Batam Terkini :


Tim Sepakbola Binaan Haluan Kepri Ikuti National Championship 2014 Kategori U-12

Tim Sepakbola Binaan Haluan Kepri
Targetkan Juara Agar Lolos ke Bangkok 

BATAM HARI INI - Putra-putra terbaik Karimun mengukir prestasi di bidang olahraga sepakloba di tingkat nasional. Mereka mewakili Provinsi Kepri mengikuti kompetisi Indonesia National Championship 2014 kategori U-12. 
Bahkan, jika mampu menjadi juara dalam ajang tersebut, anak-anak Karimun ini akan didapuk mewakili Indonesia menuju kompetisi di Bangkok, Thailand pada 2015 mendatang.

Dalam ajang Indonesia National Championship 2014 tersebut, anak-anak binaan Harian Umum Haluan Kepri di bawah asuhan Atri Iswandi yang tergabung dalam 757 Academy, ini bakal bertanding pada Sabtu-Minggu mendatang di lapangan udara (Lanud) Halim Perdana Kusuma, Jakarta. Namun, dengan klub mana mereka akan berhadapan akan ditentukan setelah teknikal meeting.

Pelepasan putra-putra terbaik Karimun itu dilakukan di halaman kediaman dinas Bupati Karimun di Taman Bunga, Tanjungbalai Karimun, Kamis (20/11) sekitar pukul 11.00 WIB oleh Kepala Kantor Pemuda dan Olahraga (Kakanpora) Kabupaten Karimun Umar mewakili Bupati Karimun dan sejumlah orangtua.

Atri Iswandi selaku manajer anak-anak 757 Academy yang merupakan cikal dari Sekolah Sepak Bola (SSB) Tunas Bahari, sebelum keberangkatan ke Jakarta di kediaman dinas Bupati Karimun mengatakan, lolosnya anak-anak 757 Academy ke Indonesia National Championship 2014 U-12 setelah berhasil menjadi juara pada putaran wilayah Kepri di Batam pada 15-16 Oktober lalu.

"Dalam ajang Indonesia National Championship 2014 U-12 nanti, bakal diikuti sebanyak 48 klub sepakbola se Indonesia. Dari 48 klub sepakbola tersebut, ada beberapa provinsi yang mengirim perwakilan lebih dari dua klub. Untuk Kepri, kita cukup berbangga hati karena anak-anak 757 Academy mampu mewakili Kepri," jelasnya. 

Pria berperawakan kurus ini juga menjelaskan komposisi pemain anak-anak 757 Academy, yakni untuk penjaga gawang adalah Yogi Prastika, pemain belakang M Gias Mujahiddin dan Yoan Gunadi, sayap kiri Jondriansyah Putra, sayap kanan Firawanto, gelandang tengah Rizki Dwi Saputra dan ujung tombak Heri Susanto. Sementara, pemain cadangan adalah Afif, Bintang, Deni, Saddam dan Afis.

Atri juga merasa yakin anak-anak asuhannya itu mampu menjuarai Indonesia National Championship 2014 U-12 di Jakarta. 

"Kalau ditanya target, tentu kami menargetkan anak-anak ini bisa menjadi juara dan merebut tiket mewakili Indonesia menuju kompetisi di Bangkok, Thailand 2015 mendatang," ungkap Atri.

"Kami merasa optimis anak-anak ini mampu menjuarai Indonesia National Championship 2014 U-12 yang diselenggarakan di Jakarta. Mengingat, anak-anak ini telah digembleng dengan latihan keras. Mereka juga bertekad menjadi juara agar bisa mewakili Indonesia di Bangkok, Thailand pada 2015 mendatang," tutur Atri lagi.

Kata Atri, setelah sampai di Jakarta nanti, anak-anak asuhannya itu nantinya juga akan digembleng oleh mantan pemain tim nasional (Timnas) Sapto Nugroho yang dulu juga pernah menjadi pelatih Persatuan Sepakbola Karimun (PSK). "Saya harap di bawah gemblengan Sapto Nugroho, mental anak-anak ini semakin kuat," harapnya. 

Kepala Kantor Pemuda dan Olahraga (Kakanpora) Karimun, Umar sebelum melepas anak-anak 757 Academy memberikan nasihat dan motivasi agar atlet masa depan Karimun ini mampu menjaga nama baik Karimun di tingkat nasional dengan menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam pertandingan.

"Target dalam setiap pertandingan tentu saja menjadi juara. Namun, menjungjung tinggi sportivitas merupakan jiwa ksatria bagi seorang olahragawan sejati. Maka dari itu, saya meminta kepada anak-anak semua agar bertandinglah dengan mengedepankan sportivitas dan semangat tanding yang tinggi," pesan Umar.

Beberapa orang tua anak-anak 757 Academy merasa bangga ketika anak-anak mereka mampu mewakili Kepri mengikuti ajang Indonesia National Championship 2014 U-12 di Jakarta. Seperti yang disampaikan Eri Januarddin, satu dari orangtua anak-anak 757 Academy saat ditemui di halaman dinas Bupati Karimun.

"Sebagai orangtua tentu saja saya merasa bangga melihat anak-anak ini bisa mewakili Kepri di tingkat nasional. Apalagi, jika nantinya mereka bisa menjadi juara dan mewakili Indonesia dalam kompetisi yang lebih besar lagi di Bangkok, Thailand yang akan diselenggarakan pada tahun 2015 mendatang," ungkap Eri. (HK/ham)

Ayo Berkunjung Ke Batam !!!

Welcome To Batam
Banyak orang yang berkunjung ke pulau Batam dengan berbagai alasan, dan kami menganggap hal ini cukup unik untuk diulas. Dan bagi anda yang belum mengetahui di mana letak pulau ini, sangat perlu untuk membaca artikel ini karena kami yakin, setelah membaca, akan muncul ketertarikan anda untuk mengunjungi kota Batam.

Pulau Batam adalah salah satu pulau di Indonesia yang berada di sebelah barat Sumatera dan letaknya paling dekat dengan Singapura. Ada 5 alasan yang kami dapatkan ketika mengunjungi pulau ini. Di antaranya:

Sebagai transit murah untuk mengunjungi Singapura. Pada kondisi tertentu seperti Tahun Baru atau saat terjadi event Great Sale Singapore, maka biaya tiket pesawat cukup mahal. Sehingga beberapa orang sengaja datang ke pulau ini dan menyeberang dengan kapal laut. Bahkan banyak yang sengaja menginap di hotel kota Batam tetapi seharian berkeliling ke Singapore.
Berbisnis. Pulau ini pada zaman pemerintahan Suharto menjadi sangat terkenal karena diproyeksikan sebagai “tandingan” negara tetangga. Segala sesuatu dipersiapkan termasuk pelabuhannya menjadi pintu pertama peti kemas impor yang masuk ke Imdonesia. Dan karena sebagai “tangan pertama”, maka dianggap murah untuk barang-barang yang masuk dari luar negeri.
Bekerja. Sebagai kota Industri, pulau Batam menjadi salah satu tujuan utama para pencari kerja di Indonesia.

Berwisata. Ada beberapa obyek wisata yang cukup seru untuk anda kunjungi di pulau ini.
Mengunjungi keluarga. Karena banyak penduduk Indonesia yang bekerja dan tinggal di Batam, maka keragaman penduduk yang tinggal di sini cukup tinggi. Kebanyakan dari pulau bali, jawa dan sumatera. Dan dengan alasan mengunjungi keluarga, maka cukup banyak yang datang ke pulau ini.
Demikian beberapa informasi yang dapat kami rangkum, tentang alasan mengunjungi pulau Batam bagi warga Indonesia.

Batal ? Pembangunan Mako Satpol PP di Tembesi Batam

Wali Kota Batam, Ahmad Dahlan
BATAM HARI INI  - Pemerintah Kota (Pemko) Batam akan mengkaji ulang pembangunan Markas Komando (mako) Satpol PP di daerah Tembesi. Alasannya, Batalion Infanteri (Yonif) 134/Tuah Sakti dan Brimob Polda Kepri, yang bermarkas di lokasi yang sama, kerap mengalami gesekan.

"Memang ada wacana itu. Akan kita kaji ulang lagi," kata Wali Kota Batam, Ahmad Dahlan, usai melakukan rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) di kantornya, Kamis (20/11/2014) siang.

Menurutnya, Pemko Batam akan mempertimbangkan beberapa hal mengingat wacana pembangunan itu masih dalam kajian. Selain itu, Pemko Batam juga akan melakukan koordinasi dengan instansi lain.

Tak hanya pembangunan Mako Satpol PP, dia juga mengakui saat ini muncul wacana untuk pemindahan jalan agar Mako Brimob dan Yonif 134 Tuah Sakti tak satu jalur. Hanya saja, lanjutnya, wacana itu tetap akan dipertimbangkan dan dikoordinasikan ke semua pihak.

"Memang ada wacana itu, pemindahan jalan agar tidak satu jalan. Tapi masih harus dikoordinasikan lagi," papar Dahlan.

Sebagaimana diketahui, Mako Brimob Polda Kepri dan Markas Yonif 134/Tuah Sakti berada di satu jalur yakni Jalan Trans Barelang, Tembesi. Markas Yonif 134 Tuah Sakti diresmikan akhir 2004 silam. Dua tahun kemudian, Sat Brimob Polda Kepri pun didirikan.

Kedua satuan yang bertugas menjaga ketentraman masyarakat dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) mendirikan markas di daerah Tembesi, Sagulung. Belakangan ini, kedua aparat negara itu mengalami gesesakan hingga terjadi penembakan terhadap empat anggota Yonif 134 Tuah Sakti pada 21 September 2014, dan bentrok kedua kalinya terjadi pada 19 November 2014.

Dalam bentrok kedua kalinya itu, satu orang anggota Yonif 134 Tuah Sakti tewas akibat terkena peluru. Tak hanya itu, satu warga sipil juga ikut menjadi korban, dimana paha kananya terkena peluru nyasar. (*)

Editor: Roelan / Batamtoday

Terlibat Narkoba, Oknum Polisi di Batam Divonis 17 Tahun Penjara

Oknum Polisi di Batam Ini Divonis 17 Tahun Penjara
BATAM HARI INI - Bripka Nurjali, anggota polisi di Batam yang menjadi terdakwa kasus kepemilikan 51.000 butir pil ekstasi dan 3 kg shabu, divonis 17 tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Batam, Kamis (20/11/2014).

Pada persidangan yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Budiman Sitorus, dinyatakan bahwa berdasarkan bukti-bukti di persidangan dan keterangan saksi, terdakwa terbukti bersalah melanggar pasal 112 UU Narkotika. "Terdakwa terbukti memiliki narkotika jenis pil ekstasi dan shabu tanpa memiliki ijin," kata Budiman.

Selain itu, terdakwa juga dinyatakan bersalah melakukan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Sebagian harta benda atau kekayaan terdakwa merupakan hasil dari tindak pidana. Terdakwa melanggar pasal 77 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang TPPU.

"Atas perbuatannya, terdakwa dihukum 17 tahun kurungan penjara, dan denda Rp10 miliar subsider 1 tahun kurungan," tegas Budiman.

Hukuman tersebut lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) yang sebelumnya menuntut terdakwa dihukum 20 tahun penjara dan denda Rp10 miliar subsider 1 tahun masa kurungan.

Menanggapi vonis 17 tahun penjara yang dijatuhkan majels hakim, terdakwa Nurzali masing menyatakan pikir-pikir. Sama dengan terdakwa, JPU mengatakan masih pikir-pikir. (*)

Editor: Roelan / Batamtoday

Kapolri-KSAD Sampaikan Permintaan Maaf pada Warga Batam

Kapolri Jenderal Polisi Sutarman bersama KSAD Jenderal TNI Gatot Nurmantyo meminta maaf kepada warga Batam
BATAM HARI INI - Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Sutarman bersama Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Gatot Nurmantyo meminta maaf atas peristiwa bentrok yang terjadi di Mako Brimob oleh anggota Yonif 134 Tuah Sakti. 

"Kami minta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia khususnya Batam yang terganggu aktivitasnya," ujar Sutarman, dalam jumpa persnya di Mapolda Kepri, Kamis (20/11/2014). 

Sutarman juga berterimakasih kepada masyarakat Batam yang turut serta membantu menghentikan baku tembak yang terjadi hingga malam hari di Mako Brimob. 

"Kami juga berterimasih kepada masyarakat Batam yang turut serta membantu sehingga konflik dapat dihentikan," ujarnya lagi. 

Di tempat yang sama, Gatot juga meminta maaf kepada warga Batam, dan kepolisian khususnya Satuan Brigade Mobil (Brimob) atas insiden penyerangan oleh anggotanya dari Yonif 134 Tuah Sakti. 

"Memohon maaf kepada Kapolri beserta jajarannya, dan seluruh masyarakat khususnya di Batam sehingga kegiatannya terhambat. Hasil rapat dengan pak Kapolri sepakat menyelesaikan permasalahan secara permanen," kata Gatot Nurmantyo. 

Selain itu, dua petinggi TNI AD dan Polri ini juga menjamin keamanan Batam. "Saya jamin kondisi sekarang dan seterusnya aman. Pengusaha silakan berinvestasi di Batam," tegas Gatot kembali.

Sebelumnya, KSAD Jenderal TNI Gatot Nurmantyo bersama Kapolri Jenderal Polisi Sutarman sepakat membentuk tim investigasi melakukan penyelidikan dan penyidikan atas penyerangan oleh anggota Yonif 134/ Tuah Sakti ke Mako Brimob pada Rabu (19/11/2014) kemarin.

Dalam investigasi ini, Gatot menunjuk langsung Wakil Komandan Pusat Penerangan TNI AD Brigadir Jenderal TNI Dodi. Sedangkan Sutarman menunjuk ketua tim investigasi dari Polri, yakni Inspektur Jenderal Polisi Safrudin. 

Menurut Gatot, pihaknya akan melakukan investigasi mengenai awal terjadinya beberapa kali letusan yang menyebabkan suasa menjadi tegang hingga dilanjutkan aksi baku tembak pada sore hari di sekitar Mako Brimob. "Pukul 15.30 WIB, ada 3 tempat terjadi letusan. Akan kita cari besama-sama (Tim TNI AD-Tim Polri)," jelasnya. 

Gatot mengatakan akan melakukan pemeriksaan internal pada anggotanya, dan meminta kepada masyarakat untuk sabar menunggu hasilnya. Tim investigasi diberi waktu selama dua bulan agar bisa melakukan penyelidikan sebaik-baiknya hingga diketahui siapa saja yang tidak mematuhi perintah atasannya.

"Kami berjanji, hasil investigasi bisa diakses setiap saat hingga tuntas. Tidak ada yang kami sembunyikan agar masyarakat tahu," tegasnya.

Jenderal TNI Gatot Nurmantyo juga menyatakan bertanggung jawab penuh atas perbuatan anggotanya dari Yonif 134/ Tuah Sakti yang menyerang Mako Brimob Polda Kepri hingga peluru nyasar mengenai warga sipil pada Rabu (19/11/2014). 

"Bermuara semuanya saya yang bertanggung jawab," kata Gatot saat menggelar jumpa pers di Mapolda Kepri, Kamis (20/11/2014) usai melakukan pertemuan tertutup dengan Kapolri Jenderal Polisi Sutarman.

Editor: Dodo / Batamtoday

Wali Kota Batam : Rekomendasi UMK 2015 Tetap

Pertemuan Wali Kota Batam, Ahmad Dahlan, dan perwakilan buruh dari FSPMI di kantor wali kota,
Kamis (20/11/2014) malam.
BATAM HARI INI  - Wali Kota Batam, Ahmad Dahlan, menolak untuk mengubah revisi rekomendasi upah minimum (UMK) yang diajukan ke Gubernur Kepulauan Riau (Kepri). Menurutnya, rekomendasi itu sudah menjadi keputusan bersama Muspida Kota Batam.

"Saya tetap tidak bisa mengubah rekomendasi itu. Ini sudah keputusan saya bersama Muspida Kota Batam," kata Dahlan, dalam pertemuan dengan perwakilan serikat buruh yang juga disaksikan Kapolresta Barelang, AKBP Asep Sarifuddin, di kantor Wali Kota Batam, Kamis (20/11/2014) malam.

Sebelumnya, dalam pertemuan itu perwakilan buruh mencoba memberikan padangannya masing-masing. Mereka berharap dengan segala pandangan dan berbagai referensi itu membuat Wali Kota Batam bersedia mengubah rekomendasinya.

Perwakilan Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Batam, Suprapto, menyatakan, UMK sebesar Rp2,6 juta yang direkomendasikan wali kota kepada gubernur sulit untuk diterima buruh. Besaran itu dinilai tersebut belum mampu memenuhi kebutuhan hidup buruh sehari-hari.

Selain angka UMK, perwakilan serikat buruh juga sempat mempertanyakan dua rekomendasi yang disampaikan Wali Kota Batam kepada Gubernur Kepri. Rekomendasi pertama, wali kota membuat dua surat keputusan, antara nilai UMK dan nilai upah kelompok.

Setelah ada penolakan dari buruh yang sempat melakukan unjuk rasa dua hari lalu, Wali Kota Batam tanpa sepengetahuan serikat buruh maupun Dewan Pengupahan Kota (DPK), juga dikatakan mengirim rekeomendasi kedua kepada Gubernur Kepri. Rekomendasi kedua itu terungkap setelah buruh melakukan pengawalan pembahasan di tingkat Dewan Pengupahan Provinsi (DPP) Kepri, yang telah menyatukan UMK dengan upah kelompok dalam satu surat keputusan.

Penjelasan perwakilan serikat buruh tetap saja tak ada artinya. Ahmad Dahlan menyatakan tak bisa untuk mengubah keputusan tersebut untuk menaikkan angka UMK sesuai tuntutan buruh sebesar Rp3,3 juta atau sama dengan beberapa kota di Pulau Jawa.

Alhasil, aliansi buruh pun mengancam akan melakukan aksi besar-besar di Kota Batam. "Dengan segala risiko, seluruh elemen buruh yang ada di Batam akan melakukan aksi besar-besaran. Wali kota sudah menutup diri," kata Suprapto kepada pewarta, usai pertemuan.

"Aksinya seperti apa itu tergantung hasil konsolidasi bersama semua serikat. Bisa jadi mogok di perusahaan dan bisa juga demo dalam skala besar. Kita lihat saja dalam waktu dekat ini," jelasnya. (*)

Editor: Roelan / Batamtoday

Kapolri dan KSAD Rapat di Mapolda Kepri

Pasca Baku Tembak, Kapolri dan KSAD Rapat di Mapolda Kepri
BATAM HARI INI - Suasana di Tembesi, lokasi baku tembak antara anggota TNI dan Brimob kian kondusif. Masyarakat mulai beraktifitas sepert biasanya.

Tidak terdengar lagi suara tembakan. Seluruh anggota Yonif 134 Tuah Sakti disebut-sebut telah kembali ke markas mereka pascadatangnya Kepaal Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Gatot Nurmantyo.

Siang ini Jenderal Gatot dan Kapolri Sutarman langsung melakukan pertemuan tertutup di rupatama Polda Kepri.

Sutarman tiba di Batam sejak pukul 10.00 WIB tadi (20/11).

Sementara Jenderal Gatot Nurmantyo telah tiba di Batam sejak pukul 00.00 WIB tadi malam. (bp/cr3/spt)

Batam mencekam : Lapas Barelang Ikut Kena Terjangan Peluru

Suasana pasca Baku Tembak TNI vs Brimob Polda Kepri siang tadi (20/11). Foto: Dalil Harahap/Batam Pos
BATAM HARI INI - Baku tembak antara TNI vs Brimob Polda Kepri tadi malam (19/11) ikut merusak sebagian kecil bangunan di lembaga pemasyarakatan (lapas) Barelang.

Itu terlihat dari ditemukannya bekas peluru di dinding lapas serta kotak kaca tempat penyimpanan hasil karya warga binaan pecah juga ruang usaha isi ulang air galon ikut rusak.

“Banyak sekali proyektil dan kotak peluru berserakan di sini. Saya dengar ramai sekali orang di luar begitu juga suara tembakan yang terdengar dekat,” ujar M. Haris petugas Lapas Klas IIA Barelang siang tadi (20/11).

Ia mengatakan, dalam baku tembak itu, dinding Lapas terlihat jelas bekas tembakan. Kaca tempat penyimpanan hasil karya warga binaan pecah serta ruang usaha isi ulang air galon yang dilakukan warga binaan ikut rusak.

“Sampai di dalam ruang penyimpanan usaha itu ada proyektil. Alhamdulillah semua warga binaan aman, hanya itu yang rusak,” katanya.

Sementara itu, Tim investigasi dari Kodam Bukit Barisan telah melakukan olah TKP dengan mencari selongsong yang tercecer di sekitar lokasi bentrokan sejak pagi tadi.

Olah TKP dan Investigasi selain di dalam lokasi mako Brimob yang dirusak, tim investigasi juga menyisir semua lokasi luar Mako Satbrimob Polda Kepri.

Lahan di pinggir jalan trans Barelang mulai dari depan lapas sampai ke arah Barelang disisir.

Aktifitas invetigasi tim ini terbantu dengan kehadiran puluhan anak-anak yang ada di sekitar lokasi investigasi.

Anak-anak bersama tim investigasi untuk mencari selongsongan amunisi bentrok malam tadi.

Puluhan selongsong berhasil ditemukan anak-anak. Mereka kian bersemangat karena tim investigasi menghargai Rp2.000 per selongsong.

“Banyak om dekat rumah kami dibawa, di pinggir jalan juga banyak,” kata salah satu anak di lokasi pencarian. (Batam Pos / eja/cr3)

Tindak Tegas Anggota yang Terlibat Baku Tembak

Polri dan TNI Sepakat Tindak Tegas Anggota yang Terlibat Baku Tembak
BATAM HARI INI - Mabes Polri maupun TNI memastkan tidak akan tinggal diam terhadap anggota mereka yang terlibat dalam baku tembak di Tembesi, Sagulung tadi malam (19/11). Tinda kan tegas hingga pemecatan telah menanti setelah dilakukan investigasi dan penyidikan nantinya.

“Jelas ada tindakan tegas,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Ronny Franky Sompie, Kamis (20/11), di Mabes Polri. Dia menegaskan, di internal Polri diterapkan tiga kategori pelanggaran. Yaitu pelanggaran disiplin, kode etik profesi dan pidana. Penanganannya berbeda-beda.

“Kalau pidana ditangani reserse, kalau  diiplin dan kode etik oleh Propam,” kata Ronny.

Dia mengatakan, penanganan tentu diserahkan sepenuhnya kepada kepala satuan wilayah dalam hal ini Kapolda dan Kapolres terhadap anggota mereka yang melakukan pelanggaran.

“Karena anggota mereka memang ada di sana. Mabes polri memberikan back up dan pengawasan. Kalau tidak dilaksanakan, maka pengawasan ini dilakukan secara berjenjang ke bawah,” katanya.

Hal senada juga disampaikan Kepal Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Gatot Nurmantyo usai bertemu Kapolri di Mapolda Kepri siang tadi.

“Yang melanggar pasti akan kena sanksi tegas sesuai dengan keputusan bersifat tetap dan berdasarkan norma aturan yang berlaku. Kami tidak ingin TNI AD tercoreng oleh ulah anggota sendiri,” ujar Gatot.(Batam Pos / spt/jpnn)

Prajurit Yang Tidak Disiplin Sama dengan Gerombolan Bersenjata

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jendral Gatot Nurmantyo
BATAM HARI INI - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jendral Gatot Nurmantyo menyesalkan terjadinya insiden baku tembak antara yonif 134 Tuah Sakti dengan Brimob Polda Kepri tadi malam (19/11). Secara tegas ia menyampaikan kalau, akan menindak anggota TNI AD yang melakukan tindakan pelanggaran dan indispliner.

“Prajurit yang tidak disiplin sama saja dengan gerombolan orang yang menggunakan senjata. Dan saya ingatkan kepada semua prajurit kalau nafasmu adalah disiplin,” kata Jendral TNI Gatot Nurmantyo.

Ia mengatakan kalau TNI milik rakyat dan keberadaanya untuk melindungi rakyat dari serangan musuh, bukan menakuti mereka. Dia berharap kepad seluruh prajurit TNI AD dapat memahamu hal tersebut.

“Prajurit TNI AD adalah anak saya. Saya sayang sama kalian, namun kalau melakukan tindakan yang mencoreng nama TNI. Akan saya tindak tegas,” tuturnya dengan nada suara yang lemah dan sedih.

Ia berharap kepada prajurit yang ada di Batam khusunya dan Kepri umumnya, dapat memegang teguh sapta marga. Dan selalu mengingat sumpah prajurit, yang telah diucapkan. “Kalian (Prajurit, red), hanya menghadapi musuh negara,” tegasnya.(Batam Pos / cr3)

Batam TV : Ka. Korp Brimob Tinjau Barak Teratai Yang Rusak

Ka. Korp Brimob Tinjau Barak Teratai Yang Rusak
BATAM TV – Kepala Korp Brimob Mabes Polri, Inspektur Jenderal Polisi Robby Kaligis beserta unsur pejabat di kepolisian Kepri kamis (20/11) sore meninjau lokasi barak Teratai milik Brimobda Kepri yang rusak. Di barak tempat terjadinya sengketa awal tersebut, Robby sempat menggelar tempat kejadian perkara beserta anggota polisi lainnya.

Gubernur Kepri Tetapkan UMK Batam Rp. 2.685.302

UMK Batam Ditetapkan Rp2.685.302
BATAM HARI INI - Gubernur Kepri HM Sani akhirnya menekan upah minimum kota (UMK) Batam 2015 sebesar Rp2.685.302 atau naik hanya Rp21000 dari usulan Walikota Batam Ahmad Dahlanyakni Rp2.664.302.

“Sudah diteken gubernur. Besarnya Rp2.685.302,” ujar Ketua Dewan Pengupahan Provinsi Kepri Tagor Napitupulu tadi malam.

Gubernur kata dia juga telah menekan upah kelompok yang rata-rata naik 8 persen dari UMK Batam.(Batam Pos/jay/med)

Batam Mencekam : Baku Tembak Takutkan Warga Sekitar Mako Brimob

Baku Tembak Takutkan Warga Sekitar Mako Brimob
BATAM TV – Bentrok antar anggota Yonif 134 Tuah Sakti dengan anggota Brimob Polda Kepri, akhirnya berujung pada baku tembak yang terjadi sejak rabu (19/11) sore. Tidak hanya menakutkan bagi warga yang melintas di depan Mako Brimob, rentetan tembakan juga meneror warga yang bermukim di sekitar Mako Brimob Polda Kepri di sekitar ruas jalan trans Barelang.

Batam Mencekam : Satu Warga Sipil Jadi Korban Peluru Nyasar

Salah seorang warga kena peluruh nyasar
BATAM TV – Seorang warga sipil yang bekerja sebagai tukang bangunan, menjadi korban peluru nyasar saat bentrok antara anggota Yonif 134 Tuah Sakti dengan anggota Brimob Polda Kepri rabu (19/11) malam. Kini korban masih dalam perawatan intensif di RSOB BP Batam di Sekupang

Inilah Wajah Sanitasi Batam

Tumpukkan sampah di pelantar rumah panggung di kawasan Tanjungriau. Foto diambil Selasa, 18/11/2014
BATAM HARI INI - Ini bukan banjir hanya genangan air. Ya, Batam hujan sebentar, air pun cepat menggenang. Foto diambil Selasa, 18/11/2014. Pembaca, tahukan Anda, PBB menetapkan 19 November sebagai Hari Toilet Sedunia. Hari Toilet Sedunia,hmmm agak unik yang kok ya ada hari toilet. Yap, itu hanya simbolisasi semata.  Hari Toilet Sedunia mengajak setiap orang untuk sadar terhadap pentingnya sanitasi.

Genangan air akibat saniasi yang buruk
Saat ini di dunia ada 7 miliyar jiwa, 2,5 miliyar diantaranya belum memiliki akses sanitasi yang layak. Tak hanya itu, 1 miliyar orang masih membuang hajat tanpa toilet, kaum perempuan kerap jadi korban perkosaan garag – gara tak punya toilet yang bersifat privat.

Bertolak pada hal inilah PBB pada 2013 menetapkan 19 November sebagai Hari Toilet Sedunia.

Nah, bagaimana dengan sanitasi di Batam? Sampah menggunung di pantai, air menggenang di jalan, lalat berpesta senang, nyamuk pun tertawa riang. Kalau tak segera dibereskan siap-siap penyakit menyerang.

Bagaimana ini Dinas Tata Kota Batam? smbr info : Batam Pos

PEMKO BATAM

MORE>>> »

DPRD BATAM

MORE>>> »

BP BATAM

MORE>>> »

WALIKOTA BATAM

POLITIK BATAM

MORE>>> »

Ikuti Informasi Media Center Batam

WAWAKO BATAM

INFO NASIONAL

MORE>>> »

Ikuti Informasi Batam Di Tribun Batam

 
Support : Batampos | BatamTV | Batamtoday | Haluan Kepri | TribunBatam
Copyright © 2011. Batam Hari Ini, Esok & Nanti - All Rights Reserved
Template Modify by Awaluddin, SE
Proudly powered by Blogger