Berita Batam :

Batam Hari Ini

Batam Bakal Di Terjang Kabut Asap

Posting By awaluddin ahmad on Friday | Friday, September 19, 2014

BATAM HARI INI - Asap kiriman dari Pulau Sumatera di sejumlah wilayah Kepulauan Riau (Kepri) diperkirakan semakin pekat dalam dua hari ke depan. Jarak pandang juga akan menurun drastis.

"Hari ini saja sudah mengurangi jarak pandang secara drastis dibandingkan kemarin," ujar Arditho Bramandika Putra, Prakirawan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Provinsi Kepulauan Riau, saat dihubungi, Kamis (18/9/2014).

Dia mengatakan, pada hari ini jarak pandang dari pesawat mencapai 2 - 4 km. Hal ini ditakutkan membahayakan untuk masyarakat, oleh karena itu harus menggunakan masker, kata Arditho.

"Memang jarak pandangnya segitu untuk hari ini. Tapi sampai saat ini belum mengganggu kegiatan operasional pesawat," katanya. (*)

Editor: Roelan/Batamtoday

Walikota & Wakil Walikota Batam Bakal Bersaing Di Pilgub 2015

Dahlan & Rudi bakal ramaikan Pilgub 2015
BATAM NANTI - Dua pengurus Partai Demokrat Kota Batam, Ahmad Dahlan (Wali Kota Batam) dan Rudi (Wakil Wali Kota Batam) diperkirakan akan bersaing untuk memperebutkan posisi Kepri I dalam pemilihan kepala daerah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Ahmad Dahlan yang menjabat ketua DPC Partai Demokrat Kota Batam diperkirakan akan maju dalam pilkada mengingat dia telah dua periode menjabat, sehingga kursi Kepri I dinilai merupakan target paling realistis. Namun dia belum secara terang-terangan menyatakan niatnya. Sampai saat ini ia belum pernah mendeklarasikan diri untuk maju ke Kepri.

Sementara Rudi, Sekretaris DPC Partai Demokrat Kota Batam, sudah lebih terang-terangan akan maju di Pilkada Kepri. Ia telah melakukan pertemuan dengan ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) Partai berlambang Mercy tersebut di Restoran Golden Prawn, Bengkong, pada tanggal 4 November lalu.

Tidak hanya itu, Rudi juga melakukan pertemuan tertutup dengan arus bawah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Sabtu (6/9/2014). Setelah pertemuan tersebut, Eka Suharna, mantan ketua PAC PKB Kecamatan Batuampar yang saat ini menjabat Wakil Ketua DPC PKB Kota Batam mengatakan bahwa arus bawah partai simpatik dengan Rudi untuk ikut dalam pertarungan pemilihan gubernur.

"Arus bawah PKB simpatik dengan Pak Rudi untuk maju Pilgub. Kita mendukung sekali," kata Eka kepada wartawan.

Tim pemenangan saat Rudi bertarung menjadi wakil wali kota tersebut mengatakan, simpatisan akan tetap mendukung Rudi maju di pilkada Kepri meskipun dari internal partai belum ada dukungan resmi.

"Dari internal PKB belum ada, karena yang mau maju Ricky Syolihin. Tapi itu belum final," katanya.

Lanjutnya, di partai mekanisme penjaringan dilakukan di internal maupun eksternal. Kemudian dilakukan penjaringan di tingkat PAC ke tingkat DPC dan memutuskan DPW yang diteruskan ke DPP.

"Rudi masih berpeluang diusung oleh PKB. Ini baru pertemuan awal. Kemungkinan ada pertemuan selanjutnya dengan Rudi," terangnya.

Senada dikatakan Adnan Latif, mantan Ketua PAC PKB Kecamatan Belakangpadang mengatakan siap mendukung Rudi menjadi gubenur. "Kami siap mendukung Rudi di pilgub agar ke depan menjadi lebih baik," ujar Adnan.

Sementara, Rudi mengaku sangat senang dengan dukungan berbagai pihak yang mendorong dia untuk maju dalam pilkada Kepri. Ia mengaku apabila masyarakat menginginkan dia menjadi gubernur, maka akan menjalankan kepercayaan masyarakat.

"Kalau masyarakat yang minta, saya akan maju," kata Rudi singkat. (*)

Editor: Roelan/Batamtoday

Polisi Gerebek Gelper di Mitra Mall Batam

Foto ilustrasi mesin gelper yang diamankan polisi
BATAM HARI INI - Satu lokasi gelanggang permainan elektronik (Gelper) yang terletak di lokasi Mitra Mall Batuaji dirazia aparat kepolisian. Sementara, beberapa lokasi lain di wilayah tersebut masih bisa beroperasi.

Informasi yang diperoleh, razia gelper di lokasi Mitra Mall berlangsung pada Rabu (17/9/2014) siang. Satu lokasi yang ditemukan masih beroperasi, langsung dirazia.

Salah seorang warga yang namanya menolak ditulis, mengatakan, gelper yang dirazia itu mengoperasikan 33 mesin yang keseluruhan terindikasi dijadikan ajang perjudian. Sementara, wasit dan pemain yang diamankan disebut berjumlah enam orang.

"Satu lokasi aja yang dirazia di lokasi Mitra Mall. Kalau tak salah ada enam orang pemain atau wasit yang diamankan," ujar pria yang mengaku berada di lokasi saat dilakukan razia oleh aparat kepolisian, kepada BATAMTODAY.COM, Kamis (18/9/2014) siang.

Sementara itu, beberapa lokasi gelper di wilayah Batuaji yang belum disentuh aparat penegak hukum masing-masing di Ruko Buana Mas 1, Bakso Wong Cilik samping KFC Batuaji, samping BCA Fanindo, dan dua titik lain di lokasi Mitra Mall (satu beroperasi di dalam Mall lantai II).

Kapolsek Batuaji, Kompol Zaenal Arifin, yang dikonfirmasi membenarkan adanya razia gelper pada Rabu (17/9/2014) siang di wilayah kerjanya. Namun, Zaenal tak bisa memberikan keterangan lebih rinci karena sudah ditangani oleh jajaran Polresta Barelang.

"Iya ada, tapi penangananya oleh Polresta Barelang. Informasi lebih lanjut langsung sama Pak Kapolresta," kata Zaenal. 

Sementara itu, Pelaksana Harian (Plh) Kapolresta Barelang, Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus, mengatakan, penggerebekan arena gelper di Mitra Mall pada Rabu (17/9/2014) siang, sekitar pukul  14.00 WIB itu karena kedapatan ada indikasi perjudian. 

Dalam penggrebekan itu, sebanyak enam orang yang terdiri dari empat pemain dan dua orang wasit serta barang bukti berupa uang tunai Rp4.790.000. Selain itu, dua mesin jenis ikan juga juga ikut diamankan.

"Lokasi yang kita grebek tidak memiliki izin. Saat penggrebekan, memang kedapatan tangan adanya unsur perjudian," kata Yusri Yunus di Mapolresta Barelang, Kamis siang.

Ditegaskan Yusri, sesuai instruksi dari atasan, setiap arena yang berbau judi akan dibasmi. "Kita bukan merazia gelper, tapi indikasi judinya. Kita akan terus meberantas perjudian di Batam," tegasnya.

Sementar untuk pemilik, lanjut Yusri, hingga kini masih didalami. "Pemilik masih kita dalami. Nanti jika sudah pasti unsur judinya, semua mesin akan kita amankan. Sekarang baru dua mesin untuk barang bukti," pungkasnya. (*)

Editor: Roelan/Batamotday

RUU Pilkada Bakal Disahkan 25 September

Dirjen Otda Kemendagri
NASIONAL - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) meminta para kepala daerah (KDH) dan wakil kepala daerah (WKDH) yang menjabat sebagai ketua partai politik (parpol) agar segera melepaskan jabatannya di partai.

Apabila tidak melepaskan jabatannya di partai, maka sesuai dengan RUU Pemerintahan Daerah (Pemda), yang akan disahkan jadi UU pada 25 September mendatang, DPRD dapat memakzulkan kepala daerah tersebut dan mengusulkan ke Menteri Dalam Negeri (Mendagri) untuk disetujui pemberhentiannya.

"Kepala daerah tersebut dianggap melanggar undang-undang, DPRD dapat memakzulkannya. Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah diberhentikan antara lain karena merangkap jabatan sebagai ketua partai politik," kata Djohermansyah Djohan, Dirjen Otonomi Daerah (Otda) Kemendagri di Jakarta, Kamis (18/9/2014).

Diketahui, sejumlah kepala daerah dan wakil kepala daerah di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menjabat ketua parpol. Mereka adalah Wakil Gubernur Kepri Suryo Respationo yang menjabat Ketua DPC PDIP Kepri, Bupati Bintan Anshar Ahmad yang menjabat Ketua DPD I Partai Golkar Kepri dan Walikota Batam Ahmad Dahlan yang menjabat Ketua DPC Partai Demokrat Kota Batam.

Menurut Djohermansyah,  KDH dan WKDH provinsi, kabupaten/kota juga diberhentikan jika terkait kasus moralitas, menjadi tersangka korupsi maupun membuat kebijakan yang tidak diterima publik didaerahnya.

"Khusus terkait masalah kebijakan yang membuat kehebohan besar. Pintu pemakzulan kepala daerah dan wakil kepala daerah bisa melalui DPRD dan Mahkamah Agung," katanya.

Sedangkan Anggota Komite I DPD RI Farouk Muhammad mengatakan, DPD RI sebenarnya mengusulkan semua KDH dan WKDH dilarang menjabat di struktur partai di daerah.

 "Kita usulkan semuanya dilarang, karena yang bisa bermain itu bukannya hanya ketua saja tapi juga sekretaris, bendahara dan wakil bendahara," kata Farouk.

Editor: Surya/Batamtoday

SPBU Pandanwangi Batam Terbakar

SPBU Pandanwangi Terbakar, Pertamina Masih Tunggu Hasil Dari Kepolisian
BATAM TV– Terbakarnya SPBU bernomor 14.294.705 atau yang lebih dikenal dengan SPBU Pandanwangi, mendapat perhatian seluruh kalangan termasuk Pertamina. Pihak Pertamina mengaku masih menunggu hasil dari kepolisian terkait kebakaran yang terjadi di SPBU tersebut.

Kantor Media Haluan Kepri Di Batam Dibom

Kantor Media Haluan Kepri Dibom
BATAM TV – Kantor media Haluan Kepri di Batam kembali mendapatkan ancaman berupa lemparan bom molotov dari orang tak dikenal kamis (18/09) dinihari. Dugaan sementara pelemparan bom molotov ini terkait adanya pihak yang tidak terima dengan pemberitaan di media tersebut. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

AKBP Mindo Tampubolon Buron Jadi Buron

Setahun 5 Hari AKBP Mindo Tampubolon Buron
BATAM HARI INI - Publik di Batam bahkan Indosia mungkin mulai lupa dengan peristiwa terbunuhnya istri mantan perwira Polda Kepri bernama Putri Mega Umboh. Ibu satu anak ini juga anak dari perwira polisi Kombes James Umboh.
Putusan-Mindo
Putri dibunuh dengan cara lehernya digorok hingga nyaris putus. Hingga hari ini hanya ada 3 orang yang terlibat dalam peristiwa tahun 2011 silam itu dan telah divonis dengan hukuman berbeda.
Satu dari para pelaku adalah suami Putri Mega Umboh sendiri yakni AKBP Mindo Tampubolon. Dialah otak intelektual dalam pembunuhan tersebut. Dia yang menyuruh Gugun Gunawan alias Ujang untuk membunuh istrinya serta melibatkan pembantu rumah tangganya yang juga kekasih Ujang bernama Rosma.
Mindo Tampubolon sempat hirup udara segar setelah beberapa bulan dipenjarakan karena Pengadilan Negeri Batam pada tahun 2013 silam membebaskannya.
Tapi Mahkamah Agung menilai lain. MA mengabulkan kasasi yang ajukan jaksa kala itu.
Dalam musyawarah sejumlah hakim agung pada tanggal 12 September 2013 lalu dan pengambilan keputusan, para hakim memutuskan untuk menyatakan Mindo bersalah dan dihukum penjara seumur hidup.
Sejak putusan MA diterbitkan, Mindo langsung buron. Hingga hari ini (17/9) Mindo telah menjadi buronan jaksa selama satu tahun 5 hari.(spt)

Sekda Kota Batam Ke Amerika

Sekda Batam "Agussahiman"
BATAM HARI INI – Setelah Wali Kota Batam Ahmad Dahlan dan Kepala Badan Penanaman Modal (BPM) Gustian Riau berkunjung ke Tiongkok, awal September lalu, kini giliran Sekretaris Daerah Kota Batam Agussahiman, Kepala Badan Perencanaan Daerah Batam Wan Darusalam dan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Batam Yusfa Hendri yang berkunjung ke Amerika Serikat, Selasa (16/9) lalu.

”Katanya undangan dari Kementerian, tapi saya kurang tahu pasti,” kata Asisten Administrasi Umum Pemko Batam Firmansyah ketika dihubungi melalui telepon selularnya, Rabu (17/9).

Yusfa-Hendri-2-f.Iman-WachyudiKepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Batam Yusfa Hendri yang dihubungi Batam Pos membenarkan kunjungannya itu. Yusfa mengaku hadir di New York sebagai anggota delegasi Indonesia di bawah koordinasi Kementerian Pekerjaan Umum.

“Batam sebagai salah satu kota yang diundang karena Pemko Batam sebagai salah satu kota yang menandatangani Deklarasi Pembentukan UN-Habitat Agenda Partners Indonesia,” katanya.

Habitat Partners Indonesia bertujuan mendukung pengembangan kawasan permukiman perkotaan untuk mewujudkan permukiman yang layak huni dan berkelanjutan.


”Sebagai tindak lanjutnya adalah mengikuti preparetory meeting for Habitat 3 di New York ini,” katanya.

Pemko Batam selama ini tak terbuka soal tujuan pejabatnya ke luar negeri. Saat Gustian Riau ke Tiongkok misalnya, sampai kemarin tak kunjung menjelaskan ke masyarakat untuk apa dia ke sana. Ditanya soal hasil perjalanannya ke Tiongkok, Gustian tak mau berkomentar.

Padahal, biaya perjalanan dan operasional dia selama beberapa hari di Tiongkok dibiayai oleh APBD Batam yang dipungut dari pajak dan retribusi yang dibayar masyarakat. (bp/hgt/med)

Mobil Pelansir Solar Terbakar Di SPBU Batam

Mobil Terbakar di SPBU Pandan Wangi Diduga Dipakai untuk Melansir Solar
BATAM HARI INI - Kebakaran di SPBU Pandan Wangi sekitar pukul 10.00 WIB tadi (17/9) diduga berasal dari percikan api dari mobil sedan Corolla warna hitam dengan nomor polisi BP 1414 UX.

Pasalnya menurut operator SPBU bernama Rusli, saat sedang melakukan pengisian, tiba-tiba muncul percikan api dari bagasi mobil yang diduga kuat milik pencoleng solar tersebut.

Mobil ini ternyata telah dimodifikasi. Ada jerigen untuk menampung BBM serta slang.

Supir dan salah satu penumpangnya langsung kabur setelah terjadi kebakaran. (bp/eja)

Pemko Batam Dapat 8 Bus Trans Batam dari Kemenhub

Batam Dapat 8 Bus Trans Batam dari Kemenhub
BATAM HARI INI - Dinas Perhubungan Kota Batam mendapatkan armada bus trans Batam dari Kementerian Perhubungan sebanyak 8 unit. Dinas Perhubungan tinggal menjemput bus angkutan massal tersebut.

“Itu sudah pasti. Kita tinggal menjemput saja ke kementerian. Mudah-mudahan bisa secepatnya kita operasikan,” kata Zulhendri, Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam, Kamis (18/9).

Zulhendri mengatakan bus yang dibeli tersebut akan difungsikan untuk melayani trayek baru. Selain itu ada juga yang akan digunakan untuk mengganti sejumlah bus yang memang sudah mulai butuh peremajaan.

“Kita sudah merencanakan untuk membuka trayek baru. Ini sedang kita bicarakan. Ini sangat membantu angkutan massal kita,” Katanya. (bp/ian)

e-KTP Batam Masih Ditangani Pusat

Ilustrasi e-KTP
NASIONAL - Meski sudah ratusan ribu warga Batam telah melakukan perekaman untuk e-KTP, namun sampai saat ini mereka belum bisa mendapatkan fisik e-KTP. Pasalnya sampai saat ini dari Kementerian Dalam Negeri belum mendistribusikan blangko khusus untuk pembuatan e-KTP. Padahal Mendagri, Fauzi Gamawan sebelumnya pernah berjanji 2014 awal e-KTP sudah akan selesai untuk dicetak.

Seperti yang diutarakan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Kadisdukcapil) Batam, Mardanis, Rabu (17/9) melalui sambungan telepon.

Sebenarnya kendalanya itu bukan karena alat cetaknya tak ada. Sudah ada dari awal kok kami alat cetak e-KTPnya. Ada tiga lagi. Satu dari kami beli sendiri dan dua lagi dari Provinsi. Tapi kan percuma kalau alat cetak sudah ada ternyata bahan untuk dicetak yakni blangko khusus untuk e-KTP yang ber chip ternyata belum didistribusikan ke Batam,” ujar Mardanis.

Saat ini Mardanis lagi berada di Jakarta menghidiri undangan dari Kementerian Dalam Negeri membahas blangko untuk e-KTP. Menurutnya, kementerian Dalam Negeri berjanji akan mendistribusikan blangko atau bahan cetak untuk e-KTP ke Batam pada awal bulan November nanti.

“Tak hanya blangkonya saja. kelengkapan lainnya pun akan dikirim ke Batam seperti tinta cetak yang harganya satu botol Rp3,8 juta. Pokoknya semuanya mengenai e-KTP ditanggung negara yakni APBN melalui Kemendagri,” terang Mardanis.

Apabila nantinya blangko sudah diterima berikut tinta cetaknya, Mardanis mengaku akan mencetak 30 ribu e-KTP milik warga Batam yang sudah melakukan perekaman pada tahun lalu yakni 2013.

“Data kan sudah terekam. Otomatis akan terbaca, siapa yang merekam lebih dulu itulah yang akan kami cetak dulu. Data menunjukkan ada 30 ribu warga yang sudah melakukan perekaman tahun lalu. Awal November nanti dari Kemendagri pun akan mengedrop sebanyak 30 ribu blanko khusus ber-chip untuk e-KTP,” kata Mardanis.

Senin depan, (22/9) Mardanis akan mengirimkan tenaga administratornya di Disdukcapil Batam yang akan diberangkatkan untuk mengikuti pelatihan teknis pencetakan e-KTP oleh Kemendagri di Jakata. Tujuannya agar kalau blangko khusus e-KTP sudah turun dari pusat, maka tenaga pencetak atau administrator sudah tak canggung lagi untuk melakukan pencetakan e-KTP.

“Awal Januari tahun depan, kami akan mengkalkulasi total kebutuhan blangko untuk pembuatan e-KTP warga Batam berapa dalam setahun dan akan kami kirim ke Kemendagri sebagai bahan order untuk di drop dari Jakarta ke Batam. Sebab, barusan hasil rapat di Jakarta, Kemendagri akan mengembalikan atau menyerahkan sepenuhnya pencetakan e-KTP dilakukan ke daerah, bukan dipusat lagi. Namun semua mengenai e-KTP akan ditanggung Kemendagri,” ujar Mardanis mengakhiri. (BP/gas)

Inilah Calon Encik-Puan Kota Batam 2014

Calon Encik-Puan Kota Batam 2014
BATAM HARI INI - Dua puluh finalis Duta Wisata Batam 2014 berkunjung ke kantor redaksi Batam Pos, Kamis (18/9). Mereka antusias bertanya tentang industri  media kepada para awak redaksi.

“Apa sih tantangan yang dihadapi ketika bekerja di sini?” tanya Tari, salah satu finalis Puan Batam 2014.

“Seperti kita ketahui, koran itu membutuhkan kertas sebagai bahan baku utama. Sementara isu global warming sedang digaungkan. Bagaiamana Batam Pos menghadapi ini?” susul Sherly, finalis Puan yang lain.

Finalis Encik Batam Kamal bertanya tentang bagaimana sebuah media menjalin hubungan dengan pemerintah. “Kok sepertinya tidak sama bentuk pemberitaan antara koran yang satu dan koran yang lainnya?” tanyanya.

Dan Finalis Encik Batam bernama Andre menanyakan perihal etika pers yang harus diperhatikan saat bertemu dengan narasumber. Berikut dengan syarat ideal sebuah informasi layak diberitakan atau tidak.

“Apakah semua berita bisa terbit?” tanyanya.

Satu per satu pertanyaan dijawab. Hingga kemudian tak ada lagi yang ingin bertanya. Para calon encik dan puan kota Batam tahun 2014 ini kemudian melanjutkan kunjungannya ke Batam Pos Entrepreneur School (BPES) untuk mengenal cara berwirausaha.

Kunjungan ke media merupakan salah satu agenda karantina para finalis. Masa karantina telah dimulai sejak Selasa (16/9) lalu dan akan berakhir tujuh hari kemudian, Selasa (23/9).

“Kami sekaligus mengundang Batam Pos untuk ikut menghadiri malam Grand final Duta Wisata Batam 2014 yang akan dilaksanakan di Grand Ballroom Harmoni One, Selasa (23/9) pukul 19.00 WIB,” pungkas Barbie, panitia pemilihan Duta Wisata Batam 2014. (bp/ceu)

Putra Terbaik Kepri, Terpilih Jadi Anggota BPK RI

Posting By awaluddin ahmad on Tuesday | Tuesday, September 16, 2014

Harry Azhar Azis Terpilih jadi Anggota BPK RI
BATAM HARI INI ~ Komisi XI DPR RI akhirnya menuntaskan pemilihan calon Anggota BPK RI. Dalam pemilihan yang dilakukan lewat dua kali voting ini, terpilih lah 5 Anggota BPK RI yang baru.
Kelima Anggota BPK RI itu adalah Moermahadi Soerja Djanegara, Harry Azhar Azis, Rizal Djalil, Achsanul Qosasi, dan Eddy Mulyadi Soepardi.
Eddy terpilih dalam voting kedua karena dalam tahap pertama, suaranya sama dengan Nur Yasin.
Harry Azhar Azis, yang terpilih sebagai Anggota BPK, saat ditemui di Gedung DPR mengatakan akan segera mengajukan surat pengunduran diri kepada Ketua Umum Partai Golkar Aburiizal Bakrie.
“Nanti saya akan menyiapkan surat pengunduran untuk diserahkan kepada Ketua Umum Golkar, karena di undang-undang itu, BPK tidak boleh menjadi anggota partai,” ujarnya.
Diketahui, nama-nama Anggota BPK RI terpilih ini akan disahkan dalam Paripurna DPR RI dan diserahkan ke Presiden. Kemungkinan mereka akan dilantik 20 atau 21 Oktober mendatang. (Fat/jpnn)

Menengok Aktivitas Proyek Kapal Fery Pemko Batam

Salah satu Kapal Fery yang bersandar di dermaga
BATAM HARI INI - Proyek pengerjaan kapal fery Pemko Batam senilai Rp10,57 miliar bisa dihentikan, jika dugaan pengaturan pemenang tender yang selama ini mencuat terbukti.
Untuk itu, disarankan pihak-pihak yang merasa dirugikan dengan lelang proyek tersebut supaya menyampaikan sanggahannya ke Pokja dan sanggahan banding ke instansi terkait. Bahkan, kalau perlu laporkan juga
ke polisi atau jaksa.

Hal itu dikemukakan Direktur Lembaga Bantuan Hukum Jasa Kontruksi, Ir Suparman yang ditemui di kantornya, Senin (15/9).

Suparman mengatakan, dugaan pengaturan pemenang tender proyek pemerintah bukan kali ini saja terjadi. Tapi hampir terjadi di setiap proyek pemerintah.

Walaupun proses lelang sudah menggunakan sistem elektronik atau LPSE, namun kecurangan masih saja terjadi. Kontraktor dan PPTK terus berupaya mencari celah. Salah satunya dengan menyerahkan syarat-syarat wajib kepada rekanan yang hendak dimenangkan.

"Syarat-syarat wajib yang dipenuhi dalam mengikuti lelang, telah diberikan kepada kontraktor yang dimenangkan sebelum diumumkan. Tujuannya, agar kontraktor-kontraktor lain tidak sempat mengurus dan mempersiapkan syarat-syarat tersebut," ujarnya menjelaskan.

Ia mengakui, proyek-proyek pemerintah yang dananya bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) paling banyak disalahgunakan. Biasanya, lanjut dia, ada tiga pejabat yang paling rawan melakukan penyimpangan dalam sebuah proyek, yakni Kuasa Pengguna Anggaran, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dan Pokja.

"Anggaran proyek dibuat oleh PPTK, berapa harga HPS dan berapa harga penawaran. Kita lihat, berapa persen turun harganya. Dari situ sudah bisa kita lihat. Apakah ada penyimpangan atau tidak," ujar Suparman.

Suparman mengharapkan agar Pemerintah Kota Batam teliti dan transparan dalam menyeleksi kontraktor-kontraktor yang mengikuti tender di Pemko. Agar masyarakat mengetahui proses pemenangan tender tersebut.

"Dilihat surat-surat kontraktor itu. Apakah Kontraktor baru atau lama. Dilihat pengalamannya," pungkas Suparman.

Sebelumnya, proses pelelangan tender proyek kapal fery Pemko Batam tahun anggaran 2014 senilai Rp 10,57 miliar diduga sudah diatur sebelumnya.  Pihak-pihak yang diduga terlibat mengatur proyek tersebut adalah Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dan peserta lelang yang dimenangkan.

Dari sekian banyak perusahaan yang mendaftar hanya lima yang dinyatakan memenuhi syarat, salah satunya PT Marinatama Gemanusa. Sisanya digugurkan karena dianggap tak memenuhi syarat dan administrasinya dinilai banyak yang tidak lengkap. (HK/cw94)

Walikota Batam Berbagi Dengan Haluan Kepri

Puluhan Pejabat Pemko Batam Kunjungi Haluan Kepri
BATAM HARI INI - Wakil Walikota Batam Rudi SE, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kontrol yang dilakukan oleh media massa terkait kinerja yang dilakukan oleh jajaran Pemko Batam selama ini.
Diakui Rudi, dengan kontrol tersebut membuat jajarannya mendapat masukan dan selalu merasa ada pihak yang mengawasi.
"Kami harus berterima kasih atas kontrol yang dilakukan media massa, terhadap kinerja yang dilakukan oleh jajaran Pemko Batam. Jika media massa tidak melakukan pengawasan, bisa saja kami menjadi lengah dan hal ini tentu tidak baik bagi kami," ujar Rudi dalam kunjungan silaturrahmi yang dilakukannya bersama hampir seluruh pejabat eselon II dilingkungan Pemko Batam, kemarin (5/9).

Dikatakan Rudi, jika mengacu pada UU pers, fungsi pokok pers selain sebagai media informasi, pendidikan, hiburan, yakni sebagai kontrol social. Terkait fungsi kontrol yang dilakukan, tentunya harus mengacu pada UU pers dan kode etik jurnalistik, yang menjadi salah satu acuan bagi pekerja pers dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai pekerja media.

Sebagai Wakil Walikota Batam, Rudi mengatakan bahwa dirinya beserta jajaran Pemko Batam sangat menghargai keberadaan pers. Sehingga pihaknya selalu membuka diri untuk setiap kritikan yang disampaikan oleh media massa.

Namun demikian Rudi meminta, agar pemberitaan yang disampaikan oleh pers, adalah pemberitaan yang dapat dipertanggungjawabkan serta tidak menimbulkan fitnah. Disamping itu, Rudi berharap agar dalam meberikan kritikan, pers juga diharapkan mampu memberikan masukan yang konstruktif dan bermanfaat.

"Kami berharap, disamping melakukan kritik terhadap kinerja pemerintah, pers diharapkan juga mampu memberikan masukan yang konstruktif," pinta Rudi.

Pada kesempatan tersebut, Rudi yang disebut-sebut juga akan mencalonkan diri dalam Pilkada Kepri 2015 mendatang, meminta kepada para satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang ada di jajaran Pemko Batam, agar menjadikan media massa sebagai mitra srtategis. Dan tidak menjadikan media massa justru sebagai elemen yang harus ditakuti.

"Saya minta kepada SKPD untuk menjadikan pers sebagai mitra strategis. Silahkan manfaatkan pers untuk menyampaikan informasi yang positif kepada masyarakat. Sehingga dengan memanfaatkan pers, maka program-program pemerintah bisa sampai kepada masyarakat dengan efektif," ujar Rudi lagi.

Wakil Pemimpin Umum Haluan Kepri Sofialdi, pada kesempatan tersebut menyampaikan apresiasinya atas kunjungan yang dilakukan oleh Wakil Walikota Batam beserta hampir seluruh jajarannya. Menurut Sofialdi, kunjungan yang dilakukan Wakil walikota beserta jajarannya, menunjukkan bahwa Pemko Batam, benar-benar menjadikan pers sebagai mitra strategis pemerintah daerah.

"Kunjungan yang dilakukan bang Rudi, yang disertai puluhan SKPD dilingkungan Pemko Batam, menunjukkkan bahwa bang Rudi, benar-benar respek dan memahami fungsi dan kapasitas media massa. Apalagi selama ini, bukan rahasia lagi, bahwa sebagian besar SKPD dilingkungan Pemko Batam, sangat tertutup memberikan informasi kepada pers," ujar pria yang juga sebagai penanggung jawab Haluan Kepri ini.

Pemimpin Redaksi Haluan Kepri, Rinaldi Samjaya, mengatakan, pemerintah dan pers, adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Agar fungsi pemerintah dan pers berjalan efektif dan sesuai dengan  yang diharapkan, maka perlu dibangun komunikasi yang efektif antara pers dan pemerintah.

Dikatakannya, selama ini, komunikasi antara pers dan jajaran Pemko Batam pada khususnya belum berjalan efektif. Dan diharapkan dengan pertemuan ini, mampu memecah kebuntuan komunikasi yang terjadi selama ini.

Dalam kunjungan yang dilakukan ke Haluan Kepri, Wakil walikota Batam, turut didampingi, diantaranya oleh Kepala Kominfo Salim, Kadisnaker Zarefriadi, Kepala Inspektorat Heriman, Kadishub Zulhendri, Kepala BPMD Gustian Riau, Kabag Umum dan Perlengkapan Asril, Direktur RSUD EB Fadilah, Kadispenda Jefridin, Kadiskes Candra Rizal, Kepala Bapedal Dendi Purnomo, Kadis KP2K Suhartini, Kadis PU Yumasnur, Kadis Kebersihan Sulaiman Nababan, Kadisperindag Amsakar, Kadistako Gintoyono, Kadisdiknas Muslim Bidin, Kabag Humas Ardiwinata. (HK/san)

BATAM TEMPOE DOLOE

More on this category »

BATAM HARI ESOK

More on this category »

BATAM NANTI

More on this category »

OPINI ANDA







More on this category »
Dapatkan Opini Anda Yang Lain Di Batam Pos, Klik Here

INFO PEMKO BATAM

More on this category »

INFO DPRD KOTA BATAM

More on this category »

INFO BP BATAM

More on this category »

INFO WALIKOTA BATAM

More on this category »

INFO WAKIL WALIKOTA BATAM

More on this category »

POLITIK BATAM

More on this category »

Kunjungi Laman Media Center Batam

Info Tribun Batam

BERITA NASIONAL

More on this category »
 
About Admin : My Facebook | My Twitter | PLH Indonesia| shoping aulia| My Profil
Copyright © 2011. Batam Hari Ini, Esok & Nanti - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger