Batam Terkini :

Batam Hari Ini

Menanti Pembeli Solar Subsidi Wajib Pakai Fuel Card di Batam

Pembeli Solar Subsidi Wajib Pakai Fuel Card
BATAM HARI INI – Mulai besok, Sabtu (1/11) semua kendaraan penggunaan solar bersubsidi wajib pakai fuel card. Hingga kemarin, jumlah fuel card yang sudah beredar sekitar 9.000 kartu. Pihak Pertamina menegaskan tidak memperkenankan adanya transaksi tunai untuk pembelian solar subsidi di SPBU.

”Ini untuk menindaklanjuti soft launching baru-baru ini. Jadi pada Sabtu (1/11) tidak ada lagi yang pakai kartu survei atau pun transaksi tunai. Kalau ada SPBU yang melayani akan kami tindak,” kata Aji Anom, Kepala Pertamina Wilayah Kepri, Kamis (30/10).

Aji mengatakan bahwa fuel card ini sudah berlaku sejak soft launching tapi tidak total. Itu karena pada saat itu masih pada masa transisi. Menurutnya hingga saat ini, masih ada sekitar 400 kendaraan yang belum urus fuel card.

”Jadi kami tetap ada pengurusan dan masih terus berjalan sampai sekarang,” katanya.

SALES Representative (SR) Pertamina Yudha mengatakan, hingga saat ini pengurusan fuel card sudah bisa dilakukan di semua SPBU dan Pertamina. Di mana fuel card yang sudah ditukar harus diisi ulang.

”Jadi setelah ditukar fuel card harus diisi ulang dulu (dibayar, red) ke BRI, dan pemakaiannya setiap hari tetap sama yakni maksimal 30 liter per hari,” katanya.

Amsakar Achmad, Kepala Dinas Perindag dan ESDM Kota Batam mengatakan, penggunaan kartu survei dan fuel card ini sangat signifikan dalam mengurangi kebocoran BBM bersubsidi. Meski diakui dia kuota Pertamina akan tetap over atau melebihi kuota.

Ia juga mengapresiasi pihak kepolisian yang berani mengungkap penyelewengan solar di Batam. Ia menegaskan bahwa pengawasan baik dari Pertamina dan Disperindag akan tetap berjalan di SPBU.

”Kita akan tetap melakukan pengawasan kepada semua SPBU,” katanya. (bp/ian)

Menengok Aktivitas Pesawat Sukhoi AU Di Batam

Sukhoi Latihan Hancurkan Pesawat Tempur Musuh
BATAM HARI INI– Hari terakhir latihan Pertahanan Udara Nasional, empat pesawat sukhoi melakukan latihan yang berbeda dari dua hari sebelumnya, Kamis (30/10).
Latihan yang dilakukan adalah untuk melakukan pertempuran udara dan penghancuran.

”Ini skenario latihannya agak berbeda dari hari sebelumnya. Dimana latihan fokus pada latihan untuk penghancuran,” kata Komandan Skuadron Sukhoi 11 Lanud Hasanuddin, Letkol Davit Y Tamboto, Kamis (30/10).

Ia mengungkapkan, selain latihan penghancuran, juga dilakukan latihan tempur satu lawan satu. Dimana satu pesawat sukhoi menghadapi pesawat tempur lainnya. Latihan tersebut dipusatkan di perairan Dumai, melibatkan pesawat tempur dari skuadron yang ada Pekanbaru yakni F-16.

”Skenario latihannya battle, dan penghancuran pesawat tempur,” ungkap Davit.

Penguatan latihan ini adalah untuk melatih penerbang supaya siaga menghadapi sergapan pesawat tempur asing memasuki wilayah udara Indonesia. Dalam latihan ini melibatkan beberpa pihak, dan juga sukhoi melakukan beberapa manuver-manuver.

Ia menjelaskan, dua hari lalu pelatihan dipusatkan pada scramble, yakni latihan penyergapan wahana asing yang memasuki wilayah udara Indonesia. Scramble ini hanya menerbangkan dua pesawat, dan dua pesawat lainnya siaga untuk sebagai back up.

Setelah istirahat selama satu jam, Dua pesawat sukhoi jenis Su 30 kembali berangkat. Melakukan latihan patroli udara dan scramble. Latihan ini merupakan menu terakhir dari, latihan hanudanas Tutuka XXXVIII. Karena setelah ini skuadron 11 sukhoi beserta semua teknisinya akan berangkat pulang ke Lanud Hasanuddin.

Pelajar Antusias Melihat Sukhoi
Sementara itu, ratusan pelajar memadati landasan VIP Bandara Internasional Hang Nadim Batam, pada Kamis (30/10) lalu. Siswa SMA, SMP, SD dan hingga Taman Kanak-Kanak (TK) melihat secara langsung pesawat Sukhoi Su 30 dan Su 27.

Ada beberapa sekolah hadir saat menghadiri tour sukhoi ini seperti TK Cendana, SD Cendana, SMP Sultan Agung.

”Pada hari ketiga latihan Hanudnas ini, kami memang membuka untuk umum bagi siswa-siswi yang ingin melihat secara langsung pesawat Sukhoi,” kata salah satu personel dari Skuadron 11 Sukhoi Lanud Hasanuddin yang enggan menyebutkan, Kamis (30/10).

Terlihat para siswa-siswi ini sangat antusias mengikuti tour yang telah di rancang oleh panitia TNI AU. Siswa siswi ini dengan seksama dan serius mendengarkan setiap perkataan yang keluar dari salah satu teknisi Skuadron 11 yakni Letnan Satu Syamsul Huda.

Syamsul menjelaskan, setiap detail mengenai kehebatan dan kecanggihan pesawat Sukhoi tersebut. Ia mengatakan kalau pesawat tersebut, bisa terbang dua kali kecepatan udara. Lebih lanjut ia mengatakan kepada para siswa-siswi yang hadir, kalau saat ini pesawat sedang melakukan post flight. Dimana sedang dilakukan pengecekan dan pemeriksaan pesawat.

“Hayo siapa yang mau jadi pilot,” ujar Syamsul.

“Saya,” kata anak-anak itu dengan serempak.

Ia mengatakan, kalau ingin jadi pilot, harus rajin belajar. Siapa saja bisa jadi pilot. ”Rajin belajar, patuh sama orang tua itu kuncinya,” jelasnya.

Setelah mendengarkan keterangan dari Syamsul, siswa- siwsi tersebut berfoto-foto di dekat sukhoi.  Tidak hanya para pelajar saja yang ikut berfoto, guru-guru mereka juga tidak ingin melewatkan momen ini. ”Untuk masuk ke facebook,” ungkap salah satu guru sambil tersenyum.

Melihat pelajar yang ikut berfoto-foto, salah satu tentara dari TNI AU mengajak anak SD Cendana untuk foto bersama. Namun anak tersebut menolak, karena menurutnya wajah tentara tersebut seram.

”Wajah om aja yang seram, tapi hati om baik kok,” ujar tentara tersebut sambil tersenyum.

Setelah melihat senyum dari wajah tentara tersebut, akhirnya anak itu mau berfoto bersama. Tidak ada lagi terlihat ketakutan lagi dari wajahnya. (bp/cr3)

Nasabah BCA Dijambret Usai Transaksi

Novita didalam mobil yang dibobol alap-alap jalanan siang tadi.
BATAM HARI INI - Siang tadi sekitar pukul 14.20 WIB, seorang nasabah bank menjadi korban penjambretan. Tas berisi uang Rp6 juta dan sejumlah barang berharga sempat dibawa kabur dua penjambret yang diduga telah membuntutinya dari bank.

Adalah Novita, nama korban jambret tersebut. Diceriterakan wanita 24 tahun ini, ia mengendarai mobil Toyota Agya itu baru saja mentransfer uang di bank BCA Batamcenter.

Para pelaku ini diduga sudah membuntutinya dari Bank. Ia lalu bergegas pulang ke Batuaji dengan mobil tersebut.

Karena jalanan macet, tiba-tiba muncul sepeda motor Satria FU dimana ada dua lelaki berboncengan.

Pengendara motor ini langsung memecahkan kaca mobilnya dan menggasak sebuah tas berisi duit dan barang berharga lainnya. Padahal mobil yang ia kendararai dalam keadaan antre akibat kemacetan tadi.

“Saya teriak jambret, ada beberapa pengendara motor yang kejar pelaku termasuk pak polisi yang berpakaian biasa,” ujar Novita.

Penjambret berhasil lolos, namun satu dari dua pelaku yang dibonceng di belakang ditembak polisi. Karena tembakan itu pelaku membuang tas korban ke pinggir jalan.
“Pak polisi itu tak mau kejar lagi, karena mereka (pelaku) juga ngebut, tas saya yang diselamatkan. Terima kasih pak polisi,” ujar Novita.

Menurut dia, uang tunai Rp6 juta, smart phone galaxy Samsung, ATM dan sejumlah dokumen yang ada didalam tas tersebut terselamatkan. Tapi dia tetap trauma dengan insiden tersebut.

Novita telah melaporkan kasus ini ke Mapolsek Batam Kota. (BP/eja)

Buruh Di Batam Berharap Walikota Batam Bijak Tentukan UMK 2015

Buruh Minta Walikota Bijak Tentukan UMK 2015
BATAM HARI INI - Nilai Upah Minimum Kota tahun 2015 yang dikeluarkan oleh perwakilan pengusaha sebesar Rp2.148.000 atau jauh lebih kecil dari UMK yang berlaku saat ini mengundang protes terhadap serikat pekerja seperti SPSI maupun SPMI.

Syaiful Badri, ketua SPSI Batam menilai nilai UMK yang disampaikan oleh pengusaha itu sangat tidak berdasar, tak realistis dengan kondisi yang ada saat ini di Batam dan sangat tak logis.

“Pengusaha mengeluarkan angka UMK untuk tahun 2015 hanya mengedepankan ego pokoke aja. Mereka tak melihat realitanya saat ini. Mereka menentukan UMK hanya berdasarkan nafsunya atau kemauannya dengan mengesampingkan aspek kesejahteraan pekerja yakni masyarakat Batam,” ujar Syaiful siang tadi (30/10).

Kuncinya saat ini lanjut dia ada di Walikota Batam dalam menentukan angka UMK yang akan direkomendasikan ke Gubernur Kepri. Walikota harus berani bersikap tegas dalam mengambil sikapnya mengenai UMK serta harus realistis dan logis.

“Walikota Batam pastinya lebih tahu seperti apa kondisi masyarakat pekerjanya di Batam,” ujar Syaiful.

Syaiful mengatakan, seandainya sikap yang diambil Walikota dalam menentukan nilai UMK Batam tahun 2015 tak sesuai realita dan tak logis serta tidak bijak, maka jangan salahkan nanti masyarakat pekerja ataupun buruh akan mengambil sikap yang tak realistis dan tak logis.

“Itu bukan ancaman tapi itulah realita yang akan ada kalau Walikota dalam menentukan nilai UMK Batam 2015 ternyata tak logis, maka buruh juga akan bertindak yang tak logis,” tegas Syaiful.

Hal serupa juga dikatakan oleh perwakilan SPMI Batam, Mustofa. Menurutnya, nilai UMK tahun depan yang disampaikan pihak pengusaha lebih kecil daripada nilai UMK tahun ini.

“Kami dari serikat pekerja atau buruh tetap tak akan merubah angka UMK Batam tahun depan diatas Rp3 juta. Angka itu sudah logis karena BBM juga akan naik,” ujar Mustofa.

Apabila Walikota Batam nantinya merekomendasikan nilai UMK Batam jauh dari ekspektasi masyarakat pekerja di Batam, maka Mustofa mengatakan, tak salah apabila buruh akan mengambil sikap berontak. (bp/gas)

Walikota Batam Kaji UMK 2015

Walikota Batam "Ahmad Dahlan" Kaji UMK Batam 2015
BATAM HARI INI – Wali Kota Batam, Ahmad Dahlan mengaku sudah mendapatkan laporan dari Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) mengenai besaran Upah Minimum Kota (UMK) versi pekerja yakni sebesar Rp 2.148.645 dan pengusaha sebesar Rp 3.321.000.  Dahlan sudah memerintahkan tim ekonomi pemko Batam untuk mengkaji usulan tersebut. Hasil kajian tersebut selanjutnya dibawa ke dalam rapat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) Batam.

”Hasil yang akan kami ambil nanti harus ada persetujuan dan dukungan dari FKPD,” ujar Ahmad Dahlan usai memberikan bantuan kepada pelajar  di Sport Hall Sekolah Harapan Utama, Kamis (30/10).

Dahlan mengatakan, usulan besaran UMK dari pengusaha sesuai dengan Kebutuhan Hidup Layak (KHL). Sementara usulan pekerja, mempertimbangkan kenaikan listrik dan lain sebagainya.

”Saya sebagai Wali Kota, bukan sebagai pribadi akan mengambil keputusan. Apapun yang saya putuskan nanti, semua pihak baik pekerja ataupun pengusaha harus memahami,” ungkap Ahmad Dahlan. Apakah arah keputusannya Wali Kota mengacu kepada pekerja atau kepada pengusaha?.  ”Keduanya akan kami pertimbangkan,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu Dahlan seolah condong kepada usulan pengusaha. Kenaikan yang terjadi saat ini menurut Ketua DPC Partai Demokrat Kota Batam ini harus menjadi bahan pertimbangan. Karena UMK tahun  sebelumnya sudah berada diatas KHL.

”Peningkatannya UMK 2013 dan 2014 sangat signifikan,” beber Dahlan.

Ditanya usulan pekerja realistis atau tidak dengan kondisi saat ini, Dahlan enggan memberikan jawaban. ”Kan sudah dilakukan suvei,” bebernya.

Apakah Pemko akan mengusulkan angka, atau hanya mengirim usulan dari pekerja dan pengusaha saja kepada Gubernur?. ”Bisa saja kami mengusulkan angka, bisa juga dua-duanya dikirim ke Gubernur,” beber Dahlan.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto berharap Pemko Batam berani mengambil keputusan tegas terkait UMK. ”Tak boleh digantung atau dibiarkan berlarut-larut,” kata politisi PDI perjuangan ini.

Adanya dua usulan, menurut pria yang akrab dipanggil Caknur ini karena adanya ego sektoral, tak ada ruang untuk mempertemukan. “Disinilah peran pemerintah mengabil keputusan yang tak memihak, hasilnya harus dihormati semua pihak,” bebernya.

Dihubungi dalam kesempatan lain, Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kepri Cahya berharap penentuan UMK oleh Wali Kota Batam tidak mengabaikan permintaan pengusaha. Menurutnya besaran UMK yang diajukan pengusaha sudah mengakomodir KHL yang selama ini dilakukan survey.

”Penentuan UMK ini sudah di tangan pak Walikota. Kita berharap usulan kita diakomodir,” katanya.

Menurut Cahya dasar penentuan UMK berdasarkan KHL di mana setiap bulan hasilnya ditandatangani semua pihak terkait. Meski demikian, ia tidak mau berkomentar banyak terkait penetapan UMK tersebut. ”Kita serahkan ke pak Walikota saja. Intinya pembahasan di tripartit sudah selesai,” katanya. (bp/hgt/ian/gas)

Pelaku Kejahatan Di Batam Bakal Di Tembak Di Tempat

Tembak Ditempat untuk Pelaku Kejahatan
BATAM HARI INI - Kapolresta Barelang mulai geram dengan pelaku permapokan, jambret dan kejahatan lainnya di kota ini. Ia langsung mengintruksikan seluruh jajarannya untuk menembak siapa saja pelaku kejahatan yang kedapatan beraksi.

“Dengan dua kejadian ini (perampkan toko emas Emerald dan pembobolan kaca mobil nasabh BCA,red) saya izinkan anggota untuk tembak di tempat,” ujar Asep, Kamis (30/10) malam.

Menurut Asep, sejak perampokan toko emas Emarald di SP Plaza terjadi, jajaran reserse, intel dan shabara sudah diterjunkan ke lapangan dan dilengkapi senjata.
“Reserse dan intel turun dengan pistol dan berpakain sipil, shabara patroli menggunakan motor dengan dilengkapi senjata laras panjang. Ini tidak main-main lagi,” tegas Asep. (BP/eja)

Sidak Barang Non-SNI di Batam

Pejabat Kementerian Perdagangan bersama instansi terkait menujukkan
barang-barang non-SNI yang diamankan di Batam.
BATAM HARI INI - Direktorat Pengawasan Barang Beredar dan Jasa, Ditjen Standarisasi dan Perlindungan Konsumen, Kementerian Perdagangan menggelar sidak di Batam bersama Disperindag Kota Batam, BPOM serta Kepolisian. 

"Sidak cepat sudah dilakukan sejak Kamis (29/10/2014)  lalu hingga saat ini  masih berlangsung," ujar Ditjen Standarisasi dan Perlindungan Konsumen, Kementerian Perdagangan, Widodo kepada wartawan di PT Desa Air Kargo, di Kabil, Jumat (31/10/2014). 

Dalam agenda pemusnahan oleh BPOM di Batam, disampaikannya lagi, dari operasi yang dilakukan bersama instansi terkait, telah menyita produk tanpa Standar Nasional indonesia (SNI), Pencantuman Label dan MANUAL Kartu Garansi dalam Bahasa Indonesia. 

"Ada produk helm bermotor roda dua sebanyak 72 unit dengan merek Index sebanyak 22 unit dan merek LTD sebanyak 50 unit yang diduga tidak sesuai dengan ketentuan. Produk helm yang disita telah dilakukan uji Labfor, hasilnya produk tersebut tidak sesuai dengan SNI, yakni tidak memenuhi syarat," jelasnya lagi. 

Produk lainnya, penanak nasi atau rice cooker dengan merek Kazuki tpe 792 KZ, King Tiger tipe KN 6 dan MIYAGO. Kipas angin dengan merek Kazuki 181M serta setrika dengan merek MIYA-GO yang diduga tidak sesuai dengan ketentuan pelabelan dalam bahasa Indonesia sesuai dengan Permendag nomor 67/M-DAG/PER/11/2014. 

"Selain itu, tim penyidik PNS perlindungan Konsumen menemukan peredaran produk telepon seluler dengan merek Samsung tipe S5, Samsung Galaxy Note 3, iPhone 6 yang tidak mencantumkan petunjuk penggunaan (MANUAL) dalam Bahasa Indonesia," jelasnya. 

Dia menambahkan barang produk ini dijual tanpa ketentuan yang berlaku melanggar Pasal 62 ayat (1) jo Pasal 8 ayat 1 huruf j Undang-undang Nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan Konsumen, terhadap telepon seluler dengan ancaman hukuman pidana 5 tahun penjara atau denda seetinggi-tingginya Rp2 miliar. 

"Temuan hasil crash PROGRAM di Batam akan ditindak lanjuti dengan melakukan pengumpulan bahan keterangan serta klarifikasi dari pelaku usaha yang dilaksanakan Direktorat Pengawasan Barang Beredar dan Jasa, Disperindag dan Polresta Barelang," ujarnya sembari meminta media untuk mengawasi proses hukum yang dilakukan Satreskrim Polresta Barelang. 

Selanjutnya, tambahnya lagi, proses penyelidikan dan penyidikan akan menjadi dasar dalam melakukan pembinaan dan penegakan hukum guna meningkatkan kesadaran parra pelaku usaha dalam menjalankan kegiatan usahanya, sesuai dengan ketentuan yang berlaku, dan menjamin terpenuhinya hak komsumen atas produk yang memenuhi unsur keselamatan, keamanan, kesehatan dan lingkungan hidup (K3L). ‎

Editor: Dodo / Batamtoday

BP Batam Ajak Pengusaha Singapura Berinvestasi di Bidang MRO

Temu bisnis BP Batam dengan pengusaha Singapura untuk menawarkan
investasi bidang MRO Bandara Hang Nadim Batam, di HOTEL Regent, Singapura,
Rabu (29/10/2014)
BATAM HARI INI - Badan Pengusahaan (BP) Batam mengajak pengusaha Singapura untuk ikut serta dalam kegiatan investasi di bidang maintenance, repairing dan overhaul (MRO) pesawat, yang saat ini sedang dikembangkan BP Batam di Bandara Internasional Hang Nadim Batam.

Kerja sama investai itu ditawarkan BP Batam kepada sekitar 50 perusahaan Singapura yang hadir pada acara forum bisnis dengan tema 'Batam Investment Updates 2014' yang diselenggarakan BP Batam bekerja sama dengan Konjen Singapura untuk Indonesia, Singapore Economic Development Board (SEDB), Singapore Business Federation (SBF) dan International Enterprise (IE) di HOTEL Regent, Singapura, Rabu (29/10/2014). 

Wakil Kepala BP Batam, Jon Arizal, yang membuka forum bisnis tersebut dalam sambutannya mengatakan, total nilai investasi PMA di Batam sampai dengan Juni 2014 telah mencapai 17,52 miliar USD dengan lebih dari 34 negara, baik investasi langsung asing maupun joint venture. 

Investasi asing di Batam masih didominasi Singapura dengan 979 perusahaan, baik murni maupun joint venture dengan nilai investasi mencapai 4,2 miliar USD terutama di sektor elektronik, plastik dan bisnis logam stamping.

"Untuk itu, BP Batam mengajak para pengusaha Singapura juga ikut ambil bagian dalam pengembangan bisnis MRO di Batam," kata Jon Arizal.

Pada kesempatan itu Konsul Jenderal Singapura untuk Indonesia, Gavin Chay mengatakan, Batam menjadi salah satu lokasi yang diminati untuk berinvestasi. Hal itu dibuktikan dengan banyaknya investasi asing yang beroperasi di Batam. 

"Terkait dengan pengembangan MRO yang dikembangkan oleh BP Batam, mengajak para investor asal negaranya untuk melihat langsung peluang dan potensi usaha yang ada di bandara Hang Nadim," ujar Gavin.

Menurutnya, banyak kemajuan yang telah dilakukan Batam sebagai salah satu tujuan investasi, selain infrastruktur dan kemudahan peroses perizinan. 

"Kita mengapresiasi kerja sama yang telah dilakukan antara EDB dengan BP Batam, dan ke depan akan lebih ditingkatkan lagi," katanya.

Pada forum bisnis itu, BP Batam mengundang narasumber, antara lain Direktur Lalu Lintas Barang BP Batam, Tri Novianta Putra, Dinas Tenaga Kerja Pemko Batam, Kabid Komersil Bandara Hang Nadim Dendi Gustinandar, dan Principal Consultant Public Sector & Government Asia Pacific dari Frost & Sullivan Abhineet Kaul, dengan moderator Direktur Investasi dan MARKETING Purnomo Andiantono.

Turut hadir dalam forum bisnis tersebut Asisten II Pemprov Kepri Syamsul Bahrum dan Sekretaris Pertama (Fungsi Ekonomi) KBRI Singapura Ariyanto Surojo.

Editor: Redaksi / Batamtoday

Si Jago Merah Kembali Mengamuk Di Palm Hill Batam

Puing-puing kebakaran di Bukit Senyum, dini hari tadi.
BATAM HARI INI - Empat rumah di Perumahan Palm Hill Bungallow blok A nomor 1 - 4, Bukit Senyum, Kampung Seraya diamuk di jago merah pada Jumat (31/10/2014) sekitar pukul 3.00 WIB dini hari.

Margono (35), salah satu penghuni salah satu rumah yang dijadikan kos itu mengatakan awal saat kebakaran terjadi dirinya sedang tertidur lelap. Peristiwa itu  diketahui awal oleh sekuriti yang menjaga perumahan tersebut.

"Tidur lelap mas waktu kebakaran itu, sekuriti yang membangunkan kami semmua," kata dia.

Kata dia lagi, kebakaran yang berlangsung sekitar 2 jam lebih itu menghanguskan semua isi dari empat rumah tersebut terdiri empat unit motor, masing-masing Vario BP 2048 EL, Vega Z BP 4456 EO dan dua unit lainnya belum diketahui.

"Sekitar dua jam lebih kebakaranya, habis semua bang, bukan hanya barang dalam kos aja yang terbakar, empat buah motor juga ludes mas," katanya.

Tambahnya, setelah setengah jam kebakaran berlangsung, baru datang 7 unit mobil pemadam kebakaran. Beruntung, tak ada korban jiwa dalam kebakaran ini.

Pantauan BATAMTODAY.COM di tempat kebakaran keempat unit rumah tersebut sudah dipasang police line dan terlihat pemilik masing-masing kamar membereskan barang-barang mareka yang berhasil diselamatkan.

Editor: Dodo / Batamtoday

Bongkar Puluhan Kios di Lengenda Malaka Batam

Satpol. PP membongkar Puluhan Kios di Lengenda Malaka Batam
BATAM HARI INI - Puluhan kios di sepanjang jalan Legenda Malaka dibongkar anggota Satuan Polisi Pamong Praja pada Kamis (30/10/2014) siang.

Namun pembongkaran ini diprotes para pemilik kios lantaran tidak ada pemberitahuan sebelumnya. "Harusnya ada pemberitahuan dulu, jangan asal main bongkar dan angkut," kata Mariana, salah seorang pedagang makanan.

Sementara itu, Kasi Operasi Satpol PP Batam, Surya Kurniawan Lubis menjelaskan penertiban dan pembongkaran tersebut berdasarkan laporan yang diterima dari masyarakat sekitar lokasi karena di simpang, tepatnya di depan pasar kaget Legenda Malaka sering terjadi kecelakaan lantaran penyempitan jalan oleh pedagang kaki lima yang berjualan di sekitar pinggir jalan itu.

"Ada laporan dari Kelurahan dan warga di sini (Legenda Malaka), katanya sering terjadi kecelakaan, karena warga yang berjualan memakan badan jalan, jadi jalannya makin sempit, jadi kita melakukan penertipan," jelasnya.

Hingga pukul 11.00 WIB, proses pembongkaran kios-kios tersebut masih berlangsung dan barang-barang milik para pedagang dinaikkan ke truk Satpol PP.

Editor: Dodo / Batamtoday

PEMKO BATAM

More on this category »

DPRD BATAM

More on this category »

BP BATAM

More on this category »

WALIKOTA BATAM

POLITIK BATAM

More on this category »

WAWAKO BATAM

INFO NASIONAL

More on this category »
 
Support : Batampos | BatamTV | Batamtoday | Haluan Kepri | TribunBatam
Copyright © 2011. Batam Hari Ini, Esok & Nanti - All Rights Reserved
Template Modify by Awaluddin, SE
Proudly powered by Blogger