi syarat untuk dilakukan eksekusi, pihaknya akan melaksanakan sesuai dengan prosedur.

"Ini kan nasib orang, harus clear prosedurnya. Perlu proses, apakah masih punya upaya hukum lain atau tidak," ujar Yusron menjawab wartawan.

Diakui Yusron, pihaknya pernah melakukan komunikasi dengan Kejaksaan Agung terkait administrasi terpidana mati di Batam. Setelah dilakukan pengecekan, ternyata para terpidana masih menggunakan upaya hukum luar biasa yang dapat dilakukan seperti grasi maupun peninjauan kembali (PK).

"Setelah dicek masih menggunakan upaya hukum yang dapat dilakukan yakni upaya hukum luar biasa PK maupun grasi," tuturnya.

"Kalau ada akan kita beritahukan," katanya lagi.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polkam) Tedjo Edhy Purdijatno segera melakukan proses hukum terpidana kasus narkoba yang divonis mati.

Tedjo mengatakan ada 64 terpidana hukuman mati dari berbagai negara termasuk warga negara Indonesia yang akan dieksekusi mati oleh algojo. Lima di antaranya akan dieksekusi oleh penegak hukum pada bulan ini.

"Itu bukan perintah Presiden tetapi beliau meminta kepada aparat untuk melakukan proses hukum secara benar. Terkait narkotika para terpidana mati yang telah incraht yang ditolak grasinya dieksekusi secepatnya,"  kata Menko Polkam Tedjo Edhy Purdijatno di Jakarta,   Kamis (4/12/2014).

Terkait nama-namanya, Tedjo enggan menyebutkan secara rinci tetapi, ada nama Indonesia dan warga negara asing. Pelaksanaan eksekusi mati memunggu surat perintah dari Jaksa Agung Prasetyo yang akan ditandatangani Presiden.

"Jaksa agung akan jelaskan siapa saja. Kami akan eksekusi ini menunggu Jaksa Agung yang akan ditandatangani Presiden,"  jelasnya.

Jaksa Agung Tindak Pidana Umum (Jampidum) Basuni Masyarif mengatakan kelima terdakwa itu tersebar di sejumlah lembaga pemasyarakatan, di antaranya terpidana narkoba.

Kelimanya berasal dari wilayah yang berbeda, seperti Banten, DKI Jakarta, dan Kepulauan Riau (Batam). Kelima adalah terpidana mati kasus narkotika setelah permohonannya grasinya ditolak oleh Presiden. 

Kelima terpidana yang akan segera dieksekusi itu merupakan sisa terpidana yang pada tahun 2013 lalu belum dieksekusi. 

Kemudian mengenai hak-hak para terpidana tersebut juga sudah jelas. "Tinggal aspek teknisnya, jadi hak-hak mereka semuanya sudah jelas," kata Basuni.

Editor: Dodo/Batamtoday

Pemerintah RI Bakal Tenggelamkan 7 Kapal Ikan Asing Lagi

Penenggelaman kapal nelayan asing di perairan Anambas beberapa waktu lalu
NASIONAL - Pemerintah RI bakal menenggelamkan lagi 7 kapal ikan asing (KIA) yang melakukan pencurian ikan di perairan Indonesia, setelah sebelumnya menenggelamkan 3 KIA asal Vietnam di Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Tujuh KIA yang akan segera ditenggelamkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama TNI Angkatan Laut (AL) antara lain, satu di Batam (Kepri) dan enam di Pontianak (Kalimantan Barat) berasal dari KIA Thailand dan Vietnam.

Dirjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) KKP Asep Burhanuddin di Jakarta Jumat (19/12/2014) mengatakan, ketujuh kapal asing tersebut telah melalui proses peradilan, dan terbukti mencuri ikan di laut Indonesia.

"Di Pontianak ada 6 kapal (5 kapal Thailand dan 1 kapal Vietnam) plus di Batam 1. Sudah incraht, dan P21 (siap eksekusi)," kata Asep Burhanudin.
‎
Sementara itu, khusus untuk 8 kapal Tiongkok yang terbukti mencuri ikan di Laut Arafura, masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Proses hukum bagi 8 kapal masih dalam tahap pemberkasan.

"Yang di Ambon sedang pemberkasan. Pasal 69 berbunyi, kalau sudah jelas dengan bukti yang cukup bisa tenggelamkan," katanya.

Menurut data KKP, Kapal Pengawas Perikanan (KP) Hiu Macan 001, menangkap 5 kapal perikanan Indonesia (KII) eks Thailand yang diawaki oleh 61 orang awak kapal berkewarganegaraan Thailand, di perairan Laut Natuna, Kepulauan Riau, pada 19 November 2014. 

Kelima kapal tersebut diduga melanggar daerah penangkapan ikan (fishing ground), sebagaimana ditentukan dalam Surat Izin Penangkapan Ikan (SIKPI) dari KKP, dan penggunaan awak kapal berkewarganegaraan asing.

Adapun 5 kapal yang ditangkap yaitu KM. Laut Natuna 99/GT 101 (16 awak kapal), KM. Laut Natuna 30/GT 102 (11 awak kapal), KM. Laut Natuna 25/GT 103 (17 awak kapal), KM. Laut Natuna 24/GT 103 (8 awak kapal), dan KM. Laut Natuna 23/GT 101 (9 awak kapal). 

Penangkapan 5 kapal tersebut dilakukan KP. Hiu Macan 001 saat melaksanakan operasi pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan di perairan Natuna dan sekitarnya, yang mendapati beberapa kapal perikanan sedang melakukan penangkapan ikan. 

Setelah dilakukan pemeriksaan, diperoleh dugaan awal bahwa kelima kapal tersebut melaksanakan kegiatan penangkapan ikan di luar daerah penangkapan (fishing ground) yang diizinkan, serta diawaki oleh warga negara asing.

Editor: Dodo/Batamtoday

Batam Diterjang Banjir, Arus lalu Lintas Di Tembesi Center Terputus

Banjir yang menggenangi Jalan R. Suprapto membuat arus lalin terputus.
BATAM HARI INI - Jalan R.Suprapto depan Masjid Al Amin di Tembesi Center terendam banjir. Kondisi ini membuat arus lalu lintas di lokasi itu terputus, Jumat (19/12/2014) siang.

Ratusan kendaraan dari dua arah Mukakuning - Batuaji dan Batuaji - Mukakuning terkendala untuk melintas jalan terendam banjir itu. Bahkan, ada juga puluhan sepeda motor yang mogok karena nekat melewati genangan air.

Banjir yang terjadi di lokasi itu kerap terjadi setiap hujan deras. Drainase air tak mampu menampung curah hujan dan bahu jalan yang terlalu rendah menjadi faktor utama penyebab banjir.

Kendati sering terjadi, Pemko Batam juga tak kunjung melakukan perbaikan. Menurut beberapa warga, Pemerintah seakan tutup mata dengan kejadian itu.

"Banjir ini bukan hal baru lagi. Tapi dari tahun ke tahun tetap banjir, gak ada perubahan yang dilakukan Pemerintah," kata Abi, salah satu warga di lokasi.

Informasi yang diperoleh di lokasi, luapan air yang merendam ruas jalan itu terjadi sejak pagi tadi. Hingga siang, air yang merendam jalan itu belum juga surut.

Editor: Dodo/Batamtoday

Batam Kembali Dikepung Banjir

Jalan masuk Perumahan Laguna dan Prabayu Regency, Batuaji, yang terendam
 air hingga setinggi paha orang dewasa sepanjang 1 kilometer.
BATAM HARI INI - Hujan yang mengguyur Batam sejak dinihari tadi telah menyebabkan sejumlah kawasan terendam air. Seperti di kawasan Batuaji dan Sagulung yang berada di dataran rendah. 

Pantauan pada Jumat (19/12/2014) pagi, di beberapa titik di wilayah Batuaji dan Sagulung seperti jalan di depan kampus Unrika, simpang lampu merah hingga kantor Camat Segulung, terendam banjir. Parahnya, genangan air di jalan masuk ke Perumahan Laguna dan Prabayu Regency, Batuaji, hingga setinggi paha orang dewasa.

Genangan air di perumahan itu pun hingga sepanjang 1 kilometer. Nyaris jalan tersebut tak bisa dilalui kendaraan bermotor. 

"Percuma saja kalau lewat, banjir tinggi kaya gitu, yang ada rusak motor kita. Lebih baik pulang saja. Nggak masuk kerja satu hari nggak apa-apa daripada motor saya jadi korban. Kalau rusak keluar juga uangnya,"ujar Ahmad, warga Perumahan Prabayu Regency yang henda bekerja di salah satu perusahaan galangan kapal di daerah Tanjunguncang kepada BATAMTODAY.COM.

Kondisi yang sama juga terpantau di depan kampus Unrika. Pengendara yang hendak melintas terpaksa berbalik arah untuk menghindari banjir dan mencari jalan alternatif. Terlihat juga beberapa pengendara yang nekat menerobos banjir tersebut, namun akhirnya mogok di tengah-tengah genangan air.

"Saya buru-buru mau pergi kerja, lagian suda terlambat karena hujan. Terobos saja, eh tahu-tahunya sampai di tengah malah mati. Terpaksa motor saya bawa ke bengkel," keluh Ari ,salah satu karyawan yang bekerja di perusahan kawasan Batamindo, Mukakuning.

Sementara, di depan kantor Camat Segulung, genangan air terlihat dangkal dan kendaraan masih bisa melintas. (*)

Editor: Roelan/Batamtoday

Batam International Carnaval 2014

Engku Putri Batam lokasi Pergelaran Batam International Carnaval
Dikuti Empat Negara dan 80 Peserta 

BATAM HARI INI - Dalam rangkaian pelaksanaan Kenduri Seni Melayu, Dinas Pariwisata bekerjasama dengan DPD Asosiasi Karnaval Indonesia (Akari) Provinsi Kepri mempersembahkan Batam International Carnival 2014 di Dataran Engku Putri, Batam Centre, Minggu (21/12) sekitar pukul 14.00 WIB. 
Carnaval yang menjadi acara puncak sekaligus simbol penutupan pergelaran Kenduri Seni Melayu ini, akan diramaikan oleh empat negara dan sedikitnya 80 peserta yang terdiri dari beberapa group karnaval.  

" Empat negara dipastikan ikut ambil bagian, yakni Singapura, Malaysia dan Mongolia, dan Indonesia sendiri sebagai tuan rumah," ujar Kabid sarana dan objek wisata Dinas Pariwisata Kota Batam, Rudi Panjaitan ke awak media, di kantornya, Kamis (18/12). 

Menariknya lagi, panitia menyiapkan catwalk besar di jalan raya Engku Putri untuk para peserta karnaval dan para model, serta akan melakukan pawai dari panggung utama menuju bundaran kantor BI, kemudian menuju Mega Mall, selanjutnya kembali lagi ke pintu timur Dataran Engku Putri. 

Kegiatan pertama kalinya ini, ungkap Rudi lagi, akan dibagi dalam tiga segmen, masing-masing miss, miss teen dan mister southeast asia, lalu gebyar budaya, dan terakhir karnaval. 

Dengan berbagai pertimbangan, mulai pukul 14.00 WIB jalan atau rute yang dilalui peserta karnaval akan ditutup sementara bagi pengguna kendaraan. 

Ungkapan senada disampaikan Ketua Akari Kepri, Silvia Hilda. Ia mengatakan, sebelum pelaksanaan Batam International Karnaval, panitia juga akan melakukan sejumlah rangkaian acara. Pada Jumat (19/12) dari pukul 15.00 hingga pukul 17.30 WIB akan digelar acara Kepri Fashion Week 2014, diantaranya fashion show dari 7 bidadari dari Bintan, talk show dan fashion show bersama pengrajin batik gong-gong. 

" Sejumlah acara sudah kita persipkan hingga penutupan nanti," ujar Silvia. 

Sementara pada Sabtu (20/12) dari pukul 15.00 hingga 17.00 WIB akan diadakan sejumlah acara, yakni fashion show busana pengantin Melayu modifikasi, demo make up by Wardah kosmetik dan Ikaba, dilanjutkan fashion show busana pengantin muslimah dan sejumlah acara lainnya. 

Karenanya, ia mengingatkan agar masyarakat menghadiri dua acara penting tersebut, karena keseluruhan acara itu disajikan guna menghibur masyarakat sekaligus menjadi ajang yang dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke Batam. 

" Puncak acara da di Batam International Karnaval itu, karena itu kita berharap menjadi satu budaya baru membawa Batam menjadi destinasi wisata karnaval di Indonesia, dan dunia," ungkapnya optimis. 

Apalagi menurut dia,  kegiatan Batam International Karnaval ini merupakan permintaan masyarakat luas, setelah menyaksikan langsung pelaksanaan Kepri Karnaval di Tanjungpinang baru-baru ini. (Haluan Kepri / ays)

Pemko Batam

More>>> »

DPRD Batam

More>>> »

BP Batam

More>>> »

Walikota Batam

More>>> »

IKUTI BLOG WALIKOTA BATAM >>>

Info Nasional

More>>> »

Opini Anda

More>>> »

Demonstrasi

More>>> »

Warta Buruh

More>>> »

Hiburan

More>>> »

Wakil Walikota Batam

More>>> »

Ikuti Blog Wakil Walikota Batam >>

 
Support : Modifikasi Website | Awaluddin, SE | Batam Hari Ini, Esok dan Nanti
Copyright © 2011. Batam Hari Ini, Esok & Nanti - All Rights Reserved
Template Modify by Modifikasi Website
Proudly powered by Blogger